Selasa, 21 Jul 2026 18:31 WIB

Polisi Sebut Gangster yang Menyerang di Surabaya Adalah Anggota Perguruan Silat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Des 2022 21:20 WIB
Ilustrasi kelompok pemuda bersenjata tajam
Ilustrasi kelompok pemuda bersenjata tajam

selalu.id - Kelompok pemuda yang sempat membuat kerusuhan dan menyerang kawasan Jalan Keputih, Jumat (2/12/2022) lalu, disebutkan bukan dari gengster, melainkan dari kelompok perguruan silat.

Kepolisian menyebut bahwa kelompok tersebut menyerang warung kopi (warkop) dan merusak kendaraan warga.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Sukolilo, Kompol M. Sholeh yang mengatakan sebanyak 12 pemuda telah ditangkap atas kejadian di Jalan Keputih tersebut.

Dari hasil pemeriksaan 12 pemuda tersebut ternyata semua terdaftar dari salah satu perguruan silat yang sama.

“Berhasil mengamankan gerombolan perusuh dan mengamankan 12 orang yang diduga pelaku kerusuhan,” kata Sholeh, Senin (5/12/2022).

Sholeh menjelaskan, belasan pelaku kerusuhan tersebut rata-rata berumur mulai dari 15 tahun hingga 26 tahun yang berasal dari Gresik, Sidoarjo, dan Lamongan.

Kata dia, kejadian tersebut bermula ketika anggota perguruan silat tersebut berkumpul di kawasan Jalan HR. Muhammad. Mereka pun kemudian melakukan konvoi.

"Sekitar 60 orang anggota perguruan silat berkumpul di HR. Muhammad, konvoi ke timur mengelilingi Jalan Dharmo, lanjut ke Merr, Keputih, ITS," jelasnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Puluhan pemuda itu berniat mencari anggota perguruan lain yang dianggap musuh di Jalan Keputih.

Bahkan, mereka merusak salah satu warung kopi lantaran dianggap sebagai tempat berkumpulnya kelompok yang dicari.

"Sesampai di daerah Keputih anggota perguruan sempat merusak Warkop Krewul di daerah Keputih, kemudian perguruan melanjutkan konvoi masuk ke dalam Kampus ITS Surabaya," ujarnya

Karena aksi puluhan pemuda tersebut, membuat warga sekitar geram. Hingga memutuskan untuk menutup akses jalan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Akhirnya, warga berhasil menangkap 12 pemuda anggota perguruan itu silat itu. Sholeh menyebut, sebagian oknum belasan pemuda itu diamankan di daerah kampus ITS dan sebagian di Jalan Kejawen.

"Mereka juga sempat dimassa warga," ucapnya.

Tak lama berselang, pihak kepolisian mendapatkan laporan adanya penyerangan sekelompok pemuda. Mereka pun diamankan dan langsung dibawa ke Polsek Sukolilo untuk dimintai keterangan.

"Barang bukti lima sepeda motor, lima unit handphone, dua ketapel, satu mercon, satu senjata tajam berbentuk gergaji, satu dompet dan lima buah kunci motor,"katanya.

Sholeh menyebut bahwa saat ini anggotanya tengah mencari para korban dalam insiden tersebut. Mereka bakal dimintai keterangan sebagai penguat penyidikan kasus penyerangan perguruan silat itu. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik, Seperti Cintamu ke Dia

Kondisi ini menambah tren kurang baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat naik tipis beberapa hari lalu.