Jumat, 04 Sep 2026 22:26 WIB

Bantu TNI AL, Mahasiswa ITS Kembangkan Lampu Canggih Automorse untuk Kapal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Sep 2022 11:43 WIB
Percobaan lampu automorse kapal milik TNI Angkatan Laut
Percobaan lampu automorse kapal milik TNI Angkatan Laut

selalu.id - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan inovasi lampu canggih otomatis bernama Automorse.

Inovasi tersebut dikhususkan membantu TNI Angkatan Laut (AL) untuk menyelesaikan masalah lampu komunikasi di Kapal Republik Indoneisa (KRI).

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Mahasiswa Departemen Teknik Fisika ITS, Wira Utama mengatakan, selama ini lampu komunikasi KRI bersistem manual yang membuat pekerjaan menjadi lebih lambat dan rentan terjadi human error.

Sehingga, Wira membuat automorse menggunakan sistem pengirim dan penerima sandi flashlight, dengan sistem yang dapat bekerja secara otomatis dan terenkripsi berbasis image processing.

"ini menggunakan sistem komputasi digital yakni Smart Flash Processing System (SFPS),"kata Wira, melalui keterangannya, Senin (12/9/2022)

Sistem yang dikembangkan Wira bersama dua rekannya, Tadeus Pantryan Simarmata dan Niza Rosyda, awalnya dilakukan penyempurnaan SFPS dari hasil pengujian yang telah berhasil mengirim dan menerima pesan secara akurat.

Penyempurnaan itu, kata Wira, menggunakan material sesuai standar militer, sistem keamanan data, baterai, dan banyaknya kalimat yang diterima serta dikirim.

Sehingga, penyempurnaan itu diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi SFPS. Kemudian, Automorse dapat dioperasikan di luar area ruangan kontrol.

"Ini dapat meminimalisir risiko operator flashlight yang rentan terjadi human error," ungkap Wira.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Lebih lanjut Wira menjelaskan, sistem Automorse ini memiliki bagian perangkat lunak yang berfungsi untuk mengendalikan perangkat keras dan menerjemahkan sandi.

"Untuk perangkat keras ini berbentuk persis lampu sorot berlapis baja dan mikrokontroler,"tuturnya.

Di dalam lampu sorot tersebut, lanjutnya, terdiri dari beberapa komponen yaitu lampu LED, webcam, dan mikrokontroler.

Inovasi ini, Wira menambahkan, timnya telah
merencanakan strategi pemasaran produk, yakni dengan membidik target pasar pada Koarmada II TNI AL.

"Inovasi ini diharapkan dapat menggantikan alat komunikasi sandi konvensional yang terpasang di kapal laut,"ungkapnya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Tak hanya TNI AL, inovasi ini rencana akan menjalin kerja sama dengan salah satu industri alutsista nasional yaitu PT PAL Indonesia.

Berbagai upaya, pihaknya akan terus dilakukan untuk pengembangan produk hingga dapat menginstalasi 20 KRI.

Meski begitu, sebagai innovator, mereka masih terkendala untuk menembus pasar jika tidak memiliki relasi bisnis ke pemerintahan.

"Kami berharap ITS membuka jalur khusus alumni agar dapat membantu pemasaran produk kami dan melakukan pendampingan secara berkala," terangnya. (Ade/SL1).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.