Selasa, 20 Okt 2026 10:02 WIB

Ini Langkah Wali Kota Eri Tanggapi Isu Maraknya Penculikan Anak di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Feb 2023 10:39 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau setiap sekolah harus memastikan siswa-siswa pulang ke rumah dijemput dengan orangtuanya atau yang ditunjuk. Imbauan ini merujuk pada maraknya isu penculikan anak di Jawa Timur.

Eri mengatakan, meskipun isu tersebut sudah disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto adalah Hoaks, namun Eri mengaku harus waspada.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Kapolda tadi sudah sampaikan isu (Penculikan anak) di Jawa Timur adalah hoaks. ini sama kaya geng motor, udah gak ada tapi dibilang ada, video yang lama malah diputar lagi. Akhirnya pak Kapolres turun cari siapa yang membuat dan ngeshare video tersebut,"kata Eri, Rabu (1/2/2023).

Lebih lanjut Eri menyebut bahwa Pemkot Surabaya juga telah mengimbau kepada sekolah-sekolah untuk mengetahui siapa yang menjemput siswanya.

"Sebenarnya di sekolah sudah mengatakan, Tapi kan orangtua kadang gak bisa jemput karena dia bekerja. Makanya, harus tahu siapa yang menjemput, apakah pamannya, apakah tukang becak, atau orang yang dipercaya,"ujarnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Eri juga telah meminta kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk jangan membiarkan siswa-siswinya pulang seorang diri.

"Kemarin, saya sampaikan Kadispendik bisa gak lek kelas e cukup wayahe moleh jareno tetap disekolahnya. (Kalau kelasnya cukup saat pulang, dibiarkan dulu disekolah). Kan biasanya ada yang bisa nyusul baru dilepas oleh sekolah. Yang cilik (anak kecil) dikasih permen bisa di bohongi. Ini sebenarnya untuk mengantisipasi itu,"jelasnya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan seluruh kepala sekolah, untuk memberikan arahan pulang siswa-siswinya.

"Kemarin pertemuan sekolah mbak, sudah saya sampaikan, waktu anak-anak pulang di arahkan langsung pulang dan yang di antar jemput orangtua, di pastikan sudah di jemput,"pungkas Yusuf. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.