Jumat, 05 Jun 2026 05:48 WIB

Kartar Surabaya Buka Usaha Cuci Kendaraan, Wali Kota Eri & Kemensos Dukung Penuh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Jun 2022 14:43 WIB
Wali Kota Surabaya (baju putih), Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edy Suharto, ketua Jarang Taruna Surabaya, Fuad Benardi (kiri) saat acara launching cuci kendaraan GAS Auto Wash
Wali Kota Surabaya (baju putih), Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edy Suharto, ketua Jarang Taruna Surabaya, Fuad Benardi (kiri) saat acara launching cuci kendaraan GAS Auto Wash

selalu.id - Karang Taruna (Kartar) Surabaya membuka usaha pencucian kendaraan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan tujuan mengurangi pengangguran pemuda di Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa usaha pencucian kendaraan 'Gas auto wash mobil dan motor' milik Kartar Surabaya ini sangat membantu bagi semua daerah untuk menyelesaikan MBR dan Pengangguran.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Membangun kota Surabaya ini harus semua stakeholder yang ada. Saya berharap dengan bantuan yang diberikan ini, Maka kita bisa mengurangi MBR di kota surabaya,"kata Eri, usai grand opening Gas auto wash mobil dan motor di Jalan Pandegiling no 194 Surabaya, Minggu (19/6/2022).

Eri juga menyampaikan, Kementrian Sosial (Kemensos) mempunyai kebijakan untuk MBR yang umur 45 tahun kebawah juga diberikan modal usaha.

"Dengan modal seperti ini ada 2, yang pertama untuk 45 tahun kebawah MBR, kedua untuk menggerakkan ekonomi untuk mengurangi pengangguran,"ujarnya.

Lebih lanjut Eri juga menyampaikan melalui usaha pencucian kendaraan GAS Auto wash mobil dan motor ini serta kampung jahit yang digerakkan oleh Kartar dapat mengurangi MBR di Surabaya.

"Saya berharap ini terus berkelanjutan sehingga pengangguran dan MBR di surabaya berkurang dengan gerakan semua elemen di kota surabaya,"terangnya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edy Suharto, juga menyampaikan bahwa yang dilakukan Kartar Surabaya bisa menjadi contoh bagi generasi muda.

"Terutama mereka yang dalam masa transisi misalnya belum memiliki pekerjaan atau dalam rangka mungkin kemarin korban PHK. Sehingga mereka bisa ttp aktif dalam pertumbuhan ekonomi,"tuturnya.

"Oleh karena itu kami sangat mendukung sekali dan ini sifatnya juga pengembangan. Jadi mereka (Kartar)punya inisiatif dari daerah. Lalu kita bisa bntu pelatihan atau mungkin yang lain,"jelasnya.

Sementara Ketua Kartar Surabaya, Fuad Benardi, menambahkan, usaha pencucian mobil milik Kartar itu rencananya akan dibuat semacam floating dan drilling dan seperti bengkel.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Nanti ini juga bisa dibuat seperti bengkel yang awal ganti oli,"kata Fuad.

Rencananya, Fuad menyampaikan nantinya ada MBR itu akan ada pelatihannya dulu. Sehingga, setelah pelatihan, pihaknya akan memperkerjakan mereka kategori MBR.

"Nanti ada pelatihannya dulu. Setelah pelatihan yang kami lakukan, itu buat teman-teman bisa untuk bekerja. Ini juga tak hanya buat karang taruna tapi para pemuda yang masuk MBT juga. Sesuai sinkronisasi juga pemkot,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.