Minggu, 18 Okt 2026 20:05 WIB

Pengunjung Wisata Kuliner Kya-Kya Surabaya Membludak, Omzet Pedagang Meledak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 11 Sep 2022 01:52 WIB
Suasana di wisata kuliner Kya-Kya Surabaya
Suasana di wisata kuliner Kya-Kya Surabaya

selalu.id - Ribuan Pengunjung serbu Wisata Kuliner Kya-Kya yang dibuka oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pada, Sabtu (10/9/2022) petang.

Masyarakat diajak bernostalgia kembali nostalgia mengingat Kya-Kya yang bernuansa Pecinan dibuka pertama pada tahun 2003 silam.

Baca Juga: Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Lili salah satu warga Kedungdoro mengatakan, saat mengunjungi wisata Kya-Kya, dirinya mengingat masa kecilnya yang sering datang bersama neneknya di Kya- Kya.

"Nostalgia kayak dulu tahun 2003. Semoga bisa menjadi tempat hiburan baru bagi warga Surabaya. Senang sekali," ungkap Lili.

Hal yang sama juga dirasakan, Edo warga Kenjeran yang bernostalgia mengingat wisata yang dulu sering dikunjungi saat masih kecil.

Menururnya, kawasan Kembang Jepun lebih menarik dengan adanya Kya-Kya beserta ornamen dan hiburannya.

"Menurut saya bagus Kya-Kya, kemarin sepi sekarang bisa ramai lagi nostalgia lagi. Mural dan ornamen bagus, kreatif bisa menarik wisatawan. Senang sekali kesini,"jelasnya.

Ramainya pengunjung, membawah berkah tersendiri bagi UMKM yang berjualan, dagangannya laris manis diserbu.

Umi, pemilik UMKM Ayam Dower mengaku dirinya menjual 75 porsi ayam dower dan langsung ludes selama 1 jam.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

"Karna ludes semuanya, akhirnya saya ganti jualan es teh murah Rp 5 ribu, ternyata ramai yang membeli 200 gelas sudah terjual,"ungkapnya.

Umi memberikan masukan, bahwa suasana UMKM di Wisata kya-kya tersebut masih kurang penerangan.

"Sarannya saya minta tolong dibantu, dikasih tenda. Yang makan minum dikasih tempat yang layak di belakang. Dikasih lampu biar bagus, jadi kalau hujan jualan bisa minggir,"jelasnya.

Hal yang sama juga dialami Henika yang mengaku dagangannya ludes hanya dalam 2 jam saja.

"Jual kopi rempah, maryam dan kebab. Kebetulan bawa sedikit. Saya kira bakal sepi karena banyak UMKM bermerk. Tapi ternyata habis 2 jam," tuturnya.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Agus pun memberi saran kepada Pemerintah Kota agar setiap stand diberi tenda untuk pengunjung dan memperbanyak UMKM lokal .

"Lebih diperbanyak UMKM kecil agar tidak terkesan nempel ke UMKM besar yang punya nama i,"pungkasnya.

Sementara, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, wisata kya-kya diharapkan tidak pernah mati suri lagi. Sehingga, warga Surabaya bisa menikmati kuliner peranakan tidak hanya di mall. Namun, lebih komplit di wisata kuliner Kya-Kya.

"Menunya masakan China. Ada jajan pasar disini ada makanan Surabaya tapi ada berbau Chinaa juga,"pungkas Eri, usai meresmikan Wisata Kya-Kya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.