Jumat, 05 Jun 2026 06:39 WIB

Marak Kasus Bunuh Diri Karena Pinjol di Surabaya, Ini Langkah Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Okt 2022 13:32 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyarankan warganya untuk membuat usaha bersama Pemkot daripada meminjam ke Pinjaman Online (Pinjol). Hal itu dikarenakan banyak warganya yang memutuskan bunuh diri akibat terlilit pinjol.

Eri mengatakan, daripada meminjam pinjol lebih baik ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR), kemudian membuka usaha atau bersama Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Bukan karena tertekan, tapi stres karena (hutangnya) tidak tertangani. Pinjam pinjol sendiri, ditagih habis gitu minta dibayari. Kalau ada seperti itu ke BPR lah atau Bank pasti di bantu, terus (buat) usaha,"kata Eri, Selasa (25/10/2022).

Eri menjelaskan, banyak warganya yang berhasil membuat usaha atau bekerja melalui program Pemkot Surabaya. Misal, seperti Viaduct Gubeng, paving, menjahit.

"Ayo berusaha, gak usaha tapi ngenteni duit gede (tungguin duit besar) yang gak mungkin dari langit jatuh duit, saya juga sulit mengubah mindset ini. Tidak mudah. Tetap saya lakukan,"ujarnya.

Eri menambahkan, bahwa Pemkot Surabaya mengeluarkan APBD sebanyak Rp 3 triliun untuk digunakan usaha oleh pelaku UMKM. Eri menyebut, hal ini bisa membantu warga Surabaya untuk membangun usaha.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Terlebih lagi, Pemkot bisa meminjamkan Rp 2 juta untuk pelaku UMKM yang ingin membuat usaha.

"Saya pernah di WA, pak saya punya pinjol, saya diluar negeri, yo ngerti pinjol mahal, Ia bilang biar cepat. Padahal UMKM itu ada pinjaman 2 juta iniloh bisa dibuat usaha, 6 persen sampai setahun. Padahal pinjol seminggu bisa 100 ribu, kok gitu gelem ,"ungkapnya.

Lebih lanjut Eri meminta kepada warga Surabaya, apabila tertekan masalah uang, pingin usaha bisa melalui program Pemkot Surabaya melalui kelurahan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kalau dia tertekan uang, untuk menutupi itu ya usaha, ojok (jangan) pinjam online terus,"katanya.

Ia pun menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan pembinaan kesehatan mental di setiap kelurahan. Namun, terkait mental seseorang Pemkot Surabaya tak bisa membantu sepenuhnya.

"Semuanya tidak bisa dibebankan ke pemerintah kepada satu orang atau dua orang. Kembali lagi ke mental kita sendiri, kalau kita ini gak mau berubah, mindset kita (tetap) diajari usaha tapi gak mau,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.