Minggu, 06 Sep 2026 20:48 WIB

Festival Rujak Uleg Peringatan HUT Surabaya Digelar Malam Hari, Catat Tanggalnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mei 2022 11:43 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya, Wiwiek Widayati.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya, Wiwiek Widayati.

selalu.id - Menyambut Hari Ulang Tahun Kota Surabaya (HJKS) ke 728. Pemkot Surabaya akan mengelar kembali Festival Rujak Uleg di Kembang Jepun pada malam hari, 22 Mei 2022 mendatang.

Setelah dua tahun vakum akibat pandemi, sebanyak 780 peserta dari UMKM Rujak Cingur akan dilibatkan dalam acara ini.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya Wiwiek Widayati, mengatakan, digelarnya malam hari karena ingin mengangkat suasana yang berbeda di Surabaya.

"Suasananya agar lebih romantis juga di malam hari. Jadi kita tiap tahun ada acara ini, dan kita jalankan, baik itu di pagi atau sore juga pernah digelar. Jadi kita ngin mengangkat rujak uleg ini di malam hari," kata Wiwiek, Rabu (18/5/2022).

Wiwiek mengatakan, pihaknya mempunyai konsep besar yang berbeda. Yakni membranding kota tua yang ada di Surabaya Utara. Terutama wilayah Kya Kya.

"Apalagi di tempat itu kalau pagi dan siang sudah hidup, sehingga malamnya kita hidupkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Wiwiek menyampaikan, akan memilih 10 besar peserta dari kreativitas masing-masing dengan penampilan yang aktraktif dan unik.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Sebenarnya ini tidak hanya kegiatan untuk rujak, tetapi atraktif keunikannya adalah bagaimana saat kita merujak, dia bisa menampilkan aktivitas lain, misalnya kostumnya,"jelasnya.

Kata dia, atraksi tersebut akan menjual dan bisa ditawarkan sebagai produk industri pariwisata. Sehingga, bisa menjadi komoditas baru di Kota Surabaya.

"Jadi intinya adalah komoditas industri pariwisata. Sehingga menjadi sebuah atraksi yg sangat menjual dan bisa kita tawarkan. Itu juga bagian dari produk industri pariwisata,"ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Untuk keamanan, Wiwiek memastikan, Pemkot Surabaya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk kelancaran acara ini, termasuk dengan pihak kepolisian.

Wiwiek menyebut kapasitas wilayah tersebut sebesar 4 ribuan, namun dalam acara ini hanya dimanfaatkan sekitar 75 persen.

"Ini juga kita antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.