Minggu, 06 Sep 2026 22:04 WIB

Surabaya Merasakan Fenomena Hari Tanpa Bayangan, Sudah Mencoba?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Okt 2022 13:50 WIB
Seorang warga mencoba membuktikan hari tanpa bayangan
Seorang warga mencoba membuktikan hari tanpa bayangan

selalu.id - Fenomena hari tanpa bayangan dirasakan beberapa wilayah di Jawa Timur, salah satunya Surabaya, Rabu (12/10/2022). Fenomena tersebut terjadi pada pukul 11.15 WIB.

Pantauan selalu.id, di Surabaya tanpa bayangan terlihat jelas dengan didukung cuaca yang cerah. Seperti, di Jalan Sedap Malam, berposisi lurus dengan objeknya, sehingga manusia terlihat tanpa bayangan.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Esti (25), salah satu warga Surabaya mengetahui hal ini dan mencoba berdiri di tengah terik matahari. Dan menurutnya memang benar, bayangan hanya sedikit terlihat di bagian kaki saja.

"Ternyata benar hari ini tanpa bayangan. Tadi cobain bayanganku tepat tegak lurus. Kalau pas nunduk bayangannya tidak miring seperti biasanya," kata Esti, kepada Selalu.id, Rabu (12/10/2022).

Tampak juga terlihat kendaraan-kendaraan yang melintas tidak terlihat bayangannya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Hal yang sama juga terlihat pada petugas Satpol pp Surabaya saat sedang menjaga pos keamanan di kawasan Pemkot Surabaya. Adi Wiyono mengaku heran dengan fenomena ini dan meminta rekannya untuk mengabadikan.

"Sebelumnya ndak pernah nyoba. Baru pertama kali ini, baru tahu. Kalau tahun depan ada lagi mau nyoba," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Sidoarjo Teguh Tri Susanto mengatakan, fenomena hari tanpa bayangan tersebut terjadi ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Teguh mengatakan saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama.

Pada saat itu, kata dia, Matahari akan tepat berada di atas kepala atau titik zenit.

"Akibatnya bayangan benda tegak akan terlihat menghilang, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.