Senin, 02 Feb 2026 12:15 WIB

Kartar Surabaya Buka Usaha Cuci Kendaraan, Wali Kota Eri & Kemensos Dukung Penuh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Jun 2022 14:43 WIB
Wali Kota Surabaya (baju putih), Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edy Suharto, ketua Jarang Taruna Surabaya, Fuad Benardi (kiri) saat acara launching cuci kendaraan GAS Auto Wash
Wali Kota Surabaya (baju putih), Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edy Suharto, ketua Jarang Taruna Surabaya, Fuad Benardi (kiri) saat acara launching cuci kendaraan GAS Auto Wash

selalu.id - Karang Taruna (Kartar) Surabaya membuka usaha pencucian kendaraan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan tujuan mengurangi pengangguran pemuda di Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa usaha pencucian kendaraan 'Gas auto wash mobil dan motor' milik Kartar Surabaya ini sangat membantu bagi semua daerah untuk menyelesaikan MBR dan Pengangguran.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Membangun kota Surabaya ini harus semua stakeholder yang ada. Saya berharap dengan bantuan yang diberikan ini, Maka kita bisa mengurangi MBR di kota surabaya,"kata Eri, usai grand opening Gas auto wash mobil dan motor di Jalan Pandegiling no 194 Surabaya, Minggu (19/6/2022).

Eri juga menyampaikan, Kementrian Sosial (Kemensos) mempunyai kebijakan untuk MBR yang umur 45 tahun kebawah juga diberikan modal usaha.

"Dengan modal seperti ini ada 2, yang pertama untuk 45 tahun kebawah MBR, kedua untuk menggerakkan ekonomi untuk mengurangi pengangguran,"ujarnya.

Lebih lanjut Eri juga menyampaikan melalui usaha pencucian kendaraan GAS Auto wash mobil dan motor ini serta kampung jahit yang digerakkan oleh Kartar dapat mengurangi MBR di Surabaya.

"Saya berharap ini terus berkelanjutan sehingga pengangguran dan MBR di surabaya berkurang dengan gerakan semua elemen di kota surabaya,"terangnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edy Suharto, juga menyampaikan bahwa yang dilakukan Kartar Surabaya bisa menjadi contoh bagi generasi muda.

"Terutama mereka yang dalam masa transisi misalnya belum memiliki pekerjaan atau dalam rangka mungkin kemarin korban PHK. Sehingga mereka bisa ttp aktif dalam pertumbuhan ekonomi,"tuturnya.

"Oleh karena itu kami sangat mendukung sekali dan ini sifatnya juga pengembangan. Jadi mereka (Kartar)punya inisiatif dari daerah. Lalu kita bisa bntu pelatihan atau mungkin yang lain,"jelasnya.

Sementara Ketua Kartar Surabaya, Fuad Benardi, menambahkan, usaha pencucian mobil milik Kartar itu rencananya akan dibuat semacam floating dan drilling dan seperti bengkel.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Nanti ini juga bisa dibuat seperti bengkel yang awal ganti oli,"kata Fuad.

Rencananya, Fuad menyampaikan nantinya ada MBR itu akan ada pelatihannya dulu. Sehingga, setelah pelatihan, pihaknya akan memperkerjakan mereka kategori MBR.

"Nanti ada pelatihannya dulu. Setelah pelatihan yang kami lakukan, itu buat teman-teman bisa untuk bekerja. Ini juga tak hanya buat karang taruna tapi para pemuda yang masuk MBT juga. Sesuai sinkronisasi juga pemkot,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.