Marak Informasi Penculikan Anak, DPRD Surabaya Imbau Pemkot Antisipasi
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 01 Feb 2023 18:44 WIB
selalu.id - DPRD Surabaya meminta kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk membuat imbauan kepada setiap sekolah, maupun kepada orang tua wali murid untuk waspada terkait isu penculikan anak.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengatakan, akhir-akhir ini marak informasi penculikan anak di media sosial yang belum tentu ada kebenaranya.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Khusnul pun mengaku juga mendapatkan informasi pesan grup Whatshaap dan menerima Voice suara, bahwa beredar berita penculikan anak yang terjadi di lembaga pendidikan. Terutama di Surabaya.
"Saya memastikan kebenaran, terutama bertanya ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya. Saat di kroscek, jadi sekolah (yang disebutkan penculikan anak) tidak ada nama yang dimaksudkan tersebut,"kata Khusnul, kepada selalu.id, Rabu (1/2/2023).
Meskipun begitu, Khusnul menghimbau kepada lembaga pendidikan ataupun masyarakat sekitar. Apabila, menemukan informasi tentang penculikan anak, segera dikonfirmasi dan dipertanyakan terlebih dahulu. Sehingga, berita hoaks tidak tersebar.
"Informasi penculikan anak saat ini (orangtua) dalam kondisi khawatir. Kita berharap dengan informasi yang belum ada kebenarannya itu kita berhati-hati. Waspada tetap dikedepankan,"ujarnya.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Tak hanya itu, Khusnul juga menyarankan kepada Dispendik Surabaya untuk membuat imbauan kepada sekolah-sekolah. Jika menemukan peristiwa penculikan anak, hendaknya, segera melaporkan.
"Jadi ada seperti hotline, yang bisa segera melaporkan, agar kejadian saat ini itu bisa dideteksi atau bisa ditanggulangi lebih awal,"terangnya.
Dengan begitu, hal ini bisa mendorong Pemkot Surabaya untuk memberi imbauan baik bersifat tertulis maupun kanal-kanal media sosial yang dimiliki oleh Pemkot, tentang adanya informasi penculikan anak yang terjadi.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
"Saya yakin tata tertib sekolah juga meminimalisir penculikan anak. Misalnya anak tak boleh pulang terlebih dahulu sebelum mereka dijemput atau ada yang menjemput. Dan orang tua segera konfirmasi kepada wali kelas bila yang menjemput terlambat,"jelasnya.
"Jadi di sekolah anak saya itu ada WA grup. Disitu jika ada orangtua yang terlambat, ada hambatan macet dan lain-lain. Artinya itu terinfo dan wali kelas memastikan anak itu posisinya di kelas. Tidak keluar dari sekolah. Walaupun dia bermain, dia hanya bermain di lingkungan sekolah,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-3466-marak-informasi-penculikan-anak-dprd-surabaya-imbau-pemkot-antisipasi
