Hotel di Surabaya-Sidoarjo Terdampak Harlah 1 Abad NU, Segini Okupansinya
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 07 Feb 2023 19:26 WIB
selalu.id - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur, Dwi Cahyono mengatakan, okupansi hotel di Sidoarjo dan Surabaya meningkat. Peningkatan tersebut terdampak perayaan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulaman (NU), Selasa (7/2/2023).
Diketahui Harlah 1 Abad NU yang di gelar di GOR Delta Kabupaten Sidoarjo itu diikuti oleh jutaan masyarakat diantaranya ulama, kyai, kepala daerah hingga Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'aruf Amin.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Acara tersebut memberikan dampak pada sektor ekonomi yakni hotel dan restoran di Sidoarjo dan Surabaya dengan okupansi yang mencapai 100 persen dan Surabaya 90 persen.
"Sidoarjo okupansi sudah full. Kalau Surabaya Selatan 90 persen. Tanggal 6 dan 7 Februari puncaknya okupansi Sidoarjo," kata Dwi. Selasa (7/2/2023).
Dwi menjelaskan, untuk Surabaya, pengunjung kebanyakan booking di kawasan selatan yang dekat dengan Sidoarjo. Sementara untuk seluruh hotel di Kota Surabaya okupansinya 65 persen.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Alhamdulillah berdampak baik untuk perhotelan, resto dan UMKM," ujarnya.
Sementara salah satu Hotel di Surabaya, yakni The Alana Hotel sejak Sabtu 4 Februari hingga Rabu, 8 Februari besok, pengunjung hotel sudah penuh. Sebab, puncak acara ada pada hari ini.
"Full banget kita, pesan dan check in mulai Sabtu (4/2) sampai Rabu (8/2), ada yang sehari sampai dua hari. Ada artis juga nginep sini, ada Rhoma Irama," kata Althea.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Saking penuhnya, The Alana Hotel Surabaya sampai menolak banyak pengunjung. Sebab banyak hotel bintang dua sampai bintang lima yang full.
"Karena memang sudah penuh, sudah gak bisa lagi, nolakin banyak orang, dimana-mana full setahu saya," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-3500-hotel-di-surabayasidoarjo-terdampak-harlah-1-abad-nu-segini-okupansinya
