Senin, 02 Feb 2026 06:01 WIB

Golkar Surabaya Dapat Doa Restu Kemenangan Pemilu 2024 dari Ibu-ibu Pengajian

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Nov 2022 19:59 WIB
Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni saat Konsolidasi di Kecamatan Sukolilo
Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni saat Konsolidasi di Kecamatan Sukolilo

selalu.id - Partai Golkar Surabaya mendapat doa dari ibu-ibu pengajian untuk kemudahan serta kemenangan pada pemilu 2024 mendatang. Peristiwa ini terjadi saat Ketua DPD Golkar Surabaya tengah menggelar konsolidasi di Kecamatan Sukolilo, Kamis (17/11/2022).

"Ditengah-tengah konsolidasi Partai di Kecamatan Sukolilo, Saya bertemu dengan kelompok pengajian ibu-ibu Kecamatan Sukolilo. Dalam pertemuan tersebut, kami keluarga besar Partai Golkar kota Surabaya memohon doa dari ibu-ibu pengajian agar bisa menenangkan hati rakyat Surabaya dalam pemilu 2024 mendatang," ujar ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Toni, sapaan akrab Arif Fathoni meyakini bahwa doa tulus dari para ibu-ibu pengajian dan masyarakat dapat 'mengetuk pintu langit' untuk kemudahan Golkar Surabaya menyongsong kontestasi politik di 2024.

Toni mengatakan, kerja politik kemanusiaan yang selama ini dilakukan oleh Partai Golkar, tidak akan lancar jika tidak mendapat ridho Allah SWT.

"Sebagai partai nasionalis religius, kami percaya bahwa Allah SWT, Tuhan YME yang bisa membolak-balikkan hati manusia, semoga doa Ibu-ibu pengajian bisa membalikkan hati yang awalnya warga tidak suka menjadi pemilih Partai Golkar, yang sudah suka tambah semakin mencintai Partai Golkar," jelasnya.

Sudarmi, salah satu jemaah pengajian ibu-ibu Sukolilo mengaku terharu dengan langkah silaturahmi dan permohonan restu yang dilakukan oleh Ketua DPD Golkar Surabaya kepada masyarakat (ibu-ibu pengajian). Menurutnya apa yang dilakukan oleh Ketua Golkar Surabaya ini seperti merobohkan sekat antara masyarakat dengan peringgi partai.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Kami sangat terharu dengan upaya Pak Toni yang kami anggap punya tata krama atau bahasa jawanya unggah-ungguh. Tanpa memandang kedudukan dan pangkat, Beliau meminta restu dan doa kepada ibu-ibu masyarakat kecil ini," ujarnya.

Sepengetahuannya, lanjut Sudarmi, para tokoh-tokoh politik biasanya menyapa hanya mendekati pemilu atau saat kampanye saja, sebelum dan setelahnya jarang.

"Biasanya kalau tokoh-tokoh itu umbar-umbar janji kampanye. Itupun hanya mendekati pemilu. Tapi Pak Toni ini beda, Beliau menyapa kami jauh sebelum acara politik. Ya seperti warga dan wakilnya (anggota legislatif). Merakyat lah istilahnya," imbuh Sudarmi.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Tak hanya doa dan restu, pertemuan anatara ibu-ibu pengajian dengan Ketua Golkar Surabaya tersebut berlangsung gayeng. Ada interaksi tanya jawab seputar persoalan kota, lingkungan, program-program pemerintah hingga permasalahan bantuan kepada masyarakat. Ibu-ibu pengajian tersebut terlihat antusias bertanya kepada Ketua Golkar Surabaya.

Pada akhir pertemuan, para ibu-ibu pengajian memanjatkan doa bersama yang ditujukan untuk kemudahan dan kemenangan Golkar pada pemilu 2024 mendatang.

"Kami doakan dengan tulus, semoga apa yang menjadi keinginan atau hajat Pak Toni dan Golkar terkabul demi kesejahteraan masyarakat Surabaya. Semoga diberi kemudahan dan kelancaran pada pemilu mendatang serta dapat meraih hasil yang diharapkan" ujarnya yang diaminkan oleh ibu-ibu pengajian yang lain. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.