Rabu, 19 Agu 2026 09:04 WIB

12 Tahun Tinggal di Kolong Tol Dupak, Wanita ini Bahagia Bisa Menempati Rusun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Okt 2022 16:54 WIB
Kondisi rumah di kolong Tol Dupak
Kondisi rumah di kolong Tol Dupak

selalu.id - Salah satu warga yang tinggal di bawah (kolong) tol Dupak-Gresik di Kampung 1001 Malam, Indriani (34) merasa senang tempatnya direlokasi oleh Pemkot Surabaya.

Lantaran, selama 12 tahun dirinya beserta keluarganya itu tinggal di kolong tol tersebut. Akhirnya bisa tinggal di tempat yang lebih layak, yakni Rusun Sumur Welut, Karang Pilang, Surabaya.

Baca Juga: Sederet Gebrakan dan Janji Dirut PDAM Surabaya yang Baru, Akankah Terwujud?

Pemkot Surabaya pun tak hanya sekedar membongkar atau mengelokasikan tempat tinggal mereka. Tapi, mereka juga diberikan pekerjaan dan tempat tinggal rusun.

Maklum saja, wanita yang sedang hamil 8 bulan itu merasa senang dikarenakan rumah yang ditempati keluarganya sekarang (kolong jembatan) hanya memiliki tinggi sekitar 60 - 100 centimeter. Indriani pun harus membungkuk saat memasuki rumahnya. Udara yang pengap terasa saat masuk ke kolong tol itu.

Bangunan disekitar kolong tol itu telihat kotor, banyak hewan kecoak dan tikus berkeliaran. Terlihat, bangunan tersebut hanya dipetak-petakan menggunakan triplek, sehingga saat hujan akan bocor.

"Ya senang pindah ke rumah, saya sudah 12 tahun disini bersama suami dan tiga anak saya," ungkap Indriani.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila, Ini Syarat dan Kriteria Penilaiannya

Alasan ia dan suaminya tinggal di kolong itu dikarenakan gratis tidak harus mengeluarkan biaya untuk tempat tinggal.

"Kalau bayarnya tidak, ya bangun-bangun sendiri saja. Bayar cuma air sama listrik nyalur dari kampung (tak jauh dari kolong tol ada kampung yang berada tepat dibibir tol Dupak-Gresik),"ungkapnya.

Menurut, wanita yang berprofesi sebagai pengamen dan dibesarkan disebuah yayasan sosial itu, tinggal dibawah tol lebih baik daripada tidak memiliki tempat tinggal sama sekali.

Baca Juga: Kisah Pilu Bunga, Gadis Tunanetra Korban Kekerasan Seksual Anak Pelimik Panti Asuhan di Surabaya

"Saya dulu tinggal diyayasan, tidak punya rumah. Jadi tinggal disini meskipun hanya seperti ini sudah seperti rumah bagi saya, tapi saya lebih senang sekarang karena mau dipindah ke rusun," tuturnya.

Diketahui, Pemkot Surabaya akan memindahkan secara bertahap mulai Rabu (19/10/2022) untuk yang tinggal di kolong tol terlebih dahulu.Nantinya, 146 KK yang ditinggal di Kampung 1001 Malam (tepat dibibir tol Dupak-Gresik) juga akan direlokasi ke rusun. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Seorang Ibu Rela jadi Pengantin Iblis Demi Sembuhkan Anaknya yang Cacat

Keputusan Ranti, menyelamatkan nyawa anaknya, Nina, membuahkan keajaiban; sang buah hati sembuh secara misterius setelah melakukan pernikahan dengan iblis.

Pengedar Sabu di Kawasan Rangkah Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Namanya

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan, pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya.

Dapat Remisi HUT RI, Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dijadwalkan Bebas Awal 2028

Sebagai informasi, Gus Muhdlor merupakan Bupati Sidoarjo periode 2021–2024 yang dijatuhi vonis 4 tahun 6 bulan penjara pada Desember 2024 lalu.

Gugatan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bojonegoro Kini Masuk Tahap Mediasi

Hasil dari proses perdamaian ini bakal menentukan apakah persidangan berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara atau diselesaikan secara damai.

Penanganan Karhutla Bromo Selesai, Posko Darurat Ditutup

Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih terhadap semua instansi yang terlibat dalam penanganan karhutla tersebut.

8 Wisata Semarang Ternyaman dan Murah Cocok untuk Liburan Bareng Anak

Setiap tempat di wisata Semarang menghadirkan pengalaman berbeda sesuai karakter alam di sekitarnya. Cocok banget untuk liburan bareng keluarga.