Harga Sembako di Surabaya Naik Jelang Nataru, Berikut Hasil Liputan selalu.id
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 13 Des 2022 16:49 WIB
selalu.id - Harga bahan pokok terus merangkak naik menjelang momen Natal dan Tahun Baru, kenaikan hingga mencapai Rp 10 ribu.
Pantuan selalu.id, di Pasar Genteng Surabaya sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan. Nur salah satu pedagang Pasar Genteng mengaku, sejumlah dagangannya seperti beras naik hingga Rp 2500. Kemudian, harga telur juga naik hingga Rp 4.000, dulu Rp 27.000 dan saat ini Rp 31.000.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
"Naik sejak satu minggu. Menjelang Nataru naik. Bawang merah turun sekarang Rp 27.000 dulu Rp 30.000. Minyak naik Rp 2.000 per 2 liter. Setelah tahun baru biasanya turun," kata Nur, saat ditemui selalu.id, Selasa (13/12/2022).
Hal yang sama juga dialami pedagang sayur. Harris mengaku, harga sayur dagangannya juga naik. Ia menyebut kenaikan harga tersebut juga dampak dari menjelang Nataru dan musim hujan yang membuat kualitas sayur menurun.

Harga sayur miliknya yang biasanya seharga Rp 10.000 naik menjadi Rp 20.00. Bahkan, harga kenaikan sayur daun bisa lebih.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Nataru pasti naik, pengaruh. Biasanya Natal sama Imlek paling tinggi, naik bisa sampai Rp 20.000," ujar Haris penjual sayur.
Kenaikan juga terjadi pada cabai dan tomat. Sumi salah satu pedagang mengatakan, dagangannya mengalami kenaikan hingga Rp 10 ribu.
"Naik cabai kecil Rp 40.000 sebelumnya Rp 30.000, besar Rp 25.000 malah turun dulu Rp 15.000. Tomat naik jadi Rp 30.000 sebelumnya Rp 20.000. Biasanya tambah naik pas Nataru, apalagi pas musim hujan. Cabai bisa naik sampai Rp 90.000. Tapi kalau Nataru pembeli tambah rame juga," jelasnya.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Tak hanya di Pasar Genteng, pantuan selalu.id di pasar Pakis Surabaya, harga bahan pokok seperti beras naik hanya Rp 4.000. Sedangkan minyak goreng naik Rp 2.000
"Beras biasanya Rp 59.000 sekarang jadi Rp 63.000. Naik banyak. Kalau minyak goreng dulu Rp 13.000, sekarang menjadi Rp 15.000,"kata Sumo pedagang bahan pokok di Pasar Pakis. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi