Kamis, 04 Jun 2026 11:11 WIB

Ini Langkah Pemprov Jatim Atasi Kemiskinan Pascapandemi Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Des 2022 10:35 WIB
Acara Saresehan Kota Kreatif Tahun 2022 dengan tema 'Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif' di gedung Graha Wisata Pemprov Jatim
Acara Saresehan Kota Kreatif Tahun 2022 dengan tema 'Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif' di gedung Graha Wisata Pemprov Jatim

selalu.id - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menyebut bahwa sejak adanya pandemi covid-19 lajur pertumbuhan ekonomi setiap daerah, terkait angka kemiskinan melonjak drastis.

Hal itu disampaikan oleh Sub Koor Pariwisata dan UMKM Bappeda Jatim, Nurareni Widi saat menggelar Saresehan Kota Kreatif Tahun 2022 dengan tema 'Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif' di gedung Graha Wisata Pemprov Jatim, pada Rabu (21/12/2022) kemarin.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Memang waktu pandemi ekonomi kita melemah, tapi Jawa Timur dapat bangkit lebih awal daripada daerah lainnya," ujar, Nurareni.

Nurareni menyampaikan, meskipun angka kemiskinan saat pandemi covid-19 terbilang cukup tinggi. Namun, Jatim mampu mengatasi hal tersebut.

Terbukti, saat ini Jatim tercatat paling banyak menurunkan angka kemiskinan.

"Selama pandemi covid-19, Jawa Timur mampu menurunkan angka kemiskinan paling banyak, capaian-capain itu yang perlu kita pertahankan," jelasnya.

Meski angka kemiskinan telah turun. Tetapi, Nurareni menerangkan, untuk membangkitkan perekonomian agar lebih cepat khususnya di Jawa Timur perlu adanya inovasi atau terobosan baru yang harus dilakukan misalnya, mengembangkan UMKM dan Kuliner.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

"Saat ini kita (pemprov Jatim) tidak hanya mengandalkan sumber daya alam, karena semakin lama semakin berkurang. Kedepan Jatim harus mengembangkan ekonomi kreatif seperti produk-produk UMKM dan kuliner," tambahnya.

Sementara itu, Akademisi Universitas Ciputra Surabaya, Suryadi Kusniawan mengungkapkan, pelaku ekonomi kreatif di Jawa Timur kota Surabaya menempati posisi tertinggi dengan 21,29 persen.

"Sedangkan pada urutan ke dua disusul kota Malang dengan presentase 13,62 persen, dan untuk yang ketiga yakni, kabupaten Sidoarjo dengan presentase 7,37 persen," ungkapnya.

Ia menjelaskan, mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif muncul dengan adanya gagasan yang didasari pengetahuan serta keterampilan.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

"Ada kecanggungan terkait dengan ekraf (ekonomi kreatif) dari beberapa kota/kabupaten di Jawa Timur. Ekraf sendiri adalah perwujudan nilai tambah dari suatu ide kekayaannya intelektual manusia yang berbasis pengetahuan dan teknologi," jelasnya.

Selain itu, kata dia, ekonomi kreatif harus memiliki konteks kebudayaan agar mempunyai ciri khas dan keunikan.

"Sehingga, bisa bersaing dengan lokalitas daerahnya yang mempunyai nilai atau suatu makna yang melekat," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.