Senin, 02 Feb 2026 05:07 WIB

Pemkot Berlakukan Metode Baru Pembayaran Bus Suroboyo, Begini Caranya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Jun 2022 02:47 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat meninjau Bus Suroboyo
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat meninjau Bus Suroboyo

selalu.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mencoba soft launching metode pembayaran baru Suroboyo Bus dengan menggunakan pembayaran Tap On Bus (TOB), Selasa (31/5/2022) lalu.

Dengan metode ini, para pengguna Suroboyo Bus cukup melakukan tapping kartu uang elektronik ke alat Tap yang telah disediakan dalam bus.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji memastikan layanan tersebut berjalan lancar. Armuji mengunjugi Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Kamis (2/6/2022).

Dalam kunjungannya, Armuji mencoba menggunakan uang elektronik pakai TOB pada Suroboyo Bus.

Armuji berharap layanan ini dapat meningkatkan kemudahan dan minat warga Surabaya memanfaatkan alat transportasi perkotaan berbasis jalan.

"Jadi nanti kalau ada kesulitan akan dibantu petugas yang ada di masing-masing bus," kata Armuji.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Armuji menerangkan metode ini menambahkan metode pembayaran sebelumnya yang juga menggunakan uang elektronik, yaitu pembayaran pakai QRIS.

Sedangkan untuk tarifnya, kata dia, masih sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 5 ribu untuk warga umum dan Rp 2.500 bagi pelajar maupun mahasiswa.

"Dengan tiket semurah itu, pengguna bisa menikmati Suroboyo Bus," kata dia.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Lebih lanjut, Armuji menjelaskan, visi membangun transportasi umum yang modern, terjangkau dan efektif telah di gaungkan sejak zaman Wali Kota Bambang DH, dilanjutkan dengan Ibu Risma hingga penyempurnaan yang terus dilakukan oleh pemerintahan Eri Cahyadi-Armuji saat ini.

"Beberapa masukan sedang kami lakukan kajian, seperti jam operasional agar mampu menampung segmen pekerja hingga titik halte yang representatif agar pengguna bisa nyaman," ungkapnya.

Ia menambahkan, ada sekitar enam koridor yang dioperasikan dan yang paling banyak diminati oleh pengguna adalah koridor 1, yaitu Terminal Purabaya-Tanjung Perak via Jalan Darmo.

"Secara berkala akan dilakukan evaluasi dan penyempurnaan, kami berupaya menghadirkan fasilitas transportasi massal yang mapan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan Suroboyo Bus," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.