Kamis, 04 Jun 2026 10:58 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Surabaya Siapkan Langkah Kesiapsiagaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Okt 2022 15:01 WIB
Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun.
Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun.

selalu.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya melakukan sejumlah langkah untuk kesiapsiagaan cuaca Ekstrem di Surabaya.

Dalam laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jatim mulai tanggal 10-16 Oktober 2022.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Salah satunya di Surabaya yang potensi hujan disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun, telah menyiapkan sejumlah langkah dalam upaya menghadapi serta menanggulangi potensi cuaca ekstrem.

"Yang pertama kita melaksanakan koordinasi secara rutin dan berkala dengan BMKG untuk mengetahui secara dini informasi perubahan cuaca di Kota Surabaya," kata Ridwan, Kamis (13/10/2022).

BPBD Surabaya juga rutin melakukan koordinasi dengan Perangkat Daerah (PD) terkait untuk antisipasi pencegahan bencana dampak cuaca ekstrem.

Tak hanya itu, Ridwan mengatakan, pihaknya juga sering mengkomando dan mengkoordinasikan tugas PD terkait apabila terjadi kejadian bencana.

"Jadi peringatan dini dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem itu kita informasikan ke Perangkat Daerah terkait agar bisa mengambil langkah cepat," jelas dia.

Kemudian, BPBD Surabaya melakukan pemantauan secara rutin dan berkala terkait peralatan peringatan dini seperti Weather Information Display (WID) di enam lokasi serta 15 titik LED monitor cuaca.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

"Kita juga rutin melaksanakan pengecekan perlengkapan dan peralatan tanggap bencana di tujuh Posko Terpadu wilayah dan 16 Pos Pantau agar siap saat digunakan," tuturnya.

Pihaknya juga waspadai dan mencegah dampak cuaca ekstrem di wilayah pesisir pantai Surabaya. Jika ada peringatan dini gelombang lebih dari 1,5 meter, BPBD Surabaya meminta kepada para nelayan agar sementara tidak pergi melaut.

"Karena gelombang lebih dari 1.5 meter itu potensi bahayanya tinggi," ujarnya.

Meski begitu, Ridwan juga mengajak masyarakat agar terlibat aktif dalam upaya pencegahan yang dapat ditimbulkan dari potensi datangnya cuaca ekstrem.

Misal, melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar serta pemotongan pohon yang sudah lebat, sekaligus melakukan pembersihan saluran air yang berpotensi penyumbatan.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Juga melakukan pengecekan kondisi atap genteng yang berpotensi roboh atau doyong. Silahkan hubungi Command Center 112," himbaunya.

Lebih lanjut Ridwan menambahkan, memasuki musim penghujan warga diimbau agar tidak berteduh di bawah pohon, tiang listrik dan baliho.

Apabila terjadi hujan lebat, ia berpesan agar masyarakat dapat segera berteduh di tempat yang aman.

"Saat berada di jalan, kurangi kecepatan agar tidak berisiko tergelincir. Serta gunakan jas hujan model pakaian dan celana agar aman saat berkendara," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.