Minggu, 06 Sep 2026 03:04 WIB

Begini Cara Kerja Biosecurity Cegah PMK pada Hewan Ternak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Mei 2022 21:49 WIB
Pemeriksaan hewan ternak sapi
Pemeriksaan hewan ternak sapi

selalu.id - Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) Jawa Timur menyebut bahwa sistem biosecurity upaya untuk mencegah virus Penyakit Hewan dan Kuku (PMK) pada ternak.

Kepala Lolitsapi Jawa Timur, Dicky M. Dikman mengatakan, sistem biosecurity itu dilakukan budi daya atau pemeliharaan ternak dengan lebih teliti dan memperhatikan kondisi hewan ternak.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Dikman menjelaskan, budidaya tersebut dapat diperketat dengan biosecurity sebagai upaya preventif penyebaran PMK.

“Biosecurity itu vital, baik oleh peternakan rakyat ataupun peternakan perusahaan swasta,"kata Dikman, Selasa (31/5/2022).

Kata dia, biosecurity ini untuk segala upaya fisik dan tata laksana untuk meminimalkan risiko masuknya agen penyakit ke dalam peternakan.

Sehingga, mencegah berkembangnya penyakit, serta mencegah keluarnya agen penyakit dari peternakan.

"Untuk perkandangan, kita melakukan pengetatan personel yang keluar-masuk kandang. Kunjungan tamu atau kunjungan lainnya juga ditutup sampai wabah mereda," ujarnya.

Contoh implementasi biosecurity di Loka Penelitian Sapi Potong, Pasuruan, Jawa Timur ini, Dikman menjabarkan, pertama-tama diterapkan sistem one gate dan ditetapkan zona merah, zona kuning, dan zona hijau di perkandangan.

"Zona merah berada di pos sekuriti paling depan yaitu tempat agen penyakit leluasa untuk berkembang karena lalu-lalang masyarakat yang tinggi,"jelasnya.

Untuk zona kuning, lanjut dia, berada di tengah kantor yaitu wilayah yang dilengkapi biosecurity untuk petugas yang akan memasuki kandang.

" Zona hijau dilengkapi semprotan disinfektan untuk masuk ke area kandang yang harus steril," paparnya.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Beberapa fasilitas yang disiapkan antara lain dipping dan spray disinfektan untuk kendaraan yang keluar-masuk.

Ia menyampaikan, kelengkapan sanitas untuk petugas kandang seperti loker, kamar mandi, dan shower, bilik penyemprotan untuk petugas, dan sanitasi kandang.

Kemudian, peternak diminta untuk melakukan penyemprotan insektisida pembasmi serangga, lalat, dan hama lainnya di sekitar kandang ternak.

"ini dilakukan untuk menjaga lingkungan kandang tetap bersih dan mencegah penyebaran penyakit,"ucapnya.

Lebih lanjut Dikman menghimbau untuk
ternak yang sakit harus segera diobati dan bangkai ternak yang mati karena PMK harus segera dibakar atau dikubur.

Baca Juga: Akibat Kebakaran, Diduga 22 Motor di Bengkel KNV Sidoarjo Ikut Hangus

"Pada ternak yang terinfeksi dilakukan pemotongan dan pembuangan jaringan terinfeksi,"tuturnya.

Sebab itu, kaki yang terinfeksi diterapi dengan chloramphenicol atau larutan cuprisulfat. Injeksi intravena preparat sulfadimidine juga dinilai efektif terhadap PMK.

Dikman menambahkan, yang tidak kalah penting adalah evaluasi manajemen pemeliharan ternak sapi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

Bila ada kejadian yang tidak diinginkan, Ia meminta peternak untuk segera menghubungi Dinas Peternakan.

"Saran saya, peternak harus aware dan waspada dengan lingkungan sekitar, selalu membangun komunikasi dengan dinas terkait, petugas BB Veteriner, atau Ditjen PKH (Peternakan dan Kesehatan Hewan) untuk meng-update informasi perkembangan terkini dari wabah PMK," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.