Rabu, 21 Okt 2026 18:22 WIB

Marak Kasus Bunuh Diri Karena Pinjol di Surabaya, Ini Langkah Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Okt 2022 13:32 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyarankan warganya untuk membuat usaha bersama Pemkot daripada meminjam ke Pinjaman Online (Pinjol). Hal itu dikarenakan banyak warganya yang memutuskan bunuh diri akibat terlilit pinjol.

Eri mengatakan, daripada meminjam pinjol lebih baik ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR), kemudian membuka usaha atau bersama Pemkot Surabaya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Bukan karena tertekan, tapi stres karena (hutangnya) tidak tertangani. Pinjam pinjol sendiri, ditagih habis gitu minta dibayari. Kalau ada seperti itu ke BPR lah atau Bank pasti di bantu, terus (buat) usaha,"kata Eri, Selasa (25/10/2022).

Eri menjelaskan, banyak warganya yang berhasil membuat usaha atau bekerja melalui program Pemkot Surabaya. Misal, seperti Viaduct Gubeng, paving, menjahit.

"Ayo berusaha, gak usaha tapi ngenteni duit gede (tungguin duit besar) yang gak mungkin dari langit jatuh duit, saya juga sulit mengubah mindset ini. Tidak mudah. Tetap saya lakukan,"ujarnya.

Eri menambahkan, bahwa Pemkot Surabaya mengeluarkan APBD sebanyak Rp 3 triliun untuk digunakan usaha oleh pelaku UMKM. Eri menyebut, hal ini bisa membantu warga Surabaya untuk membangun usaha.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Terlebih lagi, Pemkot bisa meminjamkan Rp 2 juta untuk pelaku UMKM yang ingin membuat usaha.

"Saya pernah di WA, pak saya punya pinjol, saya diluar negeri, yo ngerti pinjol mahal, Ia bilang biar cepat. Padahal UMKM itu ada pinjaman 2 juta iniloh bisa dibuat usaha, 6 persen sampai setahun. Padahal pinjol seminggu bisa 100 ribu, kok gitu gelem ,"ungkapnya.

Lebih lanjut Eri meminta kepada warga Surabaya, apabila tertekan masalah uang, pingin usaha bisa melalui program Pemkot Surabaya melalui kelurahan.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Kalau dia tertekan uang, untuk menutupi itu ya usaha, ojok (jangan) pinjam online terus,"katanya.

Ia pun menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan pembinaan kesehatan mental di setiap kelurahan. Namun, terkait mental seseorang Pemkot Surabaya tak bisa membantu sepenuhnya.

"Semuanya tidak bisa dibebankan ke pemerintah kepada satu orang atau dua orang. Kembali lagi ke mental kita sendiri, kalau kita ini gak mau berubah, mindset kita (tetap) diajari usaha tapi gak mau,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.