Jumat, 05 Jun 2026 16:28 WIB

Bantu TNI AL, Mahasiswa ITS Kembangkan Lampu Canggih Automorse untuk Kapal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Sep 2022 11:43 WIB
Percobaan lampu automorse kapal milik TNI Angkatan Laut
Percobaan lampu automorse kapal milik TNI Angkatan Laut

selalu.id - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan inovasi lampu canggih otomatis bernama Automorse.

Inovasi tersebut dikhususkan membantu TNI Angkatan Laut (AL) untuk menyelesaikan masalah lampu komunikasi di Kapal Republik Indoneisa (KRI).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Mahasiswa Departemen Teknik Fisika ITS, Wira Utama mengatakan, selama ini lampu komunikasi KRI bersistem manual yang membuat pekerjaan menjadi lebih lambat dan rentan terjadi human error.

Sehingga, Wira membuat automorse menggunakan sistem pengirim dan penerima sandi flashlight, dengan sistem yang dapat bekerja secara otomatis dan terenkripsi berbasis image processing.

"ini menggunakan sistem komputasi digital yakni Smart Flash Processing System (SFPS),"kata Wira, melalui keterangannya, Senin (12/9/2022)

Sistem yang dikembangkan Wira bersama dua rekannya, Tadeus Pantryan Simarmata dan Niza Rosyda, awalnya dilakukan penyempurnaan SFPS dari hasil pengujian yang telah berhasil mengirim dan menerima pesan secara akurat.

Penyempurnaan itu, kata Wira, menggunakan material sesuai standar militer, sistem keamanan data, baterai, dan banyaknya kalimat yang diterima serta dikirim.

Sehingga, penyempurnaan itu diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi SFPS. Kemudian, Automorse dapat dioperasikan di luar area ruangan kontrol.

"Ini dapat meminimalisir risiko operator flashlight yang rentan terjadi human error," ungkap Wira.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Lebih lanjut Wira menjelaskan, sistem Automorse ini memiliki bagian perangkat lunak yang berfungsi untuk mengendalikan perangkat keras dan menerjemahkan sandi.

"Untuk perangkat keras ini berbentuk persis lampu sorot berlapis baja dan mikrokontroler,"tuturnya.

Di dalam lampu sorot tersebut, lanjutnya, terdiri dari beberapa komponen yaitu lampu LED, webcam, dan mikrokontroler.

Inovasi ini, Wira menambahkan, timnya telah
merencanakan strategi pemasaran produk, yakni dengan membidik target pasar pada Koarmada II TNI AL.

"Inovasi ini diharapkan dapat menggantikan alat komunikasi sandi konvensional yang terpasang di kapal laut,"ungkapnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Tak hanya TNI AL, inovasi ini rencana akan menjalin kerja sama dengan salah satu industri alutsista nasional yaitu PT PAL Indonesia.

Berbagai upaya, pihaknya akan terus dilakukan untuk pengembangan produk hingga dapat menginstalasi 20 KRI.

Meski begitu, sebagai innovator, mereka masih terkendala untuk menembus pasar jika tidak memiliki relasi bisnis ke pemerintahan.

"Kami berharap ITS membuka jalur khusus alumni agar dapat membantu pemasaran produk kami dan melakukan pendampingan secara berkala," terangnya. (Ade/SL1).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.