Senin, 02 Feb 2026 14:02 WIB

Bertabrakan dengan Burung, Pesawat Lion Air Putuskan Kembali ke Bandara Juanda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mei 2022 19:50 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air
Ilustrasi pesawat Lion Air

selalu.id - Pesawat Boeing 737-900ER Lion Air terpaksa memutuskan kembali ke bandara usai take off (lepas landas) selama 15 menit dari Bandara Internasional Juanda, Rabu (18/5/2022). Hal itu disebabkan karena adanya bird strike atau tabrakan dengan burung.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pesawat Lion Air tersebut kembali Bandar Udara Internasional Juanda setelah mengudara selama 15 menit menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Danang menyampaikan, awalnya, Lion Air penerbangan JT-800 dijadwalkan lepas landas pukul 16.20 WIB dengan membawa 7 (tujuh) kru dan 222 penumpang. Fase mengudara (take off) berjalan normal.

"Berkisar 15 menit, ada indikator di kokpit yang menunjukan indikasi tidak sesuai dengan yang semestinya," kata, Danang, Kamis (19/5/2022).

Karena insiden tersebut, pesawat pun perlu dilakukan pengecekan kembali. Pilot memutuskan kembali ke Bandar Udara Internasional Juanda (return to base/ RTB).

Pesawat pun mendarat secara normal. Setelah pesawat parkir dengan sempurna pada tempatnya, seluruh penumpang diarahkan ke ruang tunggu.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Berdasarkan hasil pengecekan, pesawat bagian depan sebelah kanan mengalami bird strike. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendetail," kata Danang.

Atas kejadian itu, Danang menyebut bahwa Lion Air telah menginformasikan dampak yang timbul kepada seluruh penumpang. Lion Air mempersiapkan penerbangan JT-800 dengan pesawat pengganti yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LGQ.

"Pesawat berangkat pukul 20.13 WIB dan dijadwalkan mendarat di pukul 22.19 WITA," kata dia.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Danang mengklaim bahwa insiden bird strike akan terus dipelajari dalam operasional penerbangan. Fenomena ini dinilai sangat perlu dikembangkan untuk mengantisipasi gangguan burung di sekitar wilayah penerbangan.

"Antisipasi gangguan burung ini sebagai keseriusan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.

Hasil MU Vs Fulham, Setan Merah Menang 3-2

Dengan hasil ini, MU berarti sudah merangkai tiga kemenangan beruntun usai mengalahkan Manchester City dan Arsenal.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.