Rabu, 22 Jul 2026 21:20 WIB

Jemaah Umroh di Surabaya Gagal Berangkat Gara-gara Stok Vaksin Meningitis Habis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Sep 2022 14:11 WIB
Ilustrasi penyuntikan vaksin meningitis
Ilustrasi penyuntikan vaksin meningitis

selalu.id - Surabaya kehabisan stok vaksin meningitis. Hal ini bedampak pada gagalnya berangkat beberapa jemaah umroh. Tercatat stok vaksin meningitis di Surabaya hanya sebanyak 1103 pada Rabu, (28/9/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada staf ahli Kemenkes untuk segera dikirimkan ke Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

"Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya sudah mengotak kesana (Kemenkes), kemarin saya juga menyampaikan kepada tenaga ahlinya (staf ahli Kemenkes)," kata Eri, Kamis (29/9/2022).

Eri mengatakan, akibat habisnya stok vaksin meningitis tersebut, berdampak pada batalnya keberangkatan umroh sebagian warga Surabaya.

"Ini podo karo vaksin covid wingi. (Ini sama kaya vaksin covid-19 kemarin). Ini juga dibutuhkan untuk ibadah umroh, kemarin ada beberapa gak bisa berangkat umroh karena vaksinnya gak ada,"ungkap Eri.

Terpisah, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas 1 Surabaya, Slamet Musiswanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyuntikkan untuk masyarakat yang mendaftar online.

"Sampai hari ini KKP masih melakukan penyuntikkan. Stok yang ada kami habiskan buat masyarakat yang telah mendaftar secara online," kata Slamet, Kamis (29/2022).

Slamet menjelaskan, menipisnya stok vaksin itu disebabkan karena produksi dari tiga penyedia vaksin meningitis masih belum ada. Sehingga menimbulkan hambatan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Karena regulasi pemerintah saat ini sudah berusaha mendatangkan impor vaksin dan sekarang sudah ada di Jakarta,tinggal nunggu uji dari BPOM. Semoga bisa cepat keluar," ujarnya.

Meski begitu, Slamet memperkirakan, stok yang semakin menipis itu kemungkinan pada pekan depan pihaknya sudah tidak melakukan penyuntikkan lagi.

"Mungkin dosis terakhir sampai Jumat," ujarnya.

KKP kelas 1 Surabaya menutup pendaftaran baru vaksin meningitis sejak 19 September 2022 kemarin.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Kalau sudah habis ya selesai. Tinggal menunggu dari pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Biasanya seminggu dua minggu baru datang," tuturnya.

Lebih lanjut Slamet menerangkan, KKP kelas 1 Surabaya juga telah mengajukan permohonan permintaan vaksin meningitis sebanyak 30 ribu dosis.

"Kami tengah menunggu kiriman Vaksin Meningitis. Mohon doanya semoga bisa segera terdistribusi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.