Senin, 02 Feb 2026 04:03 WIB

Beli Minyak Goreng di Surabaya Pakai Aplikasi PeduliLindungi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Jun 2022 23:06 WIB
Minyak goreng
Minyak goreng

selalu.id - Pembelian minyak goreng (Migor) curah kini diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Pemberlakuan tersebut juga diterapkan di Surabaya, tepatnya di Pasar Wonokromo.

"Di pasar Wonokromo, tapi saya belum data semuanya, sudah lanjut atau belum. Masalahnya itu ketika dia bukan orang Surabaya bagaimana ngawasinya," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Rabu (29/6/2022).

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Eri mengatakan, untuk pembelian minyak goreng curah di Surabaya sudah dikoordinasikan antara Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya dengan Pemprov Jatim.

"Kemarin ada yang disampaikan melalui PeduliLindungi. Tapi pengawasannya kita lakukan bersama. Semuanya ada di provinsi kita pelaksanaannya mengawasi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinkopdag Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan, untuk pembelian minyak curah memakai PeduliLindungi belum ada juknis dan juklak, yang beli siapa, pedagang atau pembeli langsung. Sedangkan di Pasar Wonokromo baru uji coba penggunaan PeduliLindungi.

"Di Jawa Timur, baru ada di Wonokromo kayaknya. Wacana dulu. Wonokromo project pilot, jumlahnya ga banyak. Cuman test case saja,"kata Yos.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Tidak setiap hari, kalau minyak curah kan gantian setiap minggu, setiap bulan dimana-dimana. Kemudian wilayah lainnya juga. Biasanya, kalau program minyak curah banyak jumlahnya. Ini cuman sedikit kemarin. Hanya test case saja,"tambahnya.

Pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Disperindag Jatim. Jika itu programnya dari pusat, tentunya dari Disperindag Jatim akan turut menangani dan pemkot pengawasannya.

"Selama ini kalau minyak curah, yang beli pedagang. Karena mereka pakai jerigen 5 liter dan dijual pagi di pasar.Dengan sistem PeduliLindungi kita jadi tahu, siapa yang beli. Apakah pedagang atau langsung pemakai atau masyarakat,"jelasnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Yos menambahkan, untuk konsep yang diberlakukan pemkot yakni minyak kemasan langsung diberi ke masyarakat yang ada di pasar-pasar, balai RW, Kelurahan, kecamatan.

"Tapi kalau minyak curah dengan jumlah besar langsung ke pedagang," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.