Jumat, 23 Okt 2026 20:30 WIB

Mensos Risma Serahkan Santunan Korban Tragedi Kanjuruhan di Blitar & Tulungagung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 09 Okt 2022 08:41 WIB
Mensos Risma saat berdialog dengan salah satu korban selamat tragedi Kanjuruhan
Mensos Risma saat berdialog dengan salah satu korban selamat tragedi Kanjuruhan

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali menyapa keluarga dan ahli waris korban meninggal dalam peristiwa Kanjuruhan Malang. Akhir pekan ini, Mensos menyerahkan santunan ahli waris dan korban luka di Kota Tulungagung dan Blitar.

Hari ini di Kantor Kecamatan Ngantru, Tulungagung, diserahkan santunan kepada 6 ahli waris yang kehilangan anggota keluarganya.  Santunan juga diberikan kepada 2 orang yang menderita luka-luka.

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Mensos dan rombongan juga bergerak menemui dua istri anggota Polres Tulungagung yang suaminya meninggal dunia dalam kejadian yang sama. Mensos menyampaikan duka cita dan bela sungkawa secara khusus kepada pimpinan dan anggota Polres Tulungagung, dan juga keluarga besar Polri.

Selanjutnya Mensos menuju Blitar untuk keperluan yang sama. Yakni menyerahkan santunan untuk 5 ahli waris yang keluarganya meninggal  dan 7 orang luka.

Kepada keluarga korban, Mensos menyampaikan ucapan bela sungkawa dan mendoakan mereka agar tabah menerima cobaan.

"Bantuan tersebut merupakan bentuk ungkapan bela sungkawa dari pemerintah. Semoga bapak ibu diberikan kesabaran dan ketabahan," kata Mensos di Ngantru, Tulungagung.

Mensos menyatakan, santunan untuk ahli waris korban meninggal sebesar Rp15 juta/orang, untuk korban luka juga akan diberikan sebesar Rp2 juta.

"Kemensos masih menunggu data lebih lanjut. Seperti korban luka ini kan ada yang sudah sembuh dan kembali ke rumah. Nah ini perlu diupdate," kata Mensos di Ngantru, Tulungagung.

Selain santunan, Mensos juga menginstruksikan kepada jajaran untuk membantu mengatasi trauma yang dialami keluarga korban. 

"Kami telah menurunkan team untuk membantu mengatasi trauma yang dialami keluarga korban. Mereka awalnya terkonsentrasi ke wilayah Malang. Tapi saat ini sudah mulai bergerak melayani keluarga di Tulungagung," kata Mensos.

Psikolog dikerahkan dari berbagai unit pelaksana teknis (UPT) Kemensos yang tersebar di berbagai daerah.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

"Di Malang petugas kami sebanyak 30. Jumlah psikolog menyesuaikan jumlah keluarga yang membutuhkan penanganan," kata Mensos.

Para psikolog bekerja menyesuaikan dengan tingkat trauma yang dihadapi keluarga korban. Bila terjadi perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik, tandanya trauma semakin bisa diatasi.

Atas perhatian pemerintah melalui Kementerian Sosial, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Izul Mahrom menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Pusat.

"Atas nama warga Kabupaten Blitar, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatikan terhadap warga kami," kata Izul.

Sementara Koordinator Tagana Kabupaten Blitar M. Safinun Naja menyampaikan kepada Mensos masih ada warga yang mengalami luka yang belum memdapatkan santunan, untuk itu ia memohon kepada Mensos untuk memberikan bantuan tambahan kepada masyarakat terdampak peristiwa Kanjuruhan.

Baca Juga: Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Atas permintaan tersebut, Mensos langsung mengabulkan.

"Nanti bantuan dikoordinasikan dan diverifikasi Pak Safinun ya," kata Mensos.

Ia juga memberikan perhatian kepada Muhammad Muzaky Ma'sum yang datang ke Kantor Kecamatan Garum dengan terbaring di tempat tidur. Pemuda 19 tahun itu lolos dari ancaman maut. Namun ia mengalami luka di pangkal lengan kiri dan beberapa bagian di tangan kirinya.

Kepada Mensos, Muzaky menyatakan minatnya masuk Polri. Ia sudah menjalani beberapa sesi latihan dan bersiap mengikuti tes masuk Polri. Kejadian di Kanjuruhan membuat cita-cita Muzaky tertunda.

"Ya yang penting sembuh dulu. Setelah itu bisa ikut tes lagi," kata Mensos. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.