Selasa, 21 Jul 2026 05:19 WIB

Kerap Sidak Proyek untuk Konten Medsos, Wakil Wali Kota Surabaya Didemo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Nov 2022 15:44 WIB

selalu.id - Puluhan orang yang mengatasnamakan diri Kompi Jatim menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota Surabaya, Kamis (17/11/2022). Mereka mengeluhkan aksi sidak Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji yang dianggap meresahkan dan pencitraan.

Massa tersebut tidak dapat bertemu Armuji lantaran Wakil Wali Kota itu sedang menunaikan ibadah Umroh.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Korlab aksi KOMPI Jatim, Edi Mahmudi mengatakan, pihaknya melakukan aksi karena aksi sidak yang dilakukan Armuji tidak sesuai dengan fakta dilapangan.

Menurutnya, justru sidak tersebut dijadikan sebagai konten di beberapa akun media sosialnya.

"Ada kekecewaan dari masyarakat atas konten-konten Bapak Armuji. Sidak yang dibuat konten media sosial itu tidak langsung mencari kebenaran di lapangan. Sehingga fakta di lapangan apa yang diungkap Pak Armuji tidak sesuai," kata Edi.

Edi mencontohkan, sidak yang dilakukan Armuji di Tegalsari, Rungkut, dan lainnya yang terkait proyek pekerjaan jalan serta paving.

"Ada pembangunan jembatan ditolak padahal itu yang mengajukan warga. Bukannya tidak berdampak, tapi meresahkan warga," ujarnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Lebih lanjut Edi menerangkan, Armuji kerap melakukan sidak di sejumlah proyek, namun dinilai tidak mempunyai tujuan yang jelas, bahkan, menimbulkan masalah baru pada sejumlah proyek.

Edi juga mencontohkan salah satu proyek pembangunan jalan yang sudah selesai dikerjakan namun disebut tidak sesuai aturan dan dibuat konten di media sosial.

"Selaku Ketua RT, saya malu kalau proyek ini dikatakan tidak sesuai aturan, apalagi diviralkan di medsos. Kami ini kan mengajukan pembangunan paving di wilayah kami, karena disini sering banjir," kata salah satu massa aksi yang mengaku sebagai ketua RT namun enggan disebut namanya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Makanya kami ajukan ke DPRD Kota Surabaya dan langsung direalisasikan paving 100 meter kali 6 meter. kami bersyukur bisa dibangun paving dan Jembatan di sini. Iha kok Armuji bilang ini salah aturan apalagi dibuat konten Tiktok lagi," lanjutnya kata RT.

Ada empat tuntutan yang diajukan oleh massa aksi, pertama Armuji diminta menghentikan aksi sidak yang cenderung meresahkan masyarakat. Kedua menghentikan produksi konten yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Kemudian, ketiga Wakil Wali kota harus paham aset milik Pemkot Surabaya. Lalu keempat, Pemkot diminta untuk mengecek asetnya agar bisa digunakan masyarakat umum bukan hanya kelompok tertentu. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.