Jumat, 05 Jun 2026 04:20 WIB

Pemkot Surabaya Gagal Atasi Banjir, Ini Saran dari DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jun 2022 14:16 WIB
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, William Wirakusuma
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, William Wirakusuma

selalu.id - DPRD Surabaya menyebut bahwa pompa air milik Pemkot Surabaya masih belum bisa dioptimalkan mengatasi banjir rob yang terjadi dibeberapa wilayah Surabaya.

Anggota Komisi C, William Wirakusuma, mengatakan bahwa tahun 2022 ini Pemkot Surabaya berupaya menambahkan kapasitas pompa air.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Banjir rob disebabkan karena ketinggian air laut. Dan kemampuan pompa untuk membuang ke laut kan nggak bisa. Tahun ini sudah ada anggaran, jadi saluran dibelokkan supaya bisa mengarah ke tempat lain," kata Wiliam, Rabu (15/6/2022)

Wiliam menyampaikan, selain penambahan pompa. Ia mendesak Pemkot melakukan penguraian aliran air dan penambahan bozem. Sebab, menurutnya tidak semua air rob langsung mengarah laut.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Ia mencontohkan, seperti banjir rob yang selama ini mengalir ke daerah Medokan Ayu, akan dibelokkan mengarah ke tempat tersebut.

Tak hanya itu, DPRD Surabaya pun juga mengimbau agar dibangun tanggul di daerah pesisir. Sayangya, kewenangan membangun tanggul disebutkan ranahnya Pemprov Jatim.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sebab itu, Wiliam berharap, Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim bisa bersinergi dengan baik untuk menyelesaikan permasalahan banjir rob ini. Sekaligus membangun komunitas dengan masyarakat pesisir.

"Bila nantinya dibangun tanggul laut, pendekatan terhadap masyarakat pesisir harus dikedepankan, dan harus melalui kajian kredibel,"pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.