Rabu, 21 Okt 2026 14:02 WIB

Tren Fashion Week, Namira Ecoprint Pamerkan Busana di Jalan Tunjungan Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 12:33 WIB
Para model memperagakan busana batik Ecoprint di CFD Jalan Tunjungan Surabaya, Minggu (24/7/2022)
Para model memperagakan busana batik Ecoprint di CFD Jalan Tunjungan Surabaya, Minggu (24/7/2022)

selalu.id - Mengikuti tren fashion week yang saat ini sedang menjalar diberbagai daerah, termasuk Surabaya, Namira Ecoprint pamerkan produk busana ramah lingkungan di Car Free Day (CFD) Jalan Tunjungan, Minggu (24/7/2022) pagi.

Owner Namira Ecoprint, Yayuk Eko Agustin, menungkapkan bahwa dirinya sudah lama berkeinginan produk karya busananya ditampilkan dengan ala Fashion On the Street.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

Namun, yayuk khawatir bisa menganggu jalanan lalu lintas ataupun membuat kemacetan. Sehingga, ia memilih hari yang tepat seperti hari weekend CFD.

"Kita ini sudah lama punya keinginan untuk fashion on the street di jalan ya. Kemudian kita juga takut menganggu lalu lintas, bukannya apik justru rusuhin,"kata Yayuk, di Jalan Tunjungan.

Menurutnya, program Pemkot Surabaya tentang Jalan Tunjungan ini sangat luar biasa. Sebab, programnya seperti tunjungan romansa maupun suasana CFD yang ditambahi khas sejarah mlaku-mlaku Tunjungan itu. Ternyata, sangat bagus untuk pamerin fashion.

"Sebenarya kita juga sering ya. Cuma ini kita sudah lama. Bahkan kemarin sudah di alun alun di Balai Pemuda. Karena produk kami etnik , kita juga bikin tempat-tempat penuh nuansa sejarah. Tunjungan ini kan luar biasa,"ungkapnya.

Baca Juga: Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

Yayuk menjelaskan, produk ecoprint miliknya tersebut merupakan ramah lingkungan yang terbuat dari bahan motif daunan hingga bunga. Sedangkan untuk pewarnanya berasal dari batang pohon.

"Kenapa pewarnaan kami beda dengan yang lain, jadi alam itu tidak bisa instan, alam itu harus telaten. Kami, paling suka berekspremin, sehingga menimbulkan warna sangat berbeda,"jelasnya.

Lebih lanjut Yayuk menjelaskan bahwa sisa produknya tersebut bisa diolah menjadi kompos. Menurutnya, produk yang ia buat itu bisa melatih masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Membuat lingkungan menjadi cantik, bersih karena ramah lingkungan,"ujarnya.

Salah satu pengunjung CFD Jalan Tunjungan, Anita mengaku tren fashion tersebut bagus asalkan jangan menganggu jalanan. Lebih baik, tampil pada saat ada event-event atau seperti di suasana CFD.

"Kalau bisa jangan ganggu jalanan, apalagi bikin macet,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.