Senin, 02 Feb 2026 07:40 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan, Hotel Luminor Surabaya Sajikan Nasi Bakar Bambu Runcing

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Jul 2022 12:15 WIB
Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara kreasi Hotel Luminor meriahkan Hari Kemerdekaan RI
Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara kreasi Hotel Luminor meriahkan Hari Kemerdekaan RI

selalu.id - Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77, Luminor Hotel Jemursari Surabaya sajikan makanan "Pedjoeang" bagi pengunjung restorannya.

Menu khusus yang hanya disajikan oleh Executive Chef Luminor Jemursari Surabaya selama bulan Agustus ini diklaim memiliki cita rasa yang nikmat dan menggugah selera. Menu "Pedjoeang" tersebut adalah Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara dan Es Soda Merdeka.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United



Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara merupakan nasi dengan isian ikan laut suwir yang diolah dengan bumbu rica-rica serta rempah pilihan kemudian disajikan bersama dengan udang goreng kremes, kerupuk dan sambal bajak. Nasi bakar nya pun dibungkus dengan daun pisang dan dibentuk menyerupai bambu runcing, sehingga aroma yang dihasilkan dari proses pembakaran nya pun membuat rasa dari makanan tersebut menjadi lebih lezat untuk disantap.

Minuman yang disajikan juga tak kalah menarik, pengunjung restoran Rock ‘n Sugar Coffee & Bistro juga seolah diajak bernostalgia dengan minuman yang Es Soda Merdeka. Es soda yang biasanya hanya dicampur dengan kental manis, kini Luminor Jemursari mengkreasikan es soda dengan penampilan dan rasa yang lebih menarik dan berbeda. Perpaduan warna soda merah dengan kental manis putih ini membuat penampilannya sangat khas dengan kemerdekaan, rasa segar dan manis nya pun bertambah nikmat dengan adanya tambahan ice cream sebagai topping.

Executive Chef Luminor Jemursari Surabaya, Sukismanto mengatakan, Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara ini sevara keseluruhan mencakup khas Indonesia, baik bumbu-bumbu yang digunakan hingga penyajian.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Rasa dari Nasi Bakar Bambu Runcing Nusantara ini cenderung gurih dan sedikit pedas, sangat nikmat untuk disantap sebagai sajian makan siang atau makan malam," ujarnya, Kamis (28/7/2022).

Lebih lanjut, Sukismanto menyebut bahwa kandungan gizi dalam nasi bakar ini cukup lengkap, perpaduan rempah dan sayur serta protein hewani pada lauknya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Menggunakan bumbu serta rempah-rempah khas Indonesia seperti daun kemangi, jahe, sere, tomat, cabe, kemangi dan merica sehingga memperkuat rasa khas masakan nusantara," jelasnya.

"Pilihan protein yang kami sajikan juga menggunakan ikan dan udang khas dari kekayaan laut Indonesia. Bentuk nasi bakar nya pun dimodel menyerupai bambu runcing yang mengingatkan kami semua dengan senjata yang digunakan pada saat peperangan menuju kemerdekaan Indonesia," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.