Rabu, 21 Okt 2026 08:19 WIB

Resmikan Rusun Gunung Anyar, Wali Kota Surabaya: Maksimal Dua Tahun Harus Keluar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Mei 2022 15:43 WIB
Rusunawa Gunung Anyar Sawah
Rusunawa Gunung Anyar Sawah

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meresmikan Rusunawa yang bernama Rumah Susun Gunung Anyar Sawah, Senin (30/5/2022). Rusunawa itu dikhususkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Surabaya.

Eri mengatakan, Pemerintah Kota tidak hanya membuat rusun tersebut untuk MBR. Tetapi, juga untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Rusun ini bukan milik selamanya yang masuk kategori MBR. Namun, target dua tahun maksimal harus keluar rusun," kata Eri, usai meresmikan Rusunawa Gunung Anyar di Jalan Wiguna Tengah XVI.

Eri menjelaskan, waktu dua tahun mereka tinggal di Rusunawa tersebut dirasa sudah mencukupi untuk mengontrak rumah.

"Mereka harus menjalankan ekonominya. Nanti setelah itu, rusun itu ditempati oleh orang lain yang membutuhkan pekerjaan," tegasnya.

Selain itu, Eri menjelaskan, apabila penghuni rusun yang tidak berubah perekoomiannya, Eri menyebut adalah kegagalan pemerintah dalam mensejahterakan warganya.

"Karena tugas pemerintah itu mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, kalau tidak ada kontrol saya pun salah,"tegasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa Rusunawa ini pengelolaannya oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Surabaya. Dinas ini nantinya diminta untuk berkoordinasi dengan dinas lain untuk menaikkan pendapatan warga MBR penghuni rusun.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Semoga yang menempati rusun dalam waktu dua tahun pindah, karena pendapatan perkapita naik. Tujuan akhir pemerintah adalah kebahagiaan warganya,"ungkapnya

Eri menambahkan, bahwa rusun tersebut penghuninya juga ada lansia. Namun, untuk pemberdayaan ekonomi, ia meminta kepada anak-anak lansia tersebut ikut pemberdayaan.

"Kalau anaknya sudah kaya dan mampu. Terus ninggalin ortunya ya anak durhaka. Jadi, ketika ada lansia, lalu anaknya ini diberdayakan. Kemudian pendapatan perkapita naik, maka tugasnya adalah ngajak ibunya untuk narik keluar rusun," tandasnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Irvan Wahyudrajat, menambahkan, warga MBR yang tinggal di Rusun tersebut juga ikut pelatihan sertifikasi oleh Disnaker Surabaya. Sehingga, pihak Disnaker bisa mencarikan pekerjaan untuk mereka.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Sudah bulan lalu, uji coba di rusun sumbo yang sudah lama. Kami sudah mengundang RW nya siapa ikut pelatihan untuk mereka agar dapat sertifikasi disnaker. Lalu dicarikan pekerjaan oleh disnaker," kata Irvan.

Pihaknya pun juga telah mendata per rusun. Untuk warga yang membawa mobil, Irvan menerangkan, mereka yang bekerja sebagai driver dan angkutan online.

"Kalau mobil pribadi pasti kami data ulang. Dan kami keluarkan dari MBR. Kami pendataan rutin lewat camat dan lurah. Masyarakat yang dulu berpenghasilan dua juta kemudian lima juta. Harus keluar dari data MBR,"tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.