Senin, 02 Feb 2026 02:30 WIB

Resmikan Rumah Vokasi Gresik, Gubernur Jatim Berharap Tekan Angka Pengangguran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Jun 2022 00:42 WIB
Peresmian Rumah Vokasi Gresik. Foto: Istimewa
Peresmian Rumah Vokasi Gresik. Foto: Istimewa

selalu.id - Rumah Vokasi Gresik dengan fokus utama menurunkan angka pengangguran resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (24/6/2022). Bertempat di Jalan Panglima Sudirman 108, Rumah Vikasi tersebut atas inisiasi Pemkab Gresik dengan menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, Kabupaten Gresik yang merupakan kota industri ditambah dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), membuat banyaknya lapangan pekerjaan, namun hal tersebut harus didukung dengan vokasi.

Baca Juga: Kado Istimewa di Peringatan Bulan K3 Nasional 2026, SIER Raih Sertifikat SMK3 dari Kemnaker RI

"Saya tidak melihat besarnya ruangan, tetapi substansi pertemuan kita hari ini, juga substansi dari rumah vokasi adalah kebutuhan kita di sebuah provinsi yang industri manufakturnya lebih dari 30 persen. Kalau kita mendapatkan vokasi dari berbagai 'expertise' dari Jerman, maka lompatan vokasi dari seluruh tenaga kerja kita InsyaAllah akan menjadi luar biasa," ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah memberikan apresiasinya kepada Kadin Jatim, yang secara cepat mengambil peran dalam pelatihan dan pendidikan vokasi.

Gresik merupakan ring satu untuk area industri. Oleh karenanya, penyiapan masyarakat Gresik untuk memiliki vokasi tertentu menjadi sangat penting untuk pemenuhan kebutuhan industri yang ada di Gresik.

Baca Juga: Ngaku Wartawan, Empat Curanmor Bersenjata Dibekuk di Gresik, Dua Ditembak Saat Melawan

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, Rumah Vokasi Gresik merupakan upaya menghadapi tantangan industrialisasi, yang tujuan akhirnya adalah serta penurunan angka pengangguran di Kabupaten Gresik.

"Ini merupakan aset Pemkab Gresik, kita bersihkan bersama-sama, kita jadikan Rumah Vokasi untuk memberikan mental yang kuat lewat pemberian skill dan keahlian kepada lulusan SMK, sehingga bisa lebih tangguh dalam bertahan di dunia industri masa kini," ujar Gus Yani, sapaan akrab bupati.

Ketua Kadin Gresik sekaligus Direktur Rumah Vokasi, Moh. Choirul Rizal menambahkan, tingginya angka pengangguran di Gresik bukan tanpa sebab, menurutnya adalah kurangnya lembaga-lembaga pelatihan yang mencetak tenaga kerja terampil. Dari pemikiran inilah yang meninisiasi munculnya ide Rumah Vokasi.

Baca Juga: PT Smelting Dukung UKW PWI Gresik, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Media

"Ke depan kami sangat berharap kerja sama dari semua pihak dari industri manufacture, konstruksi, perdangan, perbankan dan pabrikan, serta dari lembaga sertifikasi dan pendidikan tinggi," imbuhnya.

Tampak hadir saat peresmian Rumah Vokasi Gresik, Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, Ketua Apindo Jatim Edi Wijanarko, Ketua Apindo Gresik Alfan Wahyuddin, serta perwakilan dari IHK Jerman Andreas Gosche. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.