Senin, 02 Feb 2026 09:16 WIB

Marak Kasus Bunuh Diri Karena Pinjol di Surabaya, Ini Langkah Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Okt 2022 13:32 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyarankan warganya untuk membuat usaha bersama Pemkot daripada meminjam ke Pinjaman Online (Pinjol). Hal itu dikarenakan banyak warganya yang memutuskan bunuh diri akibat terlilit pinjol.

Eri mengatakan, daripada meminjam pinjol lebih baik ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR), kemudian membuka usaha atau bersama Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Bukan karena tertekan, tapi stres karena (hutangnya) tidak tertangani. Pinjam pinjol sendiri, ditagih habis gitu minta dibayari. Kalau ada seperti itu ke BPR lah atau Bank pasti di bantu, terus (buat) usaha,"kata Eri, Selasa (25/10/2022).

Eri menjelaskan, banyak warganya yang berhasil membuat usaha atau bekerja melalui program Pemkot Surabaya. Misal, seperti Viaduct Gubeng, paving, menjahit.

"Ayo berusaha, gak usaha tapi ngenteni duit gede (tungguin duit besar) yang gak mungkin dari langit jatuh duit, saya juga sulit mengubah mindset ini. Tidak mudah. Tetap saya lakukan,"ujarnya.

Eri menambahkan, bahwa Pemkot Surabaya mengeluarkan APBD sebanyak Rp 3 triliun untuk digunakan usaha oleh pelaku UMKM. Eri menyebut, hal ini bisa membantu warga Surabaya untuk membangun usaha.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Terlebih lagi, Pemkot bisa meminjamkan Rp 2 juta untuk pelaku UMKM yang ingin membuat usaha.

"Saya pernah di WA, pak saya punya pinjol, saya diluar negeri, yo ngerti pinjol mahal, Ia bilang biar cepat. Padahal UMKM itu ada pinjaman 2 juta iniloh bisa dibuat usaha, 6 persen sampai setahun. Padahal pinjol seminggu bisa 100 ribu, kok gitu gelem ,"ungkapnya.

Lebih lanjut Eri meminta kepada warga Surabaya, apabila tertekan masalah uang, pingin usaha bisa melalui program Pemkot Surabaya melalui kelurahan.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Kalau dia tertekan uang, untuk menutupi itu ya usaha, ojok (jangan) pinjam online terus,"katanya.

Ia pun menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan pembinaan kesehatan mental di setiap kelurahan. Namun, terkait mental seseorang Pemkot Surabaya tak bisa membantu sepenuhnya.

"Semuanya tidak bisa dibebankan ke pemerintah kepada satu orang atau dua orang. Kembali lagi ke mental kita sendiri, kalau kita ini gak mau berubah, mindset kita (tetap) diajari usaha tapi gak mau,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.