Minggu, 01 Feb 2026 22:42 WIB

Pengurus Rumah Pintar Matahari Istiqomah Bina Anak Kampung 1001 Malam Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Okt 2022 12:56 WIB
Endarwati saat mengajari anak-anak di kampung 1001 malam Surabaya
Endarwati saat mengajari anak-anak di kampung 1001 malam Surabaya

selalu.id - Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Pintar Matahari (RPM) dibawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya menggelar pembinaan rutin di Musala Al-Amin Kampung 1001 Malam, Sabtu (15/10/2022).

Bendahara Rumah Pintar Matahari, Endarwati Choiriah menjelaskan, setiap hari Sabtu pengurus RPM melaksanakan kegiatan rutin yaitu mengunjungi selter binaan di Musala Al-Amin Kampung 1001 malam.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Ada sekitar 55 anak santri binaan kami yang berada di kampung 1001 malam. Masih ada beberapa anak yang masih belum bisa membaca dan menulis juga membaca Alquran", terang Endarwati.

Endarwati menerangkan, tidak mudah melakukan pembinaan terhadap anak-anak dikampung 1001 malam. Butuh kesabaran dan keistiqomahan dari para pengurus maupun relawan Rumah Pintar Matahari.

"Untuk menarik minat anak-anak kampung 1001 malam, biasanya kami memberikan snack serta minuman ringan di akhir kegiatan sebagai pendorong atau motivasi supaya anak-anak mau datang mengikuti pembinaan di Musala Al-Amin", ungkap Endarwati.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Pembinaan anak-anak dikampung 1001 malam, lanjut Endarwati, untuk sementara masih seputar baca tulis Alquran dan hafalan surat-surat pendek juz 30, kedepannya Insyaa Allah akan diadakan qiroati atau tartil bagi anak yang sudah lancar membaca Alquran.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Masih banyak yang perlu kami benahi di kampung 1001 malam, diantaranya tata cara wudhu, doa-doa dalam salat dan lain sebagainya", pungkas Endarwati.

Endarwati berharap dukungan dari berbagai pihak terhadap pembinaan di kampung 1001 malam, terutama anak-anaknya. Dimana rata-rata mata pencaharian sehari-hari warga kampung tersebut adalah sebagai pemulung, pengemis, pengamen, kuli bangunan, tukang becak, dan buruh kasar. (MG/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.