Selasa, 21 Jul 2026 18:39 WIB

Soal Pasar Buah Sidotopo, DPRD Minta Wali Kota Surabaya Awasi Anak Buahnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 01 Okt 2022 17:47 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna

selalu.id - Beroperasinya Pasar Induk buah di wilayah Sidotopo, Surabaya disoal oleh DPRD Surabaya. Mereka mempertanyakan izin operasional pasar yang merupakan cabang dari Pasar Induk Osowilangun (PIOS) tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna menyebut pasar buah cabang PIOS tersebut nekat jika tidak mengantongi izin sesuai aturan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Apa izinnya ada kok sudah beroperasi," ujar Ayu.

Perizinan dalam sebuah pasar tersebut sangat penting, karena mengatur regulasi Anatar pedagang besar dengan pedagang ecer yang tidak saling mematikan.

Diketahui, PIOS telah meneken kerjasama dengan Wali Kota Surabaya pada tahun 2009 yang saat itu dijabat oleh Bambang DH. Kerjasama tersebut memuat kesepakatan terkait relokasi pemindahan para PKL pedagang buah di hpir seluruh wilayah Surabaya untuk ditampung di PIOS.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Masa kerjasama tersebut berlaku selama 5 tahun, namun belum diketahui apakah ada perpanjangan kontrak atau tidak.

"Perjanjian di atas, apakah sudah diperpanjang atau belum? kalau sudah diperpanjang berapa kontribusi PIOS terhadap PAD (Pendapatan asli daerah) Kota Surabaya?," tanya Ayu.

Ayu menyebut jika pasar buah Sidotopo belum memiliki izin operasional namun sudah beroperasi, terkesan mendapat perlakuan istimewa atau dianak emaskan oleh Pemkot Surabaya, pasalnya perangkat Pemkot tengah disibukkan dengan penertiban-penertiban pasar buah yang berada di wilayah lain seperti surat Satpol PP bernomor 503/5467/.7.18/2022 dan surat Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Surabaya yang ditujukan kepada pemilik pasar buah di Tanjungsari.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Ini tentu kontraproduktif terhadap upaya wali kota untuk berjuang memulihkan ekonomi agar masyarakat Surabaya makin sejahtera," kata dia.

Ayu meminta Wali Kota Surabaya mengawasi kinerja anak buahnya di lapangan terkait adanya main mata dengan pengusaha-pengusaha besar dan menghimpit pengusaha kecil melalui aturan yang dipaksakan. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik, Seperti Cintamu ke Dia

Kondisi ini menambah tren kurang baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat naik tipis beberapa hari lalu.