Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Dampak Wabah PMK, Ketersediaan Hewan Kurban di Surabaya Terbatas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 02 Jul 2022 18:23 WIB
Salah satu lapak pedagang hewan kurban di Surabaya
Salah satu lapak pedagang hewan kurban di Surabaya

selalu.id - Pedagang Hewan Kurban di Surabaya kesulitan mencari Sapi di tengah meningkatnya permintaan. Hal ini imbas dari adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Seperti yang dialami pedagang hewan kurban di kawasan Nginden Intan Surabaya, Sutikno. Ia mengaku merebaknya wabah PMK ini membuat harga hewan kurban terus merangkak naik.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Kalau harga situasi PMK ini malah gak turun, karena mungkin permintaan banyak, barangnya susah. kondisi barang harus memenuhi syarat,"kata Sutikno, saat ditemui Selalu.id di lapaknya, Sabtu (2/7/2022).

Menurutnya, karena permintaan banyak, justru menjadi peluang bagi pedagang. Namun harus berusaha ekstra untuk mendapatkan hewan kurban.

"Kalau pedagang itu merupakan peluang ya. Kalau jaringannya luas ya peluang. cuman Kesulitan barang (barang) susah ya,"tuturnya.

Untuk harga hewan kurban milik Sutikno bervariasi, mulai Rp 13,5 Juta hingga Rp 30 juta untuk Sapi. Sedangkan, untuk Kambing di bandrol harga Rp 2,5 juta hingga Rp 6 juta.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Sutikno mengklaim harga hewan kurban dagangannya tidaklah terbilang mahal, namun sesuai harga pasar saat ini.

"Kategori bukan mahal tapi harga stabil,"jelas Amin yang sudah 17 tahun buka Lapak di Kawasan Jalan Nginden Intan.

Hal yang sama juga dialami pemilik lapak hewan kurban di Kawasan Kenjeran, H Amin (65) yang mengaku permintaan pembeli meningkat, sehingga, harga sapinya sedikit mengalami kenaikan.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

"Peminatnya banyak. Karena susah cari sapi," kata Amin.

Karena faktor kesulitan mencari sapi, Amin menyampaikan, harga sapi miliknya mengalami sedikit kenaikan. Tahun 2021 sebelumnya dibadrol harga Rp 17 juta hingga Rp 30 juta.

"Untuk tahun ini, harga sekarang mulai Rp 20 Juta hingga Rp 30 juta. Kalau kambing Rp 2,5 juta hingga Rp 6,5 juta,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.