Minggu, 01 Feb 2026 18:30 WIB

Pemprov Jatim Pesan 1 Juta Vaksin Atasi Penyakit Mulut dan Kuku Sapi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Jun 2022 17:32 WIB
Ilustrasi vaksin sapi
Ilustrasi vaksin sapi

selalu.id - Dinas Peternakan Jawa Timur memesan satu juta dosis vaksin untuk menanggulangi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Sekretaris Dinas Peternakan Jawa Timur, Aftabuddin, mengatakan bahwa pihaknya tengah menunggu kedatangan vaksin yang telah dipesan tersebut.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Aftabuddin menyampaikan bahwa vaksin tersebut akan datang secara bertahap.

"Yang sudah datang saat ini baru 100 dosis untuk ujicoba vaksinasi. Nanti akan datang lagi 1000 dosis, nah inilah yang akan kita gunakan dan distribusikan untuk proses vaksinasi," ujarnya, Sabtu (18/6/2022).

Saat ini Pemprov Jatim sedang melakukan gerakan pendataan untuk penanganan vaksin terhadap sapi yang belum tertular PMK.

Tak hanya itu, pihaknya pun memastikan masih melakukan bimbingan teknis kepada petugas vaksinator PMK.

Vaksin PMK ini, kata dia, tidak seperti vaksin pada umumnya, bahkan kemasannya pun bebeda. Sehingga vaksinator harus diberi pelatihan khusus.

"Pelatihan ini yang melaksanakan pemerintah pusat yang mendatangkan ahli dari Perancis tempat produksi vaksin PMK. InsyaAllah lusa sudah mulai dilakukan vaksinasi," jelasnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Lebih lanjut Aftabuddin menyampaikan bahwa vaksin ini akan diprioritaskan untuk daerah yang terdampak PMK tinggi.

Yakni prioritas utamanya kepada sapi perah setelah itu sapi bibit baru sapi potong.

"Karena jumlah vaksin ini terbatas dan impor, sambil menunggu vaksin yang sedang diproduksi oleh Pusat Veteriner farma (Pusvetma) yang akan didistribusikan ke seluruh Indonesia," paparnya.

Sehingga, Aftabuddin meminta masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan hewan ternak yang sehat untuk kurban.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Sebab, Pemprov sudah membuat standar operasional prosedur terkait lalu lintas distribusi hewan ternak.

Ia menambahkan, terkait soal sulitnya mendapatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Dinas Peternakan Kabupaten/Kota itu juga tidak benar.

"Selama hewan ternak itu sehat dan bukan dari daerah wabah PMK maka SKKH itu pasti keluar," tandasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).