Senin, 02 Feb 2026 08:45 WIB

Naikkan Tarif, PDAM Surabaya juga Gratiskan Pemakaian Air di Bawah 30 Meter Kubi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Jan 2023 00:33 WIB
Dirut PDAM,Arief Wisnu Cahyono
Dirut PDAM,Arief Wisnu Cahyono

selalu.id - PDAM Surya Sembada Surabaya menggratiskan penggunaan air rumah tangga dengan pemakaian dibawah 30 meter kubik. Hal itu sesuai harmonisasi atau kenaikan tarif baru yang telah berlaku sejak, Minggu (1/1/2023) lalu.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Arief Wisnu Cahyono mengatakan, penggratisan harus berkriteria yakni lebar jalan kurang dari 3 meter.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Kemudian, daya listrik terpasang kArieg caring sing gaknhhurang dari 900 VA, luas bangunan kurang dari 45 meter persegi serta Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) persil kurang dari Rp 100 juta.

"Untuk penggunaan di atas 30 meter kubik dikenakan tarif Rp 2.600," kata Arief.

Arief menjelaskan, tarif baru ini akan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok 1, kelompok 2, dan kelompok 3. Hal itu untuk subsidinya lebih tepat sasaran.

Kata dia, setiap kelompok itu, tarifnya disesuaikan dengan beberapa klasifikasi, mulai lebar jalan di depan persil pelanggan, luas bangunan, penggunaan persil, pemakaian listrik (daya listrik terpasang), dan NJOP persil tersebut.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Klasifikasi yakni, pelanggan rumah tangga yang memiliki luas rumah (bangunan) dibawah atau sama dengan 45 meter persegi, lebar jalan 3 meter, daya listrik kurang dari 900 VA, dan NJOP kurang dari Rp 100 juta.

"Kalau dulu (tarif lama) dikenakan pemakaian diatas 20 meter kubik dikenakan biaya Rp 1.800, sekarang malah diatas 30 meter kubik menjadi Rp 2.600. Artinya, kenaikannya hanya sekitar 44 persen,”ungkapnya.

lebih lanjut Arief menjelaskan, sebenarnya kebutuhan dasar dalam pemakaian air adalah 10 meter kubik/bulan. Dimana adalah perusahaan yang melayani kebutuhan dasar penggunaan air.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Minimal di 10 meter kubik. Bahkan Pak Wali (Eri Cahyadi) meminta untuk rumah tangga tertentu, kebutuhan dasarnya kita cukupi sampai dengan 30 meter kubik dengan digratiskan," katanya.

Sebab itu, masyarakat Surabaya diharapkan memiliki kesadaran dalam menggunakan air. Pasalnya, selama ini masyarakat dinilai berlebihan dalam menggunakan air.

"Ketika masyarakat memakai di atas 30 meter kubik dimana itu sudah sangat di atas rata-rata nasional, saya anggap sebagai sesuatu yang boros, maka konsekuensinya harus membayar sesuai dengan harganya. Tetapi bicara pelayanan kita gratiskan untuk kelompok tertentu," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.