Rabu, 22 Jul 2026 07:30 WIB

Nasib Petani Tambak Surabaya Timur Terserak, Anggota Dewan Berteriak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 09 Nov 2022 12:40 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Ketua Fraksi Golkar DPRD sekaligus tokoh masyarakat Surabaya Timur, Arif Fathoni meminta Pemerintah Kota Surabaya segera menyelesaikan masalah pembebasan lahan yang akan digunakan sebagai Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT).

Kepada selalu.id, politisi muda Golkar ini menyampaikan saat ini masyarakat wilayah Surabaya Timur, khususnya petani tambak, resah dengan rencana pembangunan JLLT melalui penetapan lokasi yang berujung pada tidak bisa adanya jual beli tanah di lokasi tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Petani tidak bisa menjual melalui peralihan akta jual beli di notaris karena kebijakan penetapan lokasi tersebut, sehingga nasibnya digantung oleh Pemkot Surabaya sejak 2018 yang lalu. Apalagi Pemkot tak kunjung membeli lahan warga," ujar Toni, sapaan akrab Arif Fathoni, Rabu (9/11/2022).

Politisi yang memulai karir sebagai aktivis mahasiswa ini melihat adanya ketimpangan di wilayah tersebut antara masyarakat (pemilik lahan) dengan investor pembangunan (developer) terkait aturan penetapan lahan konservasi

"Banyak pemilik tambak dikawasan timur Surabaya menjadi korban penetapan konservasi sehingga tidak bisa mendirikan bangunan tempat tinggal. Namun disisi lain ada developer besar lahannya tidak kena konservasi dan bisa menjual unit rumah, ini adalah ketidakadilan sistemik," keluhnya.

Toni yang menilai Wali Kota Eri Cahyadi selalu berpihak kepada masyarakat, meminta Pemerintah Kota Surabaya segera merealisasikan pembebasan lahan JLLT agar masyarakat dapat merencanakan tindakan ekonomi lainnya.

"Saya lihat keberpihakannya kepada masyarakat sangat terasa. Saya berharap segera dapat merealisasikan pembebasan JLLT sehingga kawasan timur Surabaya bisa berkembang dan nasib petani tambak yang memiliki lahan segera dapat kepastian," pintanya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Toni berharap pengembangan wilayah Surabaya timur dapat segera terlaksana, seperti berkembang pesatnya wilayah Surabaya barat saat ini. Melalui JLLT dan RSUD, Toni yakin Surabaya timur akan berkembang pesat seiring dengan pertumbuhan ekonomi di sana.

"Saya berharap Pemkot membangun JLLB beriringan dengan JLLT, jangan JLLB terkesan dianakemaskan sementara JLLT diabaikan. kawasan Barat sudah berkembang pesat karena disana sudah banyak hunian kelas elit yang dibangun oleh developer kelas atas," protesnya.

Menurut Toni wilayah Surabaya barat saat ini dapat berkembang dengan sendirinya lantaran banyak pengembang perumahan elite. Pemkot Surabaya diharapkan menyeimbangkan pembangunan dengan membangun wilayah lainnya termasuk wilayah timur Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Jangan uang pajak dan retribusi dibuat untuk membangun kawasan elit yang sebenarnya itu tanggung jawab pengembang. Jangan sampai uang pajak yang bersumber dari petani, buruh pabrik dipakai untuk sekedar menambah fasilitas orang kaya saja, itu sama dengan menggarami lautan," sesalnya.

Meski demikian, Toni juga mengapresiasi langkah Wali Kota Eri Cahyadi yang menghadirkan rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah Surabaya Timur. Hal ini disebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kerinduan masyarakat Surabaya Timur akan hadirnya RSUD Pemkot akan terobati dengan dimulainya pembangunan di tahun 2023, ini merupakan kado terindah wali kota terhadap masyarakat Surabaya Timur. Saya juga berharap persoalan pengadaan lahan JLLT juga segera dituntaskan sehingga para petani tambak bisa segera menentukan sikap mau berusaha dibidang yang lain," pungkas pria yang juga Ketua Partai Golkar Surabaya ini. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.