Minggu, 01 Feb 2026 15:45 WIB

Jemaah Umroh di Surabaya Gagal Berangkat Gara-gara Stok Vaksin Meningitis Habis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Sep 2022 14:11 WIB
Ilustrasi penyuntikan vaksin meningitis
Ilustrasi penyuntikan vaksin meningitis

selalu.id - Surabaya kehabisan stok vaksin meningitis. Hal ini bedampak pada gagalnya berangkat beberapa jemaah umroh. Tercatat stok vaksin meningitis di Surabaya hanya sebanyak 1103 pada Rabu, (28/9/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada staf ahli Kemenkes untuk segera dikirimkan ke Surabaya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya sudah mengotak kesana (Kemenkes), kemarin saya juga menyampaikan kepada tenaga ahlinya (staf ahli Kemenkes)," kata Eri, Kamis (29/9/2022).

Eri mengatakan, akibat habisnya stok vaksin meningitis tersebut, berdampak pada batalnya keberangkatan umroh sebagian warga Surabaya.

"Ini podo karo vaksin covid wingi. (Ini sama kaya vaksin covid-19 kemarin). Ini juga dibutuhkan untuk ibadah umroh, kemarin ada beberapa gak bisa berangkat umroh karena vaksinnya gak ada,"ungkap Eri.

Terpisah, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas 1 Surabaya, Slamet Musiswanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyuntikkan untuk masyarakat yang mendaftar online.

"Sampai hari ini KKP masih melakukan penyuntikkan. Stok yang ada kami habiskan buat masyarakat yang telah mendaftar secara online," kata Slamet, Kamis (29/2022).

Slamet menjelaskan, menipisnya stok vaksin itu disebabkan karena produksi dari tiga penyedia vaksin meningitis masih belum ada. Sehingga menimbulkan hambatan.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

"Karena regulasi pemerintah saat ini sudah berusaha mendatangkan impor vaksin dan sekarang sudah ada di Jakarta,tinggal nunggu uji dari BPOM. Semoga bisa cepat keluar," ujarnya.

Meski begitu, Slamet memperkirakan, stok yang semakin menipis itu kemungkinan pada pekan depan pihaknya sudah tidak melakukan penyuntikkan lagi.

"Mungkin dosis terakhir sampai Jumat," ujarnya.

KKP kelas 1 Surabaya menutup pendaftaran baru vaksin meningitis sejak 19 September 2022 kemarin.

Baca Juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

"Kalau sudah habis ya selesai. Tinggal menunggu dari pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Biasanya seminggu dua minggu baru datang," tuturnya.

Lebih lanjut Slamet menerangkan, KKP kelas 1 Surabaya juga telah mengajukan permohonan permintaan vaksin meningitis sebanyak 30 ribu dosis.

"Kami tengah menunggu kiriman Vaksin Meningitis. Mohon doanya semoga bisa segera terdistribusi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Keberuntungan Disemua Bintang, Mulai Karier hingga Percintaan

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek segera.