Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Festival Rujak Uleg Peringatan HUT Surabaya Digelar Malam Hari, Catat Tanggalnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mei 2022 11:43 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya, Wiwiek Widayati.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya, Wiwiek Widayati.

selalu.id - Menyambut Hari Ulang Tahun Kota Surabaya (HJKS) ke 728. Pemkot Surabaya akan mengelar kembali Festival Rujak Uleg di Kembang Jepun pada malam hari, 22 Mei 2022 mendatang.

Setelah dua tahun vakum akibat pandemi, sebanyak 780 peserta dari UMKM Rujak Cingur akan dilibatkan dalam acara ini.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya Wiwiek Widayati, mengatakan, digelarnya malam hari karena ingin mengangkat suasana yang berbeda di Surabaya.

"Suasananya agar lebih romantis juga di malam hari. Jadi kita tiap tahun ada acara ini, dan kita jalankan, baik itu di pagi atau sore juga pernah digelar. Jadi kita ngin mengangkat rujak uleg ini di malam hari," kata Wiwiek, Rabu (18/5/2022).

Wiwiek mengatakan, pihaknya mempunyai konsep besar yang berbeda. Yakni membranding kota tua yang ada di Surabaya Utara. Terutama wilayah Kya Kya.

"Apalagi di tempat itu kalau pagi dan siang sudah hidup, sehingga malamnya kita hidupkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Wiwiek menyampaikan, akan memilih 10 besar peserta dari kreativitas masing-masing dengan penampilan yang aktraktif dan unik.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Sebenarnya ini tidak hanya kegiatan untuk rujak, tetapi atraktif keunikannya adalah bagaimana saat kita merujak, dia bisa menampilkan aktivitas lain, misalnya kostumnya,"jelasnya.

Kata dia, atraksi tersebut akan menjual dan bisa ditawarkan sebagai produk industri pariwisata. Sehingga, bisa menjadi komoditas baru di Kota Surabaya.

"Jadi intinya adalah komoditas industri pariwisata. Sehingga menjadi sebuah atraksi yg sangat menjual dan bisa kita tawarkan. Itu juga bagian dari produk industri pariwisata,"ungkapnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Untuk keamanan, Wiwiek memastikan, Pemkot Surabaya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk kelancaran acara ini, termasuk dengan pihak kepolisian.

Wiwiek menyebut kapasitas wilayah tersebut sebesar 4 ribuan, namun dalam acara ini hanya dimanfaatkan sekitar 75 persen.

"Ini juga kita antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.