Senin, 02 Feb 2026 12:16 WIB

Bantu TNI AL, Mahasiswa ITS Kembangkan Lampu Canggih Automorse untuk Kapal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Sep 2022 11:43 WIB
Percobaan lampu automorse kapal milik TNI Angkatan Laut
Percobaan lampu automorse kapal milik TNI Angkatan Laut

selalu.id - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan inovasi lampu canggih otomatis bernama Automorse.

Inovasi tersebut dikhususkan membantu TNI Angkatan Laut (AL) untuk menyelesaikan masalah lampu komunikasi di Kapal Republik Indoneisa (KRI).

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Mahasiswa Departemen Teknik Fisika ITS, Wira Utama mengatakan, selama ini lampu komunikasi KRI bersistem manual yang membuat pekerjaan menjadi lebih lambat dan rentan terjadi human error.

Sehingga, Wira membuat automorse menggunakan sistem pengirim dan penerima sandi flashlight, dengan sistem yang dapat bekerja secara otomatis dan terenkripsi berbasis image processing.

"ini menggunakan sistem komputasi digital yakni Smart Flash Processing System (SFPS),"kata Wira, melalui keterangannya, Senin (12/9/2022)

Sistem yang dikembangkan Wira bersama dua rekannya, Tadeus Pantryan Simarmata dan Niza Rosyda, awalnya dilakukan penyempurnaan SFPS dari hasil pengujian yang telah berhasil mengirim dan menerima pesan secara akurat.

Penyempurnaan itu, kata Wira, menggunakan material sesuai standar militer, sistem keamanan data, baterai, dan banyaknya kalimat yang diterima serta dikirim.

Sehingga, penyempurnaan itu diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi SFPS. Kemudian, Automorse dapat dioperasikan di luar area ruangan kontrol.

"Ini dapat meminimalisir risiko operator flashlight yang rentan terjadi human error," ungkap Wira.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Lebih lanjut Wira menjelaskan, sistem Automorse ini memiliki bagian perangkat lunak yang berfungsi untuk mengendalikan perangkat keras dan menerjemahkan sandi.

"Untuk perangkat keras ini berbentuk persis lampu sorot berlapis baja dan mikrokontroler,"tuturnya.

Di dalam lampu sorot tersebut, lanjutnya, terdiri dari beberapa komponen yaitu lampu LED, webcam, dan mikrokontroler.

Inovasi ini, Wira menambahkan, timnya telah
merencanakan strategi pemasaran produk, yakni dengan membidik target pasar pada Koarmada II TNI AL.

"Inovasi ini diharapkan dapat menggantikan alat komunikasi sandi konvensional yang terpasang di kapal laut,"ungkapnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Tak hanya TNI AL, inovasi ini rencana akan menjalin kerja sama dengan salah satu industri alutsista nasional yaitu PT PAL Indonesia.

Berbagai upaya, pihaknya akan terus dilakukan untuk pengembangan produk hingga dapat menginstalasi 20 KRI.

Meski begitu, sebagai innovator, mereka masih terkendala untuk menembus pasar jika tidak memiliki relasi bisnis ke pemerintahan.

"Kami berharap ITS membuka jalur khusus alumni agar dapat membantu pemasaran produk kami dan melakukan pendampingan secara berkala," terangnya. (Ade/SL1).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.