Selasa, 06 Okt 2026 18:12 WIB

Pemprov Jatim Pesan 1 Juta Vaksin Atasi Penyakit Mulut dan Kuku Sapi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Jun 2022 17:32 WIB
Ilustrasi vaksin sapi
Ilustrasi vaksin sapi

selalu.id - Dinas Peternakan Jawa Timur memesan satu juta dosis vaksin untuk menanggulangi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Sekretaris Dinas Peternakan Jawa Timur, Aftabuddin, mengatakan bahwa pihaknya tengah menunggu kedatangan vaksin yang telah dipesan tersebut.

Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Aftabuddin menyampaikan bahwa vaksin tersebut akan datang secara bertahap.

"Yang sudah datang saat ini baru 100 dosis untuk ujicoba vaksinasi. Nanti akan datang lagi 1000 dosis, nah inilah yang akan kita gunakan dan distribusikan untuk proses vaksinasi," ujarnya, Sabtu (18/6/2022).

Saat ini Pemprov Jatim sedang melakukan gerakan pendataan untuk penanganan vaksin terhadap sapi yang belum tertular PMK.

Tak hanya itu, pihaknya pun memastikan masih melakukan bimbingan teknis kepada petugas vaksinator PMK.

Vaksin PMK ini, kata dia, tidak seperti vaksin pada umumnya, bahkan kemasannya pun bebeda. Sehingga vaksinator harus diberi pelatihan khusus.

"Pelatihan ini yang melaksanakan pemerintah pusat yang mendatangkan ahli dari Perancis tempat produksi vaksin PMK. InsyaAllah lusa sudah mulai dilakukan vaksinasi," jelasnya.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Lebih lanjut Aftabuddin menyampaikan bahwa vaksin ini akan diprioritaskan untuk daerah yang terdampak PMK tinggi.

Yakni prioritas utamanya kepada sapi perah setelah itu sapi bibit baru sapi potong.

"Karena jumlah vaksin ini terbatas dan impor, sambil menunggu vaksin yang sedang diproduksi oleh Pusat Veteriner farma (Pusvetma) yang akan didistribusikan ke seluruh Indonesia," paparnya.

Sehingga, Aftabuddin meminta masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan hewan ternak yang sehat untuk kurban.

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

Sebab, Pemprov sudah membuat standar operasional prosedur terkait lalu lintas distribusi hewan ternak.

Ia menambahkan, terkait soal sulitnya mendapatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Dinas Peternakan Kabupaten/Kota itu juga tidak benar.

"Selama hewan ternak itu sehat dan bukan dari daerah wabah PMK maka SKKH itu pasti keluar," tandasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kondisi Terkini Kawasan Pakuwon City Surabaya Pascaledakan Dahsyat

Para pengendara yang melintas diimbau untuk menurunkan kecepatan mengingat proses pengamanan dan pembersihan masih terus berlangsung.

Oknum Pengurus Ponpes Sidogiri Cabuli 4 Santri Tiga Kali Seminggu dalam Empat Tahun

Saat ini, penyidik tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan korban untuk mengungkap kasus pencabulan tersebut.

Penyebab Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya Masih Misterius

Peristiwa ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya ini mengakibatkan lima orang terluka, puluhan ruko dan sejumlah kendaraan rusak.

Nasib Nahas Sofyan, Jadi Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya di Hari Pertama Kerja

Sofyan kini harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Haji Surabaya setelah mengalami luka bakar serius di bagian wajah serta kedua tangannya.

Hindari Jalan A Yani Surabaya, Ada Demo Depan Polda Jatim Bikin Macet

Bagi pengguna jalan yang dari arah Sidoarjo menuju Surabaya, hindari jalan depan Mapolda Jatim, karena para pendemo menutup jalan.

Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya, Polisi Sita Tabung Elpiji 50 Kilogram

Polisi juga mengamankan bagian hose atau selang instalasi yang masih berkaitan dengan tabung tersebut.