Rabu, 22 Jul 2026 00:04 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Surabaya Siapkan Langkah Kesiapsiagaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Okt 2022 15:01 WIB
Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun.
Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun.

selalu.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya melakukan sejumlah langkah untuk kesiapsiagaan cuaca Ekstrem di Surabaya.

Dalam laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jatim mulai tanggal 10-16 Oktober 2022.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Salah satunya di Surabaya yang potensi hujan disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun, telah menyiapkan sejumlah langkah dalam upaya menghadapi serta menanggulangi potensi cuaca ekstrem.

"Yang pertama kita melaksanakan koordinasi secara rutin dan berkala dengan BMKG untuk mengetahui secara dini informasi perubahan cuaca di Kota Surabaya," kata Ridwan, Kamis (13/10/2022).

BPBD Surabaya juga rutin melakukan koordinasi dengan Perangkat Daerah (PD) terkait untuk antisipasi pencegahan bencana dampak cuaca ekstrem.

Tak hanya itu, Ridwan mengatakan, pihaknya juga sering mengkomando dan mengkoordinasikan tugas PD terkait apabila terjadi kejadian bencana.

"Jadi peringatan dini dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem itu kita informasikan ke Perangkat Daerah terkait agar bisa mengambil langkah cepat," jelas dia.

Kemudian, BPBD Surabaya melakukan pemantauan secara rutin dan berkala terkait peralatan peringatan dini seperti Weather Information Display (WID) di enam lokasi serta 15 titik LED monitor cuaca.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Kita juga rutin melaksanakan pengecekan perlengkapan dan peralatan tanggap bencana di tujuh Posko Terpadu wilayah dan 16 Pos Pantau agar siap saat digunakan," tuturnya.

Pihaknya juga waspadai dan mencegah dampak cuaca ekstrem di wilayah pesisir pantai Surabaya. Jika ada peringatan dini gelombang lebih dari 1,5 meter, BPBD Surabaya meminta kepada para nelayan agar sementara tidak pergi melaut.

"Karena gelombang lebih dari 1.5 meter itu potensi bahayanya tinggi," ujarnya.

Meski begitu, Ridwan juga mengajak masyarakat agar terlibat aktif dalam upaya pencegahan yang dapat ditimbulkan dari potensi datangnya cuaca ekstrem.

Misal, melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar serta pemotongan pohon yang sudah lebat, sekaligus melakukan pembersihan saluran air yang berpotensi penyumbatan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Juga melakukan pengecekan kondisi atap genteng yang berpotensi roboh atau doyong. Silahkan hubungi Command Center 112," himbaunya.

Lebih lanjut Ridwan menambahkan, memasuki musim penghujan warga diimbau agar tidak berteduh di bawah pohon, tiang listrik dan baliho.

Apabila terjadi hujan lebat, ia berpesan agar masyarakat dapat segera berteduh di tempat yang aman.

"Saat berada di jalan, kurangi kecepatan agar tidak berisiko tergelincir. Serta gunakan jas hujan model pakaian dan celana agar aman saat berkendara," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.