Rabu, 21 Okt 2026 01:16 WIB

Pemkot Berlakukan Metode Baru Pembayaran Bus Suroboyo, Begini Caranya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Jun 2022 02:47 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat meninjau Bus Suroboyo
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat meninjau Bus Suroboyo

selalu.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mencoba soft launching metode pembayaran baru Suroboyo Bus dengan menggunakan pembayaran Tap On Bus (TOB), Selasa (31/5/2022) lalu.

Dengan metode ini, para pengguna Suroboyo Bus cukup melakukan tapping kartu uang elektronik ke alat Tap yang telah disediakan dalam bus.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji memastikan layanan tersebut berjalan lancar. Armuji mengunjugi Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Kamis (2/6/2022).

Dalam kunjungannya, Armuji mencoba menggunakan uang elektronik pakai TOB pada Suroboyo Bus.

Armuji berharap layanan ini dapat meningkatkan kemudahan dan minat warga Surabaya memanfaatkan alat transportasi perkotaan berbasis jalan.

"Jadi nanti kalau ada kesulitan akan dibantu petugas yang ada di masing-masing bus," kata Armuji.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Armuji menerangkan metode ini menambahkan metode pembayaran sebelumnya yang juga menggunakan uang elektronik, yaitu pembayaran pakai QRIS.

Sedangkan untuk tarifnya, kata dia, masih sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 5 ribu untuk warga umum dan Rp 2.500 bagi pelajar maupun mahasiswa.

"Dengan tiket semurah itu, pengguna bisa menikmati Suroboyo Bus," kata dia.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Lebih lanjut, Armuji menjelaskan, visi membangun transportasi umum yang modern, terjangkau dan efektif telah di gaungkan sejak zaman Wali Kota Bambang DH, dilanjutkan dengan Ibu Risma hingga penyempurnaan yang terus dilakukan oleh pemerintahan Eri Cahyadi-Armuji saat ini.

"Beberapa masukan sedang kami lakukan kajian, seperti jam operasional agar mampu menampung segmen pekerja hingga titik halte yang representatif agar pengguna bisa nyaman," ungkapnya.

Ia menambahkan, ada sekitar enam koridor yang dioperasikan dan yang paling banyak diminati oleh pengguna adalah koridor 1, yaitu Terminal Purabaya-Tanjung Perak via Jalan Darmo.

"Secara berkala akan dilakukan evaluasi dan penyempurnaan, kami berupaya menghadirkan fasilitas transportasi massal yang mapan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan Suroboyo Bus," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.