Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Sekjen PDIP: Sangat Disayangkan Mobil Tes PCR Dipindah dari Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Mei 2020 11:34 WIB

Surabaya (selalu.id) - Menyikapi polemik penanganan Covid-19 antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkot Surabaya yang berujung pada kemarahan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kemarin, Jumat (29/5/2020), DPP PDI Perjuangan mengeluarkan pernyataan sikap yang ditandatangani oleh Sekjen Hasto Kristiyanto.

Pernyataan sikap tersebut memuat empat poin yang menyerukan semangat kegotong royongan baik masyarakat maupun pemimpin daerah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Dalam pernyataannya, PDIP juga mengingatkan kepada Gubernur dan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur agar lebih bijak memimpin penanganan Covid dengan melihat skala prioritas. Seperti diketahui Surabaya adalah kota tertinggi dengan angka penderita Covid-19 dan seharusnya hal ini menjadi acuan prioritas penanganan.

Berikut empat poin pernyataan sikap PDIP:

1). DPP PDI Perjuangan menanggapi serius protes Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, yang sekaligus menjadi Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Kebudayaan. “Rakyat tahu bagaimana Bu Risma selalu bekerja keras untuk warganya tanpa mengenal lelah. Beliau juga sosok kreatif dan menjadikan Surabaya bersih dan begitu indah. Juga harus dipahami bahwa Kota Surabaya itu tempat dimana berlokasi beberapa rumah sakit rujukan penangganan Covid-19. Surabaya berpenduduk terbanyak di Jawa Timur. Sangatlah disayangkan jika bantuan dua mobil laboratorium dari BNPB untuk Kota Surabaya dipindahkan tanpa memertimbangkan skala prioritas dan aspek strategis di dalam pencegahan Covid-19 di Kota Pahlawan tsb”

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

2). PDI Perjuangan berharap agar Gubernur dan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dapat lebih bijak dan mampu melihat skala prioritas atas setiap kebijakannya dengan memerhatikan kepentingan rakyat, tanpa perlu menghadirkan rivalitas politik yang tidak perlu, dan harus menghindari ego kepemimpinan. “Seluruh kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan wajib ke depankan kepentingan rakyat, tanpa membeda-bedakan pilihan politik warganya, dan juga tidak boleh ada diskriminasi atas SARA. Semua harus kedepankan kerja gotong royong untuk kemanusiaan. Kini saatnya terus kembangkan semangat kerjasama”

3). PDI Perjuangan akan terus mengambil langkah inisiatif, dengan gerakan gotong royong, dimana struktur Partai, kepala daerah dan wakil kepala daerah, dan Pimpinan DPRD yang dari PDI Perjuangan wajib membantu rakyat melalui kebijakan relokasi anggaran, bantuan jamu dan obat-obatan, alat pelindung diri, disinfektans, dan juga mendorong gerakan menanaman tanaman yang bisa di makan.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

4). Dalam sutuasi yang tidak mudah seperti ini, musyawarah, gotong royong, kemanusiaan, serta keberpihakan bagi rakyat harus di kedepankan.

Hasto Kristiyanto
Sekjen DPP PDI Perjuangan

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.