Jumat, 04 Sep 2026 17:15 WIB

Ini Alasan Penolakan Mundurnya Azrul Ananda dari CEO Persebaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Sep 2022 12:15 WIB
Azrul Ananda (tengah) saat pertandingan Persebaya di Stadion GBT
Azrul Ananda (tengah) saat pertandingan Persebaya di Stadion GBT

selalu.id - Koperasi Surya Abadi Persebaya (KSAP) selaku pemegang saham 30 persen klub kebanggaan arek Suroboyo menolak pengunduran diri Azrul Ananda sebagai CEO Persebaya. Pengurus KSAP menilai Azrul telah banyak berjasa untuk Persebaya.

Ketua KSAP Chalid Choromah menyebut, sebagai CEO, Azrul Ananda dinilai telah membawa Klub kesayangan Bonek menjadi lebih baik hingga mencapai beberapa prestasi.

Baca Juga: Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Chalid pun mepaparkan beberapa hal yang positif dan prestasi selama Azrul memegang Persebaya sejak 2017 hingga sekarang atau dalam kurun lima tahun terakhir.

"Kehadiran Azrul saat masuk ke Persebaya pada 2017, mampu mengembalikan kepercayaan pihak luar pada Persebaya. Setelah sebelumnya, terpuruk akibat dualime,"kata Chalid melalui surat penolakan pengunduran diri Azrul Ananda, Jumat (22/9/2022).

Chalid menjelaskan, di tahun yang sama, Azrul mampu membawa tim Persebaya Juara Liga 2 sekaligus promosi ke Liga 1.

"Sebuah prestasi yang sangat sulit digapai bila tanpa tata kelola manajerial profesional yang dijalankan,"ujarnya.

Kemudian brand Persebaya mulai menguat dengan selaras sebagai klub besar dengan penuh sejarah. Baik di kalangan bisnis, stakeholder sepak bola nasional maupun masyarakat umum.

"Nama Persebaya terus hadir dengan berbagai inovasi dan gebrakan yang dilakukan,"ungkapnya.

Menurutnya, selama dipimpin Azrul, denyut nadi pembinaan berjalan sesuai dengan komitmen. Dimana, PT Persebaya Indonesia memfasilitasi pelaksanaan kompetisi internal dan kelompok umur.

Tak hanya itu, klub anggota juga mendapatkan subsidi tahunan.

"Prestasi di usia dini, terutama di Elit Pro Academy (EPA). Puncaknya yakni keberhasilan EPA U20 juara pada Tahun 2019, dan juga membawa tim Persebaya juara Piala Gubernur Jatim 2020,"jelasnya.

Baca Juga: Kick Off Mini Soccer Golkar Jatim Digelar Besok, 176 Tim Berebut Piala Bahlil Lahadalia

Lebih lanjut Chalid menjelaskan, Azrul juga memastikan Persebaya tetap eksis dan tahan banting saat Pandemi Covid-19 menghantam.

"Sesuatu yang tentu sangat sulit dilakukan bila Persebaya tidak memiliki seorang leader dengan kemampuan mumpuni seperti Azrul,"tuturnya.

Azrul juga mampu memberdayakan pemain muda produk internal Persebaya untuk mendapatkan promosi ke tim senior.

"Sekaligus secara konsisten menyumbangkan pemain ke Tim Nasional dari jenjang kelompok umur,"ucapnya.

Tak hanya itu, Azrul Ananda juga mampu mengharmonisasi hubungan dengan Pemerintah Kota Surabaya, yang ini berimbas positif bagi Persebaya maupun sepak bola Surabaya.

Berimbasnya itu, seperti terwujudnya gelaran Kejuara Suratin U13 dan U15 Piala Walikota Surabaya 2022.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

"Ini sebuah gebrakan yang luar biasa, untuk mengurai kebuntuan yang terjadi selama ini,"pintanya.

Bahkan, Persebaya juga mampu membangun sinergitas dengan Polrestabes Surabaya dan Forkompimda Surabaya yang kuat.

"Membangun jaringan toko (store), penjualan merchandise yang inovatif. Sehingga makin menguatkan brand Persebaya dan sukses menjalankan tata kelola penyelenggaraan pertandingan dengan berbagai terobosan,"terangnya.

Chalid menambahkan, dengan prestasi-prestasi tersebut, membuat Persebaya jadi pionir dan menjadi rujukan klub-klub lainnya.

"Karena itu, keputusan mundur (Azrul) bagi kami, tidak hanya menjadi kerugian besar bagi Persebaya, sepakbola Surabaya tapi juga sepakbola Nasional,"tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.