Minggu, 06 Sep 2026 02:32 WIB

Bertabrakan dengan Burung, Pesawat Lion Air Putuskan Kembali ke Bandara Juanda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mei 2022 19:50 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air
Ilustrasi pesawat Lion Air

selalu.id - Pesawat Boeing 737-900ER Lion Air terpaksa memutuskan kembali ke bandara usai take off (lepas landas) selama 15 menit dari Bandara Internasional Juanda, Rabu (18/5/2022). Hal itu disebabkan karena adanya bird strike atau tabrakan dengan burung.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pesawat Lion Air tersebut kembali Bandar Udara Internasional Juanda setelah mengudara selama 15 menit menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Danang menyampaikan, awalnya, Lion Air penerbangan JT-800 dijadwalkan lepas landas pukul 16.20 WIB dengan membawa 7 (tujuh) kru dan 222 penumpang. Fase mengudara (take off) berjalan normal.

"Berkisar 15 menit, ada indikator di kokpit yang menunjukan indikasi tidak sesuai dengan yang semestinya," kata, Danang, Kamis (19/5/2022).

Karena insiden tersebut, pesawat pun perlu dilakukan pengecekan kembali. Pilot memutuskan kembali ke Bandar Udara Internasional Juanda (return to base/ RTB).

Pesawat pun mendarat secara normal. Setelah pesawat parkir dengan sempurna pada tempatnya, seluruh penumpang diarahkan ke ruang tunggu.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Berdasarkan hasil pengecekan, pesawat bagian depan sebelah kanan mengalami bird strike. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendetail," kata Danang.

Atas kejadian itu, Danang menyebut bahwa Lion Air telah menginformasikan dampak yang timbul kepada seluruh penumpang. Lion Air mempersiapkan penerbangan JT-800 dengan pesawat pengganti yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LGQ.

"Pesawat berangkat pukul 20.13 WIB dan dijadwalkan mendarat di pukul 22.19 WITA," kata dia.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Danang mengklaim bahwa insiden bird strike akan terus dipelajari dalam operasional penerbangan. Fenomena ini dinilai sangat perlu dikembangkan untuk mengantisipasi gangguan burung di sekitar wilayah penerbangan.

"Antisipasi gangguan burung ini sebagai keseriusan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.