Minggu, 01 Feb 2026 23:48 WIB

Lagi, Kuasa Hukum Terdakwa Oknum Satpol PP Surabaya Catut Mantan Kasatpol Irvan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Sep 2022 13:54 WIB
Abdul Rahman, Kuasa  hukum terdakwa kasus penjualan hasil sitaan Satpol PP Surabaya
Abdul Rahman, Kuasa hukum terdakwa kasus penjualan hasil sitaan Satpol PP Surabaya

selalu.id - Kuasa hukum Ferri Jacom, oknum Satpol PP Surabaya yang menjual barang hasil sitaan, Abdul Rahman menyebut bahwa seharusnya ada pelaku lain dalam kasus yang memasuki sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Rabu (28/9/202) kemarin.

Abdul Rahman Saleh menilai bahwa dakwaan yang dibacakan masih setengah hati tidak memuat peristiwa yang sebenarnya. Menurutnya, yang membeli barang sitaan tersebut seharusnya ikut terlibat dalam peristiwa hukum. Anehnya, hanya Ferri saja yang jadi terdakwa.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Jadi setengah hati unsur pembuktiannya ini harus utuh harus berangkai. Dalam peristiwa pidana umum saja yang membeli itu saja sebagai penadah. Lah ini Kenapa yang membeli ini berkeliaran,"kata Saleh, Jumat (30/9/2022).

Saleh menjelaskan, dalam peristiwa hukum pidana seharusnya berurutan dan ada beberapa peran yang terlibat juga dihadirkan.

Apalagi, terkena pidana dalam pasal 10 huruf (b) jo pasal 15 jo Undang-Undang (UU) nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan jo Pasal 53 ayat (1) KUHPidana.

"Pasal 10 huruf a,b pasal 15. Pasal 10 kan menggelapkan dan macem-macem, kalau ada peristiwa hukum seperti itu kan tidak satu orang, kan banyak faktor ada penggelapan disitu,"jelasnya.

"Harusnya ada pelaku lain," keluhnya.

Lebih lanjut Saleh menyebut ada 4 orang yang seharusnya ikut terlibat. Diantaranya, mereka yang mentransaksikan uang jual sitaan tersebut.

"Apakah mereka yang mencari pembeli tidak ikut terlibat peristiwa hukum?" tanyanya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Yang mentransaksikan adalah Sunadi atau Cak Sun, Muhammad, Yetno, Ali dan Slamet yang mencarikan pembeli. Yang sanggup membeli adalah Abdurahman 500 juta. Lalu dijual ke PT Raksa. Ini dibiarkan sangat naif sekali, hukum harus linier,"jelasnya.

Abdul mencatut nama mantan Kasatpol PP Irvan Widyanto yang disebut berperan memediasi pada kasus ini.

"Pak Feri difasilitasi oleh Pak Irvan,"jelasnya.

Saleh menjelaskan, uang sebesar Rp 500 juta yang digembor-gemborkan diterima oleh kliennya itu tidak benar.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Tidak ada kerugian negara, yang digembor-gemborkan Rp 500 juta yang diterima pak Ferri itu tidak ada. Malah yang terangkum jaksa adalah 45 juta. Nilai korupsi 45 juta ini apa," terangnya.

"Karena pasal itu adalah tidak berdiri sendiri, apakah mungkin pak Feri menjual barang tanpa ada yang membeli,"imbuhnya.

Maka dari itu, pihaknya akan mengajukan esepsi tentang surat dakwaan yang ditujukan kepada kliennya tersebut.

"Pasti mengajukan (esepsi) karena peristiwa yang didakwakan sangat tidak terangkai, sangat kabur, sasaran tembaknya cuman pak Ferri penadahnya aja lolos," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.