Senin, 02 Feb 2026 10:03 WIB

Jalin Kerjasama dengan Amerika, Unusa Luncurkan Teknologi 'Prakarsa Lab'

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Sep 2022 08:07 WIB
Wakil Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Michael Kleine bersama Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie.
Wakil Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Michael Kleine bersama Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie.

selalu.id - Wakil Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Michael Kleine bersama Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Aliridho Barakbah dan Konsul Jenderal AS di Surabaya, Jonathan Alan meluncurkan 'Prakarsa Lab', sebuah perangkat lunak pendidikan dengan teknologi Virtual dan Augmented Reality (VR/AR) yang inovatif untuk pembelajaran Sains, Teknologi,Teknik, Seni, dan Matematika (STEAM).

Aplikasi multi-platform ini memungkinkan siswa sekolah menengah di Indonesia untuk mensimulasikan eksperimen di laboratorium secara langsung menggunakan perangkat VirtualReality (VR), aplikasi browserweb (luring dan daring),dan ponsel menggunakan
teknologi Augmented Reality (AR). Tiga platform tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses bagi para pengguna untuk belajar berbagai macam topik STEAM melalui Prakarsa Lab.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Amerika Serikat berkomitmen untuk berinvestasi di masa depan pendidikan dan teknologi Indonesia," kata Wakil Duta Besar A.S.Michael Kleine saat acara peluncuran Prakarsa Lab di Kampus Unusa pada Rabu (14/9/2022) kemarin.

"Perangkat lunak inovatif seperti Prakarsa Lab menunjukkan bagaimana sebuah platform teknologi dari Amerika ketika di tangan para insinyur Indonesia dapat membangun generasi penerus wirausahawan yang sukses," imbuhnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Prakarsa Lab didanai lewat dana hibah dari MyAmerica Surabaya (MAS), sebuah pusat informasi yang berlokasi di Konsulat AS di Surabaya kepada Yayasan Laniuzen Inovasi Indonesia, yang didirikan oleh M. Ali Fikri, seorang alumni program pertukaran dari Departemen Luar Negeri AS pada tahun 2019. Fikri bekerjasama dengan PENS dan UNUSA dalam pengembangan konten modul pembelajaran di Prakarsa Lab.

"Saya menyambut baik visi Profesor Jazidie dan tim di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dalam menyediakan pendidikan berbasis lab di bidang kesehatan dan STEAM," tambah Konjen AS Jonathan Alan.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Kami terus terkesan atas apa yang dilakukan Unusa untuk mendidik anak-anak muda Indonesia dengan masa depan yang menjanjikan." Imbuhnya

Lebih dari 250 guru dan siswa sekolah menengah menghadiri acara peluncuran ini di kampus Unusa. Fikri dan tim pengembangnya berharap bahwa Prakarsa dapat menjadi alat untuk
membantu pendidikan STEAM bagi siswa dari kelompok yang kurang memiliki akses untuk melakukan eksperimen di laboratorium secara langsung. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.