Kamis, 22 Okt 2026 07:38 WIB

Antisipasi Penyebaran PMK Hewan Ternak, Pemprov Jatim Terapkan Biosecurity

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Mei 2022 20:16 WIB
Gubernur Khofifah meninjau hewan ternak sapi
Gubernur Khofifah meninjau hewan ternak sapi

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menerapkan sistem biosecurity untuk mencegah penyebaran Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Kepala Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi), Dicky M. Dikman mengatakan, sistem biosecurity ini dilakukan dengan budi daya atau pemeliharaan ternak dengan lebih teliti dan memperhatikan kondisi hewan ternak.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Dicky menjelaskan, budi daya sapi dimulai dari manajemen pemeliharaan hingga kesehatan ternak. Ia menyebut Budidaya itu memang untuk menghasilkan ternak yang sehat.

"Hanya saja memang ada perlakuan khusus selama wabah PMK ini, terutama dengan pengetatan biosecurity," kata Dikman, Selasa (31/5/2022).

Meski begitu, dengan biosecurity peternak diminta untuk melakukan pola pemeliharaan secara intensif, semi-intensif, dan ekstensif.

Namun, kata dia, budi daya ternak di daerah wabah PMK dianjurkan untuk menerapkan pola intensif.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Pola itu dengan cara ternak dikandangkan serta kebutuhan pakan dan air minum disediakan," jelasnya.

Lebih lanjut Dikman mengingatkan bahwa PMK merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah.

Yakni seperti sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba, dan babi. Penyakit ini menyebabkan lepuh yang terdapat pada lidah, gusi, hidung, dan kuku hewan yang terinfeksi.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Ia menambahkan, untuk daerah yang terkena wabah. Pihaknya mengarahkan sistem intensif untuk mengurangi risiko penularan melalui udara.

"Untuk pakan yang diberikan dapat berupa hijauan dan konsentrat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan produksinya,” terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).