Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

Pemkot Surabaya Pasang Ornamen Pohon Natal, Wali Kota Eri: Kita Ini Beragam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Des 2022 13:49 WIB
Ornamen berbentuk pohon natal di Balai Kota Surabaya
Ornamen berbentuk pohon natal di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menghias jalanan kota dengan ornamen lampu-lampu berbentuk pohon natal. Ini dalam rangka menyambut hari raya umat Kristiani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro mengatakan, tahun 2022 ini, Pemkot Surabaya menghias ornamen-ornamen di jalan secara tematik.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Baru tahun ini, bapak Wali Kota Eri ingin Surabaya menjadi Pluralisme dan harus di fasilitasi. Jadi momennya bulan Desember, kita pasang tema Natal," kata Hebi.

Hebi menyampaikan, tak hanya untuk Natal saja. Namun untuk momen usai Natal, akan diganti dengan yang lain. Misal, momen Hari Raya Waisak pihaknya memasang ornamen khas Buddha, begitupun sebaliknya saat Hari Raya Idul Fitri.

"Karena memang kalau seperti itu menunjukkan Surabaya ini kerukunan umat beragama, suku dan rasnya bagus,"ungkapnya.

Pemasangan ornamen-ornamen lampu tersebut sejak Rabu (14/12/2022) lalu. Hebi menyebut, beberapa lokasi sudah selesai dalam waktu dua hari. Namun, beberapa tempat juga masih dipasang.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Yang pasang DLH, tempat usaha lain juga sama. Rumbai-rumbai natal, lampu-lampu pohon natal. Masih ada beberapa yang kurang hanya lampu saja,"tuturnya.

Terkait titik-titik yang akan di pasang ornamen natal tersebut, yakni di kawasan jalan-jalan Protokol, Balai Kota, Jalan Panglima Sudirman, Basuki Rahmat dan beberapa tempat lainnya di pusat Kota.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyebut bahwa Surabaya merupakan nomor ke 6 Kota toleransi dan nomor 1 di Jawa Timur.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sehingga, Ia ingin menunjukkan kota Surabaya tak hanya suku Jawa saja. Namun, berbagai suku seperti NTT, Maluku, Minang dan lain-lain, serta dengan agama yang berbeda-beda pula.

Dengan memasang ornamen-ornamen hias di setiap momen, Eri menilai Surabaya akan menjadi indah dengan kehidupan yang beragam.

"Natal ya natal, pas waktu Budha ya kita rubah, waktu Hindu juga. Wayahe Islam gaeno ketupat, kan indah hidup ini. Kita ini beragam. Jadi saling melengkapi. Ini yang ingin saya bentuk, saya yakin ini bisa,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.