Rabu, 21 Okt 2026 07:15 WIB

Pemkot Surabaya Pasang Ornamen Pohon Natal, Wali Kota Eri: Kita Ini Beragam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Des 2022 13:49 WIB
Ornamen berbentuk pohon natal di Balai Kota Surabaya
Ornamen berbentuk pohon natal di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menghias jalanan kota dengan ornamen lampu-lampu berbentuk pohon natal. Ini dalam rangka menyambut hari raya umat Kristiani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro mengatakan, tahun 2022 ini, Pemkot Surabaya menghias ornamen-ornamen di jalan secara tematik.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Baru tahun ini, bapak Wali Kota Eri ingin Surabaya menjadi Pluralisme dan harus di fasilitasi. Jadi momennya bulan Desember, kita pasang tema Natal," kata Hebi.

Hebi menyampaikan, tak hanya untuk Natal saja. Namun untuk momen usai Natal, akan diganti dengan yang lain. Misal, momen Hari Raya Waisak pihaknya memasang ornamen khas Buddha, begitupun sebaliknya saat Hari Raya Idul Fitri.

"Karena memang kalau seperti itu menunjukkan Surabaya ini kerukunan umat beragama, suku dan rasnya bagus,"ungkapnya.

Pemasangan ornamen-ornamen lampu tersebut sejak Rabu (14/12/2022) lalu. Hebi menyebut, beberapa lokasi sudah selesai dalam waktu dua hari. Namun, beberapa tempat juga masih dipasang.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Yang pasang DLH, tempat usaha lain juga sama. Rumbai-rumbai natal, lampu-lampu pohon natal. Masih ada beberapa yang kurang hanya lampu saja,"tuturnya.

Terkait titik-titik yang akan di pasang ornamen natal tersebut, yakni di kawasan jalan-jalan Protokol, Balai Kota, Jalan Panglima Sudirman, Basuki Rahmat dan beberapa tempat lainnya di pusat Kota.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyebut bahwa Surabaya merupakan nomor ke 6 Kota toleransi dan nomor 1 di Jawa Timur.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Sehingga, Ia ingin menunjukkan kota Surabaya tak hanya suku Jawa saja. Namun, berbagai suku seperti NTT, Maluku, Minang dan lain-lain, serta dengan agama yang berbeda-beda pula.

Dengan memasang ornamen-ornamen hias di setiap momen, Eri menilai Surabaya akan menjadi indah dengan kehidupan yang beragam.

"Natal ya natal, pas waktu Budha ya kita rubah, waktu Hindu juga. Wayahe Islam gaeno ketupat, kan indah hidup ini. Kita ini beragam. Jadi saling melengkapi. Ini yang ingin saya bentuk, saya yakin ini bisa,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.