Selasa, 21 Jul 2026 05:58 WIB

Bertabrakan dengan Burung, Pesawat Lion Air Putuskan Kembali ke Bandara Juanda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mei 2022 19:50 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air
Ilustrasi pesawat Lion Air

selalu.id - Pesawat Boeing 737-900ER Lion Air terpaksa memutuskan kembali ke bandara usai take off (lepas landas) selama 15 menit dari Bandara Internasional Juanda, Rabu (18/5/2022). Hal itu disebabkan karena adanya bird strike atau tabrakan dengan burung.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pesawat Lion Air tersebut kembali Bandar Udara Internasional Juanda setelah mengudara selama 15 menit menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Danang menyampaikan, awalnya, Lion Air penerbangan JT-800 dijadwalkan lepas landas pukul 16.20 WIB dengan membawa 7 (tujuh) kru dan 222 penumpang. Fase mengudara (take off) berjalan normal.

"Berkisar 15 menit, ada indikator di kokpit yang menunjukan indikasi tidak sesuai dengan yang semestinya," kata, Danang, Kamis (19/5/2022).

Karena insiden tersebut, pesawat pun perlu dilakukan pengecekan kembali. Pilot memutuskan kembali ke Bandar Udara Internasional Juanda (return to base/ RTB).

Pesawat pun mendarat secara normal. Setelah pesawat parkir dengan sempurna pada tempatnya, seluruh penumpang diarahkan ke ruang tunggu.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Berdasarkan hasil pengecekan, pesawat bagian depan sebelah kanan mengalami bird strike. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendetail," kata Danang.

Atas kejadian itu, Danang menyebut bahwa Lion Air telah menginformasikan dampak yang timbul kepada seluruh penumpang. Lion Air mempersiapkan penerbangan JT-800 dengan pesawat pengganti yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LGQ.

"Pesawat berangkat pukul 20.13 WIB dan dijadwalkan mendarat di pukul 22.19 WITA," kata dia.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Danang mengklaim bahwa insiden bird strike akan terus dipelajari dalam operasional penerbangan. Fenomena ini dinilai sangat perlu dikembangkan untuk mengantisipasi gangguan burung di sekitar wilayah penerbangan.

"Antisipasi gangguan burung ini sebagai keseriusan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.