Kamis, 04 Jun 2026 17:38 WIB

Tangkal Radikalisme di Surabaya, Pemkot Bentuk Organisasi Pemuda Lintas Agama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 24 Mei 2022 14:20 WIB
Silaturahmi pemuka agama di Surabaya
Silaturahmi pemuka agama di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama para tokoh agama membentuk organisasi lintas agama di Surabaya. Hal ini bertujuan untuk menjaga toleransi antar umar beragama di kota pahlawan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat karena perbedaan pendapat, keyakinan, berbeda organisasi dan lain sebagainya bisa teratasi.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kota Surabaya ini adalah kota yang penuh dengan toleransi, oleh karena itu kita harus memberikan rasa aman dan nyaman untuk seluruh agama, agar bisa beribadah dengan tenang di kota ini. Berarti hari ini harus disiapkan sejak dini, pemuda antar lintas agama," kata Eri, Selasa (24/5/2022).

Eri berharap organisasi ini digerakkan oleh pemuda dari berbagai umat beragama, yakni pemuda gereja, pemuda masjid, pemuda vihara, pemuda konghucu, pemuda pura dan sebagainya yang dibentuk untuk menjaga toleransi antar umat beragama di Kota Surabaya.

"Batasan dari setiap pemuda yang diwakilkan, yakni antara usia 17 - 25 tahun,"ujarnya.

Menurutnya, para pemuda lintas agama inilah yang mampu menjaga toleransi, perbedaan dan rasa tolong menolong antar umat beragama di Surabaya ke depannya sebagai calon penerus pemimpin di masa depan.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Nantinya, Pemkot akan membuat Peraturan Wali Kota (Perwali) yang dijadikan pedoman dari terbentuknya organisasi tersebut.

"Nanti bisa di data masing-masing mengumpulkan 10 - 15 pemuda yang terpilih ke kami, nanti kita bentuk nama wadahnya juga seperti apa," terangnya.

Perwakilan dari Persekutuan Gereja dan Lembaga Injil (PGLI) pendeta Samuel, menambahkan, rencana bentuk organisasi lintas agama tersebut untuk menghindari adanya paham radikalisme dan ekstremisme di kalangan anak muda.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Tentu nanti kami akan berkoordinasi dengan gereja-gereja di Surabaya untuk mengirimkan perwakilan pemuda,"kata Samuel.

Samuel berharap, setelah organisasi ini terbentuk bisa berkelanjutan dan ke depannya bisa terus berkesinambungan satu sama lain antar umat beragama. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.