Jumat, 04 Sep 2026 13:46 WIB

Antisipasi Kasus Gagal Ginjal Anak, Pemkot Surabaya Siapkan Layanan Kesehatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Okt 2022 14:45 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Meski belum ditemukan kasus gagal ginjal pada anak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengantisipasi dengan menyiapkan pelayanan kesehatan.

Diketahui Kasus gagal ginjal misterius terjadi pada 131 anak di Indonesia saat ini.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Disiapkan dua rumah sakit yang akan langsung menangani jika kasus tersebut terjadi di Surabaya, yakni RSUD Dr. Soewandi dan RS Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya.

"Jika itu terjadi maka pengobatannya kita lakukan di RSUD Soewandi dan RS BDH, kita khususkan kalau ada yang sakit langsung kita masukkan (rawat)," kata Wali Kota Eri Surabaya Cahyadi, Senin (17/10/2022).

Eri Cahyadi juga menyampaikan, pihaknya akan memberi jaminan biaya rumah sakit khusus pasien KTP Surabaya. Apabila, ada yang terkena penyakit tersebut.

Hal itu akan ditangggung oleh Pemkot Surabaya melalui program Universal health Coverage (UHC).

Program tersebut, kata dia,kerjasama Pemkot dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis.

"Surabaya sudah memiliki BPJS melalui program UHC, artinya sudah ditanggung semua. Pembiayaan untuk cuci darah dapat dicover dengan BPJS, kalau itu sudah KTP Surabaya maka itu gratis," terangnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya terus meningkatkan sosialisasi kesehatan ke masyarakat terkait kewaspadaan terhadap penyakit gagal ginjal misterius melalui puskesmas di seluruh wilayah Surabaya.

"Memantau perkembangan kasus penyakit gagal ginjal misterius melalui portal informasi resmi satu pintu, yaitu WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,"ungkapnya.

Nanik menjelaskan, untuk penanganan, pihaknya akan berkolaborasi dengan dokter spesialis yang menangani. Sebab, penyakit ini belum diketahui penyebabnya.

"Pasien akan ditangani sesuai dengan tanda dan gejala dari pemeriksaan fisik, anamnesa dan pemeriksaan penunjang. Bila diperlukan, pasien akan dilakukan tindakan cuci darah yang sudah tersedia di Kota Surabaya, di RSUD Dr. Moh Soewandhie dan RSUD BDH," ujarnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Nanik menambahkan, para orang tua di Kota Surabaya harus tetap tenang dan waspada terhadap penyakit tersebut.

Yakni, dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi yang tinggi kalori dan protein.

Jika ada keluarga yang sakit, diharapkan untuk segera dibawa ke fasilitas layanan kesehatan untuk memperoleh pengobatan dari dokter.

"Selalu mengecek tanggal kadaluarsa obat / makanan sebelum dikonsumsi dan segera melaporkan jika ada keluarga yang mengalami gejala suspek gagal ginjal misterius. Terutama untuk usia dibawah 18 tahun dengan demam 7-14 hari atau jika ada gangguan pada proses urinaria dan pembengkakan pada bagian - bagian tubuh tertentu," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.