Senin, 02 Feb 2026 09:33 WIB

Kerap Sidak Proyek untuk Konten Medsos, Wakil Wali Kota Surabaya Didemo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Nov 2022 15:44 WIB

selalu.id - Puluhan orang yang mengatasnamakan diri Kompi Jatim menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota Surabaya, Kamis (17/11/2022). Mereka mengeluhkan aksi sidak Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji yang dianggap meresahkan dan pencitraan.

Massa tersebut tidak dapat bertemu Armuji lantaran Wakil Wali Kota itu sedang menunaikan ibadah Umroh.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Korlab aksi KOMPI Jatim, Edi Mahmudi mengatakan, pihaknya melakukan aksi karena aksi sidak yang dilakukan Armuji tidak sesuai dengan fakta dilapangan.

Menurutnya, justru sidak tersebut dijadikan sebagai konten di beberapa akun media sosialnya.

"Ada kekecewaan dari masyarakat atas konten-konten Bapak Armuji. Sidak yang dibuat konten media sosial itu tidak langsung mencari kebenaran di lapangan. Sehingga fakta di lapangan apa yang diungkap Pak Armuji tidak sesuai," kata Edi.

Edi mencontohkan, sidak yang dilakukan Armuji di Tegalsari, Rungkut, dan lainnya yang terkait proyek pekerjaan jalan serta paving.

"Ada pembangunan jembatan ditolak padahal itu yang mengajukan warga. Bukannya tidak berdampak, tapi meresahkan warga," ujarnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Lebih lanjut Edi menerangkan, Armuji kerap melakukan sidak di sejumlah proyek, namun dinilai tidak mempunyai tujuan yang jelas, bahkan, menimbulkan masalah baru pada sejumlah proyek.

Edi juga mencontohkan salah satu proyek pembangunan jalan yang sudah selesai dikerjakan namun disebut tidak sesuai aturan dan dibuat konten di media sosial.

"Selaku Ketua RT, saya malu kalau proyek ini dikatakan tidak sesuai aturan, apalagi diviralkan di medsos. Kami ini kan mengajukan pembangunan paving di wilayah kami, karena disini sering banjir," kata salah satu massa aksi yang mengaku sebagai ketua RT namun enggan disebut namanya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Makanya kami ajukan ke DPRD Kota Surabaya dan langsung direalisasikan paving 100 meter kali 6 meter. kami bersyukur bisa dibangun paving dan Jembatan di sini. Iha kok Armuji bilang ini salah aturan apalagi dibuat konten Tiktok lagi," lanjutnya kata RT.

Ada empat tuntutan yang diajukan oleh massa aksi, pertama Armuji diminta menghentikan aksi sidak yang cenderung meresahkan masyarakat. Kedua menghentikan produksi konten yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Kemudian, ketiga Wakil Wali kota harus paham aset milik Pemkot Surabaya. Lalu keempat, Pemkot diminta untuk mengecek asetnya agar bisa digunakan masyarakat umum bukan hanya kelompok tertentu. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.