Senin, 02 Feb 2026 12:15 WIB

Wali Kota Eri Bakal Perankan Bung Karno Pada Film Dokumenter Produksi TVRI

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Jul 2022 21:25 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Kepala Stasiun TVRI Jawa Timur Asep Suhendar
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Kepala Stasiun TVRI Jawa Timur Asep Suhendar

selalu.id - Pemkot Surabaya bekerjasama dengan TV Nasional (TVRI) berencana membuat film dokumenter mengenai perjuangan Presiden Pertama Republik Indonesia Ir Soekarno di Surabaya.

Nantinya, film tersebut akan ditayangkan 13 Agustus 2022 sekaligus untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia ke-77.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, TVRI akan membuat film dokumenter dimulai saat Bung Karno dilahirkan, bersekolah, kembali ke Kota Surabaya untuk tinggal bersama di indekos H.O.S Tjokroaminoto, dari memperdalam agama Islam, hingga menikah dengan putri sulung H.O.S Tjokroaminoto.

Eri Cahyadi akan menjadi aktor yang akan memerankan tokoh Bung Karno. Yakni, saat scene Bung Karno menghadiri penerimaan gelar Honoris Causa (HC) ke 25 untuk di dirinya pada tahun 1964 di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

"Persipannya ya dijalani saja, di scene itu Pak Rektor menyampaikan Bung Karno lahir di Blitar. Tak berselang lama, Bung Karno langsung menyampaikan kalau dirinya lahir di Kota Surabaya," kata Eri, di Ruang Kerjanya, Kamis (28/7/2022).

Eri pun mengungkapkan, bahwa dirinya sejak kecil telah mengidolakan sosok Bung Karno. Ia pun mengaku kebijakan yang saat ini jalankan yakni program padat karya diambil dari buku Ir Soekarno.

"Yakni, bagaimana beliau melibatkan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan dan kebodohan," ujarnya.

Eri mengajak seluruh warga Kota Surabaya untuk bersama-sama mengembalikan sejarah tempat kelahiran Bung Karno.

Serta, menunjukkan bahwa Kota Pahlawan merupakan tempat pertumpahan darah para pejuang yang ingin memerdekakan Bangsa Indonesia.

"Kalau dulu Bung Karno, H.O.S Tjokroaminoto, Bung Tomo, Budi Utomo berjuang melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan, berarti semangat, kebersamaan dan gotong-royong dari api perjuangan harus kita teruskan untuk melawan kemiskinan, kebodohan, dan pengangguran. Semangat itu yang kita ambil dari film yang akan dibuat oleh TVRI," terangnya.

Lebih lanjut Eri menerangkan, Pemkot Surabaya juga tengah membuat museum terkait Rumah Bung Karno di Jalan Pandean dan di rumah H.O.S Tjokroaminoto di Jalan Peneleh.

"Sekaligus Museum Siola, dan Rumah Kebangsaan yang akan kami buat di seberangnya Museum Pendidikan," ujarnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Sebab itu, dengan kerjasama dengan TVRI juga akan menghimpun film dokumenter perjuangan para Pahlawan Nasional dari Surabaya.

Film dokumenter pahlawan itu, akan dibuat oleh TVRI untuk mengisi konten yang ada di museum Kota Surabaya.

Eri berharap, arek Arek-Arek Suroboyo bisa lebih mudah memahami semangat dan tetesan darah dari para pejuang Kota Surabaya.

"Karena Bung Karno dilahirkan di Surabaya, pencipta lagu Kebangsaan Indonesia Raya dari Surabaya, penggerak Budi Utomo dari Surabaya, Bung Tomo yang menggerakkan semangat perjuangan juga dari Surabaya. Bahkan, saat Resolusi Jihad pencipta lagu dan lambang Nahdlatul Ulama (NU) juga berasal dari Surabaya," jelas dia.

Menurutnya, para pejuang Kota Surabaya yang menumpahkan darah dan semangat untuk merebut, serta mempertahankan Kemerdekaan Negara Indonesia adalah darah dari para nasionalis dan religius.

"Itu yang akan kami angkat dengan TVRI, kami kerjasamakan dalam bentuk film dokumenter. Nanti Arek Suroboyo ketika masuk ke Museum Rumah Bung Karno atau tempat bersejarah, bisa lebih memahami bagaimana para Pahlawan kita merebut kemerdekaan dari para penjajah," terangnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Jawa Timur Asep Suhendar mengatakan, film tersebut akan menjadi salah satu produk elektronik andalan dari TVRI.

"Dari 30 stasiun penyiaran di Indonesia, TVRI mengangkat Ir. Soekarno karena beliau bukan hanya sebagai tokoh nasional, melainkan telah menjadi tokoh dunia yang berasal dari Kota Surabaya dan diharapkan Surabaya juga bisa juga ikut mendunia," kata Asep.

Untuk merepresentasikan Tokoh Bung Karno, Asep mengaku bahwa TVRI memilih Wali Kota Eri Cahyadi untuk memerankan tokoh tersebut.

Ia menilai, bahwa Wali Kota Eri Cahyadi merupakan salah satu pemimpin muda yang memiliki semangat untuk memajukan kesejahteraan masyarakat di Kota Surabaya.

"Sekaligus menertibkan Surabaya menjadi indah, karena beliau di mata kami adalah sosok yang luar biasa, pemimpin luar biasa dari Surabaya. Beliau mempunyai semangat yang luar biasa dan masih muda juga. Kami pikir sangat pas untuk memerankan tokoh Ir. Soekarno," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.