Senin, 02 Feb 2026 08:12 WIB

Ini Strategi Wali Kota Eri Atasi Banjir di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Sep 2022 18:10 WIB
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berupaya mengatasi masalah banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya di kawasan Karangpoh, Tandes, Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, telah melakukan sejumlah langkah komprehensif dan terkoneksi di kawasan tersebut.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Langkah tersebut telah dilakukan dengan
pengerjaan Bozem Tubanan, pemasangan box culvert, pembangunan jembatan hingga pavingisasi.

"Wilayah di Karangpoh sudah banyak berubah, tinggal satu titik saja. Semoga di situ yang biasanya banjir, semoga tidak banjir lagi," kata Eri, Sabtu (17/9/2022).

Eri menjelaskan, tidak hanya di kawasan Karangpoh, di lokasi lain juga diterapkan langkah tersebut.

Sehingga, ia berharap, saat musim hujan tiba, sejumlah kawasan yang menjadi concern pemkot sekarang, dapat terbebas dari banjir atau genangan.

"Inilah yang saya berdoa semoga nanti ke depan ketika hujan, Surabaya bisa menangani titik-titik banjir yang memang kita rencanakan. Seperti di titik Gayungsari, Ahmad Yani, Ketintang, Wiyung, Dharmawangsa dan Panglima Sudirman," ujarnya.

Eri mengaku akan bekerja maksimal menangani persoalan banjir pada tahun 2022 ini. Sebab, tahun lalu anggaran masih belum mencukupi.

"Karena kita baru bisa bergerak tahun 2022. Tahun 2021 kita tidak bisa gerak," jelasnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Ketua LPMK Kelurahan Karangpoh, Dwi Siswanto mengungkapkan, ada 5 titik langganan banjir di kawasan Kelurahan Karangpoh.

5 titik itu yakni dari Jalan Darmo Indah Asri, Jalan Darmo Indah Sari, Jalan Raya Tubanan, Jalan Raya Gadel Sari Praja, dan Jalan Gadel Timur.

Dwi menjelaskan, langkah strategi penanganan banjir telah diterapkan, yakni pembuatan Bozem seluas 1 hektar di kawasan Tubanan untuk penanganan banjir di Jalan Darmo Indah Sari dan Jalan Darmo Indah Asri.

"Di bozem tersebut terdapat pintu air untuk mengatur debit air dan lebih mudah untuk dikendalikan,"jelasnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Hasilnya, warga di Kelurahan Karangpoh dan Kelurahan Tandes Kota Surabaya sudah tidak mengalami banjir," ungkap dia.

Selain itu, kata dia, di Jalan Raya Gadel Timur atau Jalan Raya Tubanan, pemkot melakukan pemasangan box culvert. Juga, di Jalan Gadel Sari Praja yang tengah dilakukan pemasangan plengsengan dan pembangunan jembatan.

"Di Jalan Gadel Sari Praja dulu banjir karena kiriman air yang tidak memiliki ruang resapan. Tapi sekarang plengsengan sedang dikerjakan, termasuk pembangunan jembatan," ujarnya.

Tak hanya itu, pada pertengahan September 2022 ini, pengerjaan penanganan banjir juga dilakukan pemkot di kawasan Jalan Darmo Sari Indah I atau Jalan Darmo Indah Selatan. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.