Minggu, 18 Okt 2026 22:43 WIB

Mobil Tes PCR Dialihkan dari Surabaya, DPRD Jatim: Gubernur Tak Bijak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Mei 2020 19:05 WIB

Surabaya (selalu.id) - DPRD Jawa Timur bereaksi keras terhadap 'pengalihan' mobil laboratorium tes PCR untuk penanganan Covid-19 di Surabaya ke daerah lain. Padahal, Surabaya sebagai kota terbesar dengan jumlah pasien besar lebih membutuhkan mobil bantuan BNPB tersebut.

“Parah deh, enggak mengerti kita cara kerjanya Pemprov Jatim. Sama sekali tak bijak. Ini akan semakin sulit melandaikan kurva di Jatim. Ini niatnya apa sih Bu Gubernur?” kata anggota Komisi E DPRD Jatim Deni Wicaksono, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Seperti diketahui, dua mobil laboratorium bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sedianya diperbantukan khusus untuk Kota Surabaya, ternyata dialihkan ke daerah lain oleh Gugus Tugas Jatim.

Awalnya, mobil laboratorium itu akan digunakan untuk pasien yang menjalani karantina di Hotel Asrama Haji dan Dupak Masigit. Pemkot Surabaya sudah mengatur penempatan dua mobil itu selama lima hari ke depan untuk mempercepat dan memperluas pengetesan swab bagi warga. Para pasien pun telah bersiap, mereka menunggu berjam-jam, ternyata mobil tak kunjung datang karena dipindahkan ke Tulungagung dan Lamongan.

Karena masalah itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini sempat marah. Risma menunjukkan chat dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang memperlihatkan bagaimana Risma meminta bantuan terkait pengetesan dan disanggupi Doni, yang lalu diikuti dengan pengiriman mobil tes PCR.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Deni mengatakan, kebijakan pengalihan mobil tes PCR itu menunjukkan tak adanya strategi dari Pemprov Jatim. Jika melihat jumlah pasien hingga tingkat penularan, semestinya Surabaya menjadi prioritas. Sebagaimana kota terbesar di provinsi lain, tentu ibukota provinsi menjadi episentrum utama karena mobilitas penduduk paling tinggi.

“Kalau mau melandaikan kurva di Jatim, landaikan Surabaya. Caranya salah satunya perluasan tes. Percepatan bagi yang swab ulang untuk pasien yang klinisnya membaik. Tapi kenapa mobil tes PCR yang berkapasitas ribuan spesimen tiap hari kok dipindahkan?” papar politisi muda tersebut.

“Langkahnya Bu Gubernur ini ibarat Jaka Sembung naik ojek, enggak nyambung jek,” imbuh Deni.

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

Deni mengimbau agar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa lebih bijak lagi ke depan. Dia meminta Khofifah meniru Jokowi dalam penanganan Covid-19.

“Kalau sudah menjadi gubernur, singkirkan semua sentimen pribadi. Seperti Pak Jokowi itu lho, beliau jadi presiden, semua daerah dibantu, meskipun misalnya pas Pilpres kepala daerahnya tidak mendukung Pak Jokowi,” kata Deni.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.