Kamis, 04 Jun 2026 18:13 WIB

Antisipasi Penyebaran PMK Hewan Ternak, Pemprov Jatim Terapkan Biosecurity

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Mei 2022 20:16 WIB
Gubernur Khofifah meninjau hewan ternak sapi
Gubernur Khofifah meninjau hewan ternak sapi

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menerapkan sistem biosecurity untuk mencegah penyebaran Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Kepala Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi), Dicky M. Dikman mengatakan, sistem biosecurity ini dilakukan dengan budi daya atau pemeliharaan ternak dengan lebih teliti dan memperhatikan kondisi hewan ternak.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dicky menjelaskan, budi daya sapi dimulai dari manajemen pemeliharaan hingga kesehatan ternak. Ia menyebut Budidaya itu memang untuk menghasilkan ternak yang sehat.

"Hanya saja memang ada perlakuan khusus selama wabah PMK ini, terutama dengan pengetatan biosecurity," kata Dikman, Selasa (31/5/2022).

Meski begitu, dengan biosecurity peternak diminta untuk melakukan pola pemeliharaan secara intensif, semi-intensif, dan ekstensif.

Namun, kata dia, budi daya ternak di daerah wabah PMK dianjurkan untuk menerapkan pola intensif.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Pola itu dengan cara ternak dikandangkan serta kebutuhan pakan dan air minum disediakan," jelasnya.

Lebih lanjut Dikman mengingatkan bahwa PMK merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah.

Yakni seperti sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba, dan babi. Penyakit ini menyebabkan lepuh yang terdapat pada lidah, gusi, hidung, dan kuku hewan yang terinfeksi.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Ia menambahkan, untuk daerah yang terkena wabah. Pihaknya mengarahkan sistem intensif untuk mengurangi risiko penularan melalui udara.

"Untuk pakan yang diberikan dapat berupa hijauan dan konsentrat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan produksinya,” terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.