Rabu, 21 Okt 2026 12:45 WIB

Bertabrakan dengan Burung, Pesawat Lion Air Putuskan Kembali ke Bandara Juanda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mei 2022 19:50 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air
Ilustrasi pesawat Lion Air

selalu.id - Pesawat Boeing 737-900ER Lion Air terpaksa memutuskan kembali ke bandara usai take off (lepas landas) selama 15 menit dari Bandara Internasional Juanda, Rabu (18/5/2022). Hal itu disebabkan karena adanya bird strike atau tabrakan dengan burung.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pesawat Lion Air tersebut kembali Bandar Udara Internasional Juanda setelah mengudara selama 15 menit menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Baca Juga: Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

Danang menyampaikan, awalnya, Lion Air penerbangan JT-800 dijadwalkan lepas landas pukul 16.20 WIB dengan membawa 7 (tujuh) kru dan 222 penumpang. Fase mengudara (take off) berjalan normal.

"Berkisar 15 menit, ada indikator di kokpit yang menunjukan indikasi tidak sesuai dengan yang semestinya," kata, Danang, Kamis (19/5/2022).

Karena insiden tersebut, pesawat pun perlu dilakukan pengecekan kembali. Pilot memutuskan kembali ke Bandar Udara Internasional Juanda (return to base/ RTB).

Pesawat pun mendarat secara normal. Setelah pesawat parkir dengan sempurna pada tempatnya, seluruh penumpang diarahkan ke ruang tunggu.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Berdasarkan hasil pengecekan, pesawat bagian depan sebelah kanan mengalami bird strike. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendetail," kata Danang.

Atas kejadian itu, Danang menyebut bahwa Lion Air telah menginformasikan dampak yang timbul kepada seluruh penumpang. Lion Air mempersiapkan penerbangan JT-800 dengan pesawat pengganti yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LGQ.

"Pesawat berangkat pukul 20.13 WIB dan dijadwalkan mendarat di pukul 22.19 WITA," kata dia.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Danang mengklaim bahwa insiden bird strike akan terus dipelajari dalam operasional penerbangan. Fenomena ini dinilai sangat perlu dikembangkan untuk mengantisipasi gangguan burung di sekitar wilayah penerbangan.

"Antisipasi gangguan burung ini sebagai keseriusan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.