Jumat, 05 Jun 2026 22:13 WIB

Pemkot Surabaya Pasang Ornamen Pohon Natal, Wali Kota Eri: Kita Ini Beragam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Des 2022 13:49 WIB
Ornamen berbentuk pohon natal di Balai Kota Surabaya
Ornamen berbentuk pohon natal di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menghias jalanan kota dengan ornamen lampu-lampu berbentuk pohon natal. Ini dalam rangka menyambut hari raya umat Kristiani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro mengatakan, tahun 2022 ini, Pemkot Surabaya menghias ornamen-ornamen di jalan secara tematik.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Baru tahun ini, bapak Wali Kota Eri ingin Surabaya menjadi Pluralisme dan harus di fasilitasi. Jadi momennya bulan Desember, kita pasang tema Natal," kata Hebi.

Hebi menyampaikan, tak hanya untuk Natal saja. Namun untuk momen usai Natal, akan diganti dengan yang lain. Misal, momen Hari Raya Waisak pihaknya memasang ornamen khas Buddha, begitupun sebaliknya saat Hari Raya Idul Fitri.

"Karena memang kalau seperti itu menunjukkan Surabaya ini kerukunan umat beragama, suku dan rasnya bagus,"ungkapnya.

Pemasangan ornamen-ornamen lampu tersebut sejak Rabu (14/12/2022) lalu. Hebi menyebut, beberapa lokasi sudah selesai dalam waktu dua hari. Namun, beberapa tempat juga masih dipasang.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Yang pasang DLH, tempat usaha lain juga sama. Rumbai-rumbai natal, lampu-lampu pohon natal. Masih ada beberapa yang kurang hanya lampu saja,"tuturnya.

Terkait titik-titik yang akan di pasang ornamen natal tersebut, yakni di kawasan jalan-jalan Protokol, Balai Kota, Jalan Panglima Sudirman, Basuki Rahmat dan beberapa tempat lainnya di pusat Kota.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyebut bahwa Surabaya merupakan nomor ke 6 Kota toleransi dan nomor 1 di Jawa Timur.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Sehingga, Ia ingin menunjukkan kota Surabaya tak hanya suku Jawa saja. Namun, berbagai suku seperti NTT, Maluku, Minang dan lain-lain, serta dengan agama yang berbeda-beda pula.

Dengan memasang ornamen-ornamen hias di setiap momen, Eri menilai Surabaya akan menjadi indah dengan kehidupan yang beragam.

"Natal ya natal, pas waktu Budha ya kita rubah, waktu Hindu juga. Wayahe Islam gaeno ketupat, kan indah hidup ini. Kita ini beragam. Jadi saling melengkapi. Ini yang ingin saya bentuk, saya yakin ini bisa,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.