Kamis, 04 Jun 2026 22:19 WIB

Ini Reaksi DPRD Surabaya Soal Rencana Penghapusan PR Siswa SD dan SMP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Okt 2022 13:24 WIB
Anggota komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PKS,Cahyo Siswo Utomo.
Anggota komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PKS,Cahyo Siswo Utomo.

selalu.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyebut penghapusan pekerjaan rumah (PR) yang akan diterapkan oleh Pemkot Surabaya harus memperhatikan dampak Positif Negatif. Hal itu di sampaikan oleh anggota Komis D, Cahyo Siswo Utomo.

Menurut Cahyo penghapusan PR harus diiringi dengan kajian untuk mempertahankan dampak positif pada anak.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Menurutnya, PR bisa menguatkan pengetahuan siswa terhadap pelajaran yang didapat sebelumnya. Cahyo menyebut jika penghapusan PR tersebut harus dikaji terlebih dahulu lebih dalam.

"Dampak positif harus tetap ada," ujar Cahyo, Jumat (21/10/2022).

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surabaya itu memaparkan, dampak negatif PR banyak menyita waktu siswa, bikin stress. Apalagi jika tugas sekolah sangat menumpuk.

Meski begitu, dampak positifnya dari itu, jadi bahan evaluasi guru terkait pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan di sekolah.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Itu bisa dicek di PR dan mereview kembali,"ungkapnya.

Lebih lanjut Cahyo menerangkan, apabila PR terpaksa dihapus, kebijakannya tidak kaku, bisa dibuat regulasi latar belakang penghapusannya.

Misalnya, biar anak tidak stress, punya waktu banyak berinteraksi di luar sekolah. Seperti ngaji atau bermain dengan temannya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Ini menambahkan, tetap menjaga dampak positif, meminimalisir kelalaian siswa, dalam meningkatkan kualitas belajarnya.

"Mungkin yang jenjang SMP diatur, siswa dikasih PR satu mata pelajaran, yang lainnya jangan," tuturnya.

"Andaikan PR dihapus, saya berharap dampak positif tetap didapatkan siswa,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.