Senin, 02 Feb 2026 06:34 WIB

Antisipasi Penyebaran PMK Hewan Ternak, Pemprov Jatim Terapkan Biosecurity

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Mei 2022 20:16 WIB
Gubernur Khofifah meninjau hewan ternak sapi
Gubernur Khofifah meninjau hewan ternak sapi

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menerapkan sistem biosecurity untuk mencegah penyebaran Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Kepala Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi), Dicky M. Dikman mengatakan, sistem biosecurity ini dilakukan dengan budi daya atau pemeliharaan ternak dengan lebih teliti dan memperhatikan kondisi hewan ternak.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Dicky menjelaskan, budi daya sapi dimulai dari manajemen pemeliharaan hingga kesehatan ternak. Ia menyebut Budidaya itu memang untuk menghasilkan ternak yang sehat.

"Hanya saja memang ada perlakuan khusus selama wabah PMK ini, terutama dengan pengetatan biosecurity," kata Dikman, Selasa (31/5/2022).

Meski begitu, dengan biosecurity peternak diminta untuk melakukan pola pemeliharaan secara intensif, semi-intensif, dan ekstensif.

Namun, kata dia, budi daya ternak di daerah wabah PMK dianjurkan untuk menerapkan pola intensif.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Pola itu dengan cara ternak dikandangkan serta kebutuhan pakan dan air minum disediakan," jelasnya.

Lebih lanjut Dikman mengingatkan bahwa PMK merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah.

Yakni seperti sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba, dan babi. Penyakit ini menyebabkan lepuh yang terdapat pada lidah, gusi, hidung, dan kuku hewan yang terinfeksi.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Ia menambahkan, untuk daerah yang terkena wabah. Pihaknya mengarahkan sistem intensif untuk mengurangi risiko penularan melalui udara.

"Untuk pakan yang diberikan dapat berupa hijauan dan konsentrat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan produksinya,” terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.