Festival Rujak Uleg Peringatan HUT Surabaya Digelar Malam Hari, Catat Tanggalnya
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 18 Mei 2022 11:43 WIB
selalu.id - Menyambut Hari Ulang Tahun Kota Surabaya (HJKS) ke 728. Pemkot Surabaya akan mengelar kembali Festival Rujak Uleg di Kembang Jepun pada malam hari, 22 Mei 2022 mendatang.
Setelah dua tahun vakum akibat pandemi, sebanyak 780 peserta dari UMKM Rujak Cingur akan dilibatkan dalam acara ini.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya Wiwiek Widayati, mengatakan, digelarnya malam hari karena ingin mengangkat suasana yang berbeda di Surabaya.
"Suasananya agar lebih romantis juga di malam hari. Jadi kita tiap tahun ada acara ini, dan kita jalankan, baik itu di pagi atau sore juga pernah digelar. Jadi kita ngin mengangkat rujak uleg ini di malam hari," kata Wiwiek, Rabu (18/5/2022).
Wiwiek mengatakan, pihaknya mempunyai konsep besar yang berbeda. Yakni membranding kota tua yang ada di Surabaya Utara. Terutama wilayah Kya Kya.
"Apalagi di tempat itu kalau pagi dan siang sudah hidup, sehingga malamnya kita hidupkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Wiwiek menyampaikan, akan memilih 10 besar peserta dari kreativitas masing-masing dengan penampilan yang aktraktif dan unik.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Sebenarnya ini tidak hanya kegiatan untuk rujak, tetapi atraktif keunikannya adalah bagaimana saat kita merujak, dia bisa menampilkan aktivitas lain, misalnya kostumnya,"jelasnya.
Kata dia, atraksi tersebut akan menjual dan bisa ditawarkan sebagai produk industri pariwisata. Sehingga, bisa menjadi komoditas baru di Kota Surabaya.
"Jadi intinya adalah komoditas industri pariwisata. Sehingga menjadi sebuah atraksi yg sangat menjual dan bisa kita tawarkan. Itu juga bagian dari produk industri pariwisata,"ungkapnya.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Untuk keamanan, Wiwiek memastikan, Pemkot Surabaya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk kelancaran acara ini, termasuk dengan pihak kepolisian.
Wiwiek menyebut kapasitas wilayah tersebut sebesar 4 ribuan, namun dalam acara ini hanya dimanfaatkan sekitar 75 persen.
"Ini juga kita antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi