Senin, 02 Feb 2026 03:20 WIB

Surabaya Merasakan Fenomena Hari Tanpa Bayangan, Sudah Mencoba?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Okt 2022 13:50 WIB
Seorang warga mencoba membuktikan hari tanpa bayangan
Seorang warga mencoba membuktikan hari tanpa bayangan

selalu.id - Fenomena hari tanpa bayangan dirasakan beberapa wilayah di Jawa Timur, salah satunya Surabaya, Rabu (12/10/2022). Fenomena tersebut terjadi pada pukul 11.15 WIB.

Pantauan selalu.id, di Surabaya tanpa bayangan terlihat jelas dengan didukung cuaca yang cerah. Seperti, di Jalan Sedap Malam, berposisi lurus dengan objeknya, sehingga manusia terlihat tanpa bayangan.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Esti (25), salah satu warga Surabaya mengetahui hal ini dan mencoba berdiri di tengah terik matahari. Dan menurutnya memang benar, bayangan hanya sedikit terlihat di bagian kaki saja.

"Ternyata benar hari ini tanpa bayangan. Tadi cobain bayanganku tepat tegak lurus. Kalau pas nunduk bayangannya tidak miring seperti biasanya," kata Esti, kepada Selalu.id, Rabu (12/10/2022).

Tampak juga terlihat kendaraan-kendaraan yang melintas tidak terlihat bayangannya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Hal yang sama juga terlihat pada petugas Satpol pp Surabaya saat sedang menjaga pos keamanan di kawasan Pemkot Surabaya. Adi Wiyono mengaku heran dengan fenomena ini dan meminta rekannya untuk mengabadikan.

"Sebelumnya ndak pernah nyoba. Baru pertama kali ini, baru tahu. Kalau tahun depan ada lagi mau nyoba," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Sidoarjo Teguh Tri Susanto mengatakan, fenomena hari tanpa bayangan tersebut terjadi ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Teguh mengatakan saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama.

Pada saat itu, kata dia, Matahari akan tepat berada di atas kepala atau titik zenit.

"Akibatnya bayangan benda tegak akan terlihat menghilang, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.