Rabu, 22 Jul 2026 13:54 WIB

Tren Fashion Week, Namira Ecoprint Pamerkan Busana di Jalan Tunjungan Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 12:33 WIB
Para model memperagakan busana batik Ecoprint di CFD Jalan Tunjungan Surabaya, Minggu (24/7/2022)
Para model memperagakan busana batik Ecoprint di CFD Jalan Tunjungan Surabaya, Minggu (24/7/2022)

selalu.id - Mengikuti tren fashion week yang saat ini sedang menjalar diberbagai daerah, termasuk Surabaya, Namira Ecoprint pamerkan produk busana ramah lingkungan di Car Free Day (CFD) Jalan Tunjungan, Minggu (24/7/2022) pagi.

Owner Namira Ecoprint, Yayuk Eko Agustin, menungkapkan bahwa dirinya sudah lama berkeinginan produk karya busananya ditampilkan dengan ala Fashion On the Street.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Namun, yayuk khawatir bisa menganggu jalanan lalu lintas ataupun membuat kemacetan. Sehingga, ia memilih hari yang tepat seperti hari weekend CFD.

"Kita ini sudah lama punya keinginan untuk fashion on the street di jalan ya. Kemudian kita juga takut menganggu lalu lintas, bukannya apik justru rusuhin,"kata Yayuk, di Jalan Tunjungan.

Menurutnya, program Pemkot Surabaya tentang Jalan Tunjungan ini sangat luar biasa. Sebab, programnya seperti tunjungan romansa maupun suasana CFD yang ditambahi khas sejarah mlaku-mlaku Tunjungan itu. Ternyata, sangat bagus untuk pamerin fashion.

"Sebenarya kita juga sering ya. Cuma ini kita sudah lama. Bahkan kemarin sudah di alun alun di Balai Pemuda. Karena produk kami etnik , kita juga bikin tempat-tempat penuh nuansa sejarah. Tunjungan ini kan luar biasa,"ungkapnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Yayuk menjelaskan, produk ecoprint miliknya tersebut merupakan ramah lingkungan yang terbuat dari bahan motif daunan hingga bunga. Sedangkan untuk pewarnanya berasal dari batang pohon.

"Kenapa pewarnaan kami beda dengan yang lain, jadi alam itu tidak bisa instan, alam itu harus telaten. Kami, paling suka berekspremin, sehingga menimbulkan warna sangat berbeda,"jelasnya.

Lebih lanjut Yayuk menjelaskan bahwa sisa produknya tersebut bisa diolah menjadi kompos. Menurutnya, produk yang ia buat itu bisa melatih masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Membuat lingkungan menjadi cantik, bersih karena ramah lingkungan,"ujarnya.

Salah satu pengunjung CFD Jalan Tunjungan, Anita mengaku tren fashion tersebut bagus asalkan jangan menganggu jalanan. Lebih baik, tampil pada saat ada event-event atau seperti di suasana CFD.

"Kalau bisa jangan ganggu jalanan, apalagi bikin macet,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.