Minggu, 19 Jul 2026 21:48 WIB

Pengunjung Wisata Kuliner Kya-Kya Surabaya Membludak, Omzet Pedagang Meledak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 11 Sep 2022 01:52 WIB
Suasana di wisata kuliner Kya-Kya Surabaya
Suasana di wisata kuliner Kya-Kya Surabaya

selalu.id - Ribuan Pengunjung serbu Wisata Kuliner Kya-Kya yang dibuka oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pada, Sabtu (10/9/2022) petang.

Masyarakat diajak bernostalgia kembali nostalgia mengingat Kya-Kya yang bernuansa Pecinan dibuka pertama pada tahun 2003 silam.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Lili salah satu warga Kedungdoro mengatakan, saat mengunjungi wisata Kya-Kya, dirinya mengingat masa kecilnya yang sering datang bersama neneknya di Kya- Kya.

"Nostalgia kayak dulu tahun 2003. Semoga bisa menjadi tempat hiburan baru bagi warga Surabaya. Senang sekali," ungkap Lili.

Hal yang sama juga dirasakan, Edo warga Kenjeran yang bernostalgia mengingat wisata yang dulu sering dikunjungi saat masih kecil.

Menururnya, kawasan Kembang Jepun lebih menarik dengan adanya Kya-Kya beserta ornamen dan hiburannya.

"Menurut saya bagus Kya-Kya, kemarin sepi sekarang bisa ramai lagi nostalgia lagi. Mural dan ornamen bagus, kreatif bisa menarik wisatawan. Senang sekali kesini,"jelasnya.

Ramainya pengunjung, membawah berkah tersendiri bagi UMKM yang berjualan, dagangannya laris manis diserbu.

Umi, pemilik UMKM Ayam Dower mengaku dirinya menjual 75 porsi ayam dower dan langsung ludes selama 1 jam.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"Karna ludes semuanya, akhirnya saya ganti jualan es teh murah Rp 5 ribu, ternyata ramai yang membeli 200 gelas sudah terjual,"ungkapnya.

Umi memberikan masukan, bahwa suasana UMKM di Wisata kya-kya tersebut masih kurang penerangan.

"Sarannya saya minta tolong dibantu, dikasih tenda. Yang makan minum dikasih tempat yang layak di belakang. Dikasih lampu biar bagus, jadi kalau hujan jualan bisa minggir,"jelasnya.

Hal yang sama juga dialami Henika yang mengaku dagangannya ludes hanya dalam 2 jam saja.

"Jual kopi rempah, maryam dan kebab. Kebetulan bawa sedikit. Saya kira bakal sepi karena banyak UMKM bermerk. Tapi ternyata habis 2 jam," tuturnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Agus pun memberi saran kepada Pemerintah Kota agar setiap stand diberi tenda untuk pengunjung dan memperbanyak UMKM lokal .

"Lebih diperbanyak UMKM kecil agar tidak terkesan nempel ke UMKM besar yang punya nama i,"pungkasnya.

Sementara, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, wisata kya-kya diharapkan tidak pernah mati suri lagi. Sehingga, warga Surabaya bisa menikmati kuliner peranakan tidak hanya di mall. Namun, lebih komplit di wisata kuliner Kya-Kya.

"Menunya masakan China. Ada jajan pasar disini ada makanan Surabaya tapi ada berbau Chinaa juga,"pungkas Eri, usai meresmikan Wisata Kya-Kya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.