Selasa, 21 Jul 2026 21:08 WIB

Anak di Tulungagung Meninggal Diduga karena Hepatitis Misterius

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 08 Mei 2022 18:33 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Erwin Astha Triyono
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Erwin Astha Triyono

selalu.id - Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur angkat bicara terkait dugaan anak meninggal terkena Hepatitis misterius atau akut. Menurutnya hal itu harus diteliti lebih lanjut.

Kepala Dinkes Jatim, Erwin Astha Triyono, mengatakan, pihaknya masih perlu mendata tambahan terkait pemeriksaan laboratorium yang masih dikerjakan untuk laporannya.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

"Karena masih perlu data tambahan terkait pemeriksaan lab yang masih dikerjakan laporannya kita kirim ke Suryanti Saroso, untuk dilengkapi datanya baru kita sampaikan ulang kira- kira diagnosisnya ke arah mana," kata Erwin, Minggu (8/5/2022).

Erwin menyampaikan, sementara masih pending classification atau menunggu hasil diagnosis tertentu dari data laboratorium lebih lanjut. Sehingga, data suspek saat ini bertambah satu.

"Ditambah Tulungagung ada 115. Syndroma Jaundice akut,"ujarnya.

Untuk gejala Hepatitis Akut, Erwin menerangkan, penyakitnya relatif sama dengan penyakit lain seperti demam, muntah.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

"Susah memastikan kita tunggu aja. Nanti akan kita lihat lagi semoga secepatnya,"terangnya.

Saat ditanya apakah akan dibuat posko untuk penyakit hepatitis misterius tersebut, Erwin menjelaskan, hal itu harus menunggu kebijakan Kementerian Kesehatan.

"Semua nunggu kebijakan kementerian nggak perlu buru-buru harus terukur jadi Kemenkes memandu kita,"jelasnya.

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

Erwin menambahkan, Hepatitis misterius tersebut masih belum diketahui sifat penularannya. Sehingga, ia meminta kepada masyarakat untuk tetap terapkan Perilaku Bersih dan Sehat (PHBS).

"Kuncinya PHBS dan Prokes Kaena dengan itu hampir semua penyakit bisa dicegah bukan hanya Hepatitis," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.