Senin, 02 Feb 2026 03:14 WIB

Pemkot Surabaya Pasang Ornamen Pohon Natal, Wali Kota Eri: Kita Ini Beragam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Des 2022 13:49 WIB
Ornamen berbentuk pohon natal di Balai Kota Surabaya
Ornamen berbentuk pohon natal di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menghias jalanan kota dengan ornamen lampu-lampu berbentuk pohon natal. Ini dalam rangka menyambut hari raya umat Kristiani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro mengatakan, tahun 2022 ini, Pemkot Surabaya menghias ornamen-ornamen di jalan secara tematik.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Baru tahun ini, bapak Wali Kota Eri ingin Surabaya menjadi Pluralisme dan harus di fasilitasi. Jadi momennya bulan Desember, kita pasang tema Natal," kata Hebi.

Hebi menyampaikan, tak hanya untuk Natal saja. Namun untuk momen usai Natal, akan diganti dengan yang lain. Misal, momen Hari Raya Waisak pihaknya memasang ornamen khas Buddha, begitupun sebaliknya saat Hari Raya Idul Fitri.

"Karena memang kalau seperti itu menunjukkan Surabaya ini kerukunan umat beragama, suku dan rasnya bagus,"ungkapnya.

Pemasangan ornamen-ornamen lampu tersebut sejak Rabu (14/12/2022) lalu. Hebi menyebut, beberapa lokasi sudah selesai dalam waktu dua hari. Namun, beberapa tempat juga masih dipasang.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Yang pasang DLH, tempat usaha lain juga sama. Rumbai-rumbai natal, lampu-lampu pohon natal. Masih ada beberapa yang kurang hanya lampu saja,"tuturnya.

Terkait titik-titik yang akan di pasang ornamen natal tersebut, yakni di kawasan jalan-jalan Protokol, Balai Kota, Jalan Panglima Sudirman, Basuki Rahmat dan beberapa tempat lainnya di pusat Kota.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyebut bahwa Surabaya merupakan nomor ke 6 Kota toleransi dan nomor 1 di Jawa Timur.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Sehingga, Ia ingin menunjukkan kota Surabaya tak hanya suku Jawa saja. Namun, berbagai suku seperti NTT, Maluku, Minang dan lain-lain, serta dengan agama yang berbeda-beda pula.

Dengan memasang ornamen-ornamen hias di setiap momen, Eri menilai Surabaya akan menjadi indah dengan kehidupan yang beragam.

"Natal ya natal, pas waktu Budha ya kita rubah, waktu Hindu juga. Wayahe Islam gaeno ketupat, kan indah hidup ini. Kita ini beragam. Jadi saling melengkapi. Ini yang ingin saya bentuk, saya yakin ini bisa,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.