Membersamai Masyarakat, Golkar Surabaya Perjuangkan Nasib Petugas Sampah Kampung
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 21 Nov 2022 20:27 WIB
selalu.id - Petugas pengambil sampah di kampung-kampung mendapatkan perhatian dari Golkar Surabaya untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis. Ini tercetus saat Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni bersama Sekretaris Golkar, dr Akmarawita Kadir menggelar Konsolidasi di Kecamatan Karangpilang, Surabaya, Senin (21/11/2022). Profesi pengambil sampah tersebut diangap memiliki peran penting namun sering terlupakan.
Diketahui petugas pengambil sampah di kampung-kampung mendapat gaji dari swadaya masyarakat dan tidak termasuk dalam kader lingkungan yang dinaungi oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni menyebut bahwa petugas pengambil sampah kampung merupakan profesi yang rentan dengan paparan penyakit.
"Kami melihat bahwa peran petugas pengambil sampang sangat penting, sama halnya denga kader lingkungan. Tugasnya yang bersentuhan langsung dengan sampah membuat mereka sangat rentan terkena penyakit dan sudah tentu memerlukan jaminan kesehatan," ujar Toni, sapaan akrab Arif Fathoni.
Menyikapi hal ini, Toni meminta Pemerintah Kota Surabaya memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk petugas pengambil sampah.
"Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya akan memperjuangkan dalam APBD perubahan mendatang, setidaknya secara bertahap para petugas pengambil sampah lingkungan tersebut bisa dibiaya oleh Pemkot dalam kepesertaan BPJS kesehatan," imbuhnya.
Tak hanya meminta kepada pemerintah kota saja, membuktikan keseriusannya, Toni meminta kadernya di seluruh wilayah di Surabaya untuk memberikan pendampingan khusus kepada petugas pengambil sampah. Hal ini senafas dengan semangat yang terus digelorakan Golkar Surabaya yakni berkarya dan membersamai masyarakat
"Karena kerja politik bukanlah kerja dalam pemilu semata, sebagai Partai yang memiliki ideologi karya kekaryaan wajib berkarya dilingkungan masing-masing, salah satunya adalah dengan tindakan tulus mendampingi petugas kebersihan kampung untuk periksa kesehatan di puskesmas. Semoga ini menjadi karya nyata kader Golkar di masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Politik bukan hanya menunggu di tikungan terakhir dalam balapan yakni hari pemungutan suara, politik karya kerkaryaan bagi Golkar adalah tindakan nyata yang dampaknya memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dalam kehidupan sehari- hari," imbuhnya.
Sementara itu Sekretaris DPD Golkar Surabaya dr Akmarawita Kadir meminta para perangkat pemerintah di bawah (ketua RT dan RW) di Surabaya untuk mengupayakan cek kesehatan terhadap petugas pemungut sampah.
"Saya mengimbau para ketua RT, RW di seluruh kecamatan di surabaya, mendorong petugas-petugas kebersihan ini kontrol rutin minimal setiap 3 bulan untuk general cek up, dan mendorong juga apabila ada gejala-gejala penyakit segera ke puskesmas untuk mengecek penyakitnya," timpal pria yang juga sebagai anggota Komisi D DPRD Surabaya ini.
Perlengkapan kerja, lanjut dr Akmarawita, juga sangat diperlukan oleh petugas pemungut sampah sebagai perlindungan pertama terhadap paparan penyakit.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
"Saya berharap juga mengharapkan petugas pengambil sampah mendapatkan fasilitas seperti sarung tangan, pakaian, sepatu, dan pelindung diri lainnya. Diharapkan ini menjadi perhatian dari RT/RW setempat," pintanya.
Perhatian kepada petugas pengambil sampah ini, menurut dr Akmarawita, harus segera dilakukan. Semua pihak, baik pemerintah kota termasuk dinas sampai kecamatan dan kelurahan merumuskan perhatian kepada petugas pengambil sampah di kampung-kampung ini.
"Para petugas sampah ini sangat perlu diperhatikan dan diingatkan pentingnya kesehatan buat diri mereka dan keluarganya. Perhatian ini sebaiknya jangan di tunda-tunda. Semua harus bergerak dan memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan mereka," tutup dr Akmarawita. (SL1)
Editor : Redaksi