Selasa, 06 Okt 2026 04:44 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan, Hotel Luminor Surabaya Sajikan Nasi Bakar Bambu Runcing

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Jul 2022 12:15 WIB
Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara kreasi Hotel Luminor meriahkan Hari Kemerdekaan RI
Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara kreasi Hotel Luminor meriahkan Hari Kemerdekaan RI

selalu.id - Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77, Luminor Hotel Jemursari Surabaya sajikan makanan "Pedjoeang" bagi pengunjung restorannya.

Menu khusus yang hanya disajikan oleh Executive Chef Luminor Jemursari Surabaya selama bulan Agustus ini diklaim memiliki cita rasa yang nikmat dan menggugah selera. Menu "Pedjoeang" tersebut adalah Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara dan Es Soda Merdeka.

Baca Juga: Bukan Lagi Sistem Desil, Penerima Bansos di Surabaya Kini Ditentukan Lewat Rembuk Warga



Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara merupakan nasi dengan isian ikan laut suwir yang diolah dengan bumbu rica-rica serta rempah pilihan kemudian disajikan bersama dengan udang goreng kremes, kerupuk dan sambal bajak. Nasi bakar nya pun dibungkus dengan daun pisang dan dibentuk menyerupai bambu runcing, sehingga aroma yang dihasilkan dari proses pembakaran nya pun membuat rasa dari makanan tersebut menjadi lebih lezat untuk disantap.

Minuman yang disajikan juga tak kalah menarik, pengunjung restoran Rock ‘n Sugar Coffee & Bistro juga seolah diajak bernostalgia dengan minuman yang Es Soda Merdeka. Es soda yang biasanya hanya dicampur dengan kental manis, kini Luminor Jemursari mengkreasikan es soda dengan penampilan dan rasa yang lebih menarik dan berbeda. Perpaduan warna soda merah dengan kental manis putih ini membuat penampilannya sangat khas dengan kemerdekaan, rasa segar dan manis nya pun bertambah nikmat dengan adanya tambahan ice cream sebagai topping.

Executive Chef Luminor Jemursari Surabaya, Sukismanto mengatakan, Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara ini sevara keseluruhan mencakup khas Indonesia, baik bumbu-bumbu yang digunakan hingga penyajian.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

"Rasa dari Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara ini cenderung gurih dan sedikit pedas, sangat nikmat untuk disantap sebagai sajian makan siang atau makan malam," ujarnya, Kamis (28/7/2022).

Lebih lanjut, Sukismanto menyebut bahwa kandungan gizi dalam nasi bakar ini cukup lengkap, perpaduan rempah dan sayur serta protein hewani pada lauknya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Eri Cahyadi Setop Diskotek Baru, Desak Pengawasan Tempat Hiburan Ketat

"Menggunakan bumbu serta rempah-rempah khas Indonesia seperti daun kemangi, jahe, sere, tomat, cabe, kemangi dan merica sehingga memperkuat rasa khas masakan nusantara," jelasnya.

"Pilihan protein yang kami sajikan juga menggunakan ikan dan udang khas dari kekayaan laut Indonesia. Bentuk nasi bakar nya pun dimodel menyerupai bambu runcing yang mengingatkan kami semua dengan senjata yang digunakan pada saat peperangan menuju kemerdekaan Indonesia," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero jadi Pahlawan!

Kemenangan bersejarah Indonesia akhirnya dikunci oleh aksi gemilang Emil Audero yang menepis sepakan penalti Sayriya.

Densus 88 Antiteror Polri Sergap 11 Teroris di Indonesia saat Latihan Militansi

Saat ini, Densus 88 masih terus mendalami seluruh barang bukti yang disita untuk membongkar kemungkinan adanya keterlibatan pihak atau jaringan teror lain.

Sidang Kasus Pengeroyokan Maut Oknum Pesilat Nganjuk, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Kendati mengajukan keberatan, Asmijan menegaskan pihak penasihat hukum tetap mendukung jalannya penegakan hukum secara adil dan rasional.

HUT TNI ke-81 di Jember: Ojol hingga Mahasiswa Melebur, Bukti Kemanunggalan Rakyat

Menurut Abdus Salam, konsep peringatan yang digelar sederhana justru memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat secara nyata.

Makin Mudah, Posisi dan Jadwal Trans Jatim serta Suroboyo Bus Kini Bisa Dipantau Lewat HP

Kadishub Jatim, Nyono, menyatakan integrasi ini merupakan langkah pengembangan layanan agar masyarakat memperoleh kepastian saat menggunakan angkutan umum.

Kafe Tanpa IPAL Buang Limbah Lemak Sembarangan di Saluran Air Tunjungan Surabaya

Atas temuan ini, Hidayat mengimbau pelaku usaha di kawasan perkotaan agar tidak langsung membuang limbah yang mengandung minyak atau lemak ke saluran umum.