Jumat, 04 Sep 2026 17:50 WIB

Ini Langkah Wali Kota Eri Tanggapi Isu Maraknya Penculikan Anak di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Feb 2023 10:39 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau setiap sekolah harus memastikan siswa-siswa pulang ke rumah dijemput dengan orangtuanya atau yang ditunjuk. Imbauan ini merujuk pada maraknya isu penculikan anak di Jawa Timur.

Eri mengatakan, meskipun isu tersebut sudah disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto adalah Hoaks, namun Eri mengaku harus waspada.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Kapolda tadi sudah sampaikan isu (Penculikan anak) di Jawa Timur adalah hoaks. ini sama kaya geng motor, udah gak ada tapi dibilang ada, video yang lama malah diputar lagi. Akhirnya pak Kapolres turun cari siapa yang membuat dan ngeshare video tersebut,"kata Eri, Rabu (1/2/2023).

Lebih lanjut Eri menyebut bahwa Pemkot Surabaya juga telah mengimbau kepada sekolah-sekolah untuk mengetahui siapa yang menjemput siswanya.

"Sebenarnya di sekolah sudah mengatakan, Tapi kan orangtua kadang gak bisa jemput karena dia bekerja. Makanya, harus tahu siapa yang menjemput, apakah pamannya, apakah tukang becak, atau orang yang dipercaya,"ujarnya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Eri juga telah meminta kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk jangan membiarkan siswa-siswinya pulang seorang diri.

"Kemarin, saya sampaikan Kadispendik bisa gak lek kelas e cukup wayahe moleh jareno tetap disekolahnya. (Kalau kelasnya cukup saat pulang, dibiarkan dulu disekolah). Kan biasanya ada yang bisa nyusul baru dilepas oleh sekolah. Yang cilik (anak kecil) dikasih permen bisa di bohongi. Ini sebenarnya untuk mengantisipasi itu,"jelasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan seluruh kepala sekolah, untuk memberikan arahan pulang siswa-siswinya.

"Kemarin pertemuan sekolah mbak, sudah saya sampaikan, waktu anak-anak pulang di arahkan langsung pulang dan yang di antar jemput orangtua, di pastikan sudah di jemput,"pungkas Yusuf. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.