Selasa, 21 Jul 2026 12:58 WIB

Pengamat Ekonomi Unair Sebut BLT BBM Belum Cukup Membantu Masyarakat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 13 Sep 2022 17:10 WIB
Pengamat Ekonomi Universitas Airlangga (Unair), Wisnu Wibisono
Pengamat Ekonomi Universitas Airlangga (Unair), Wisnu Wibisono

selalu.id - Pengamat Ekonomi Universitas Airlangga (Unair), Wisnu Wibisono menyebut Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diberikan Pemerintah belum mencukupi untuk masyarakat.

Wisnu menjelaskan, pemberian BLT BBM tidak akan cukup menyembuhkan penderitaan masyarakat, melainkan hanya menurunkan intensitas saja, dan itu pun tidak dalam waktu lama.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Apalagi, Presiden Jokowi telah mengintruksikan kepala daerah untuk menggunakan dua persen dana transfer umum sebanyak Rp 2,17 triliun untuk para pekerja di bidang transportasi.

"Pendekatan psikologisnya ini dijalankan, dibikin seneng dulu, supaya nggak terlalu kaget. Masih dalam situasi senang, baru dinaikan. Beda kalau kita ambil keputusan disaat semua orang kecewa, keputusan yang kurang populer pun dampaknya bisa langsung melekat," kata Wisnu, melalui keterangannya, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, Pemerintah memerlukan kebijakan dan regulasi yang lebih proaktif terutama untuk pengembangan usaha produktif masyarakat.

Kata dia, kebijakan pajak yang akan memberatkan masyarakat maupun pengusaha, sebaiknya ditahan terlebih dahulu.

Lebih lanjut Wisnu menjelaskan, selain masyarakat miskin, golongan rentan miskin dan pengusaha juga diperlukan.

Sebab, kenaikan harga BBM tentu berdampak pada penurunan produksi maupun kenaikan bahan baku yang ikut dampak pada penurunan volume penjualan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Dana penanganan Covid kan sudah tidak ada di tahun depan, sementara, tekanan terhadap ekonomi untuk UMKM pun belum sepenuhnya hilang karena dampak Covid. Sekarang terkena dampak ini. Lalu bagaimana?" jelasnya.

Ia menyarankan, bantuan lain seperti pembukaan akses pasar, permodalan, dan lainnya perlu digalakkan.

Wisnu khawatir kenaikan BBM berdampak pada suku bunga pinjaman. Sehingga pinjaman untuk UMKM akan meningkat.

"Efek spiral tersebut tentunya akan semakin menjatuhkan,"ungkapnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Wisnu mengimbau, masyarakat untuk ikut memantau pendistribusian BLT yang dilakukan pemerintah.

Dengan begitu, kenaikan BBM diharapkan akan semakin menyadarkan pemerintah dan masyarakat tentang pentingnya green economy dan blue economy, atau ekonomi yang ramah lingkungan.

"Kendaraan listrik akan susah untuk berkembang, kalau tidak diberi ruang untuk berkembang," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.