Selasa, 21 Jul 2026 22:52 WIB

Pemkot Surabaya Gagal Atasi Banjir, Ini Saran dari DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jun 2022 14:16 WIB
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, William Wirakusuma
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, William Wirakusuma

selalu.id - DPRD Surabaya menyebut bahwa pompa air milik Pemkot Surabaya masih belum bisa dioptimalkan mengatasi banjir rob yang terjadi dibeberapa wilayah Surabaya.

Anggota Komisi C, William Wirakusuma, mengatakan bahwa tahun 2022 ini Pemkot Surabaya berupaya menambahkan kapasitas pompa air.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Banjir rob disebabkan karena ketinggian air laut. Dan kemampuan pompa untuk membuang ke laut kan nggak bisa. Tahun ini sudah ada anggaran, jadi saluran dibelokkan supaya bisa mengarah ke tempat lain," kata Wiliam, Rabu (15/6/2022)

Wiliam menyampaikan, selain penambahan pompa. Ia mendesak Pemkot melakukan penguraian aliran air dan penambahan bozem. Sebab, menurutnya tidak semua air rob langsung mengarah laut.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Ia mencontohkan, seperti banjir rob yang selama ini mengalir ke daerah Medokan Ayu, akan dibelokkan mengarah ke tempat tersebut.

Tak hanya itu, DPRD Surabaya pun juga mengimbau agar dibangun tanggul di daerah pesisir. Sayangya, kewenangan membangun tanggul disebutkan ranahnya Pemprov Jatim.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sebab itu, Wiliam berharap, Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim bisa bersinergi dengan baik untuk menyelesaikan permasalahan banjir rob ini. Sekaligus membangun komunitas dengan masyarakat pesisir.

"Bila nantinya dibangun tanggul laut, pendekatan terhadap masyarakat pesisir harus dikedepankan, dan harus melalui kajian kredibel,"pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.