Senin, 02 Feb 2026 01:37 WIB

Semua Tempat Hiburan di Surabaya Wajib Tutup saat Malam Natal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Des 2022 10:14 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota, terkait Pengawasan dan Pengamanan tempat ibadah umat kristiani menjelang Hari Raya Natal.

SE dengan Nomor: 450/23272/436.8.6/2022 tersebut dikeluarkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tertanggal Rabu 12 Desember 2022.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu menyampaikan, setelah SE tersebut diterbitkan. Pemkot langsung melakukan koordinasi dengan TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kecamatan, Kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat.

Koordinasi tersebut untuk turut serta dalam pengamanan ibadah malam Natal mendatang.

"Pada tanggal 24 Desember 2022, pemkot akan menggelar apel persiapan pengamanan natal. Setelah itu, dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa lokasi gereja," kata, Maria, Kamis (21/12/2022).

Nantinya, saat malam Natal, kata Maria, seluruh tempat hiburan yang ada di Surabaya diminta untuk tutup sementara.

Tujuannya adalah untuk menghormati umat kristiani yang akan melaksanakan peribadatan di malam Natal.

"Kami minta untuk tutup mulai pukul 18.00 - 00.00 WIB,"ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, melalui SE tersebut terdapat 4 poin terkait menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban di Surabaya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Eri menghimbau, pertama, kepada seluruh pengurus tempat ibadah agar mengoptimalkan petugas keamanan, untuk meningkatkan pengawasan tempat ibadah dan melakukan kewaspadaan dini pada lingkungan sekitar.

Kemudian, kepada seluruh pengurus gereja, untuk melakukan pengamanan ketat dengan skrining terhadap tamu, menggunakan metal detektor.

"Selain itu, para pengurus gereja diharapkan untuk memasang barier, dengan jarak yang cukup aman dari pintu masuk tempat ibadah," katanya.

Lebih lanjut agar lebih aman ditempat ibadah, Eri meminta kepada seluruh pengurus gereja untuk membuat pendaftaran digital untuk jemaat yang akan mengikuti ibadah.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Menurutnya, pendaftaran digital itu untuk memudahkan kontrol terhadap jumlah dan data masing-masing jemaat.

Ia menambahkan, SE tersebut bukan hanya ditujukan kepada pengurus gereja saja, akan tetapi juga kepada organisasi kepemudaan dari masing-masing agama, untuk membantu pengamanan jelang pelaksanaan ibadah natal.

Tak hanya itu, pengurus gereja dan organisasi kepemudaaan juga diminta untuk selalu berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) secara intensif.

"Bila ada gangguan ketentraman, ketertiban dan keamanan tempat ibadah, segera lapor kepada camat, lurah, dan forkopimcam setempat, atau bisa juga menghubungi Call Center (CC) 112," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.