Senin, 02 Feb 2026 04:29 WIB

Kasus Hepatitis Misterius Merebak, Kenali Gejalanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Mei 2022 13:55 WIB
Darah pengidap hepatitis
Darah pengidap hepatitis

selalu.id - Penyakit Hepatitis Misterius mulai muncul dilaporkan di sejumlah negara. Termasuk di Indonesia, sudah ada tiga pasien anak meninggal dunia yang diduga terkena Hepatitis Misterius di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta pada 30 April 2022 lalu.

Menanggapi hal itu, Dokter spesial Hepatitis, sekaligusb Staf Gastrohepatologi anak FK Unair dan RSUD dr. Soetomo, Bagus Setyoboedi, menjelaskan bahwa Hepatitis memang bukan penyakit baru. Hepatits yang ada di Indonesia antara lain, Hepatitis A, B, C, D, dan E.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Kalau Hepatitis yang kemarin terjadi di Jakarta dan meyebabkan 3 anak meninggal, saya belum bisa menyampaikan, karena itu kan dari luar negeri, kan belum tau penyebabnya apa," ujar Bagus.

Bagus menyampaikan, penyakit Hepatitis pada anak tak pernah parah, bahkan belum ada yang sampai menyebabkan meninggal dunia. Namun, jika anak tersebut telah tumbuh dewasa, maka akan bisa menyebabkan penyakit kronis.

"Kita kan kita negara endemis, jadi bukan hal baru. Hepatits B pada anak-anak itu jarang menimbulkan gejala, tapi menjadi kronis, sehingga suatu saat ketika tua bisa bermutasi," ungkapnya.

Lain halnya dengan hepatitis B, Hepatiris C menular melalui transfusi darah, dan transpalasi organ. Ia menyebut hal tersebut tidak spesifik menimbulkan gejala berat.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kata dia, upaya menangani hepatitis yang menyerang anak-anak adalah dengan memberi imunisasi kepada anak-anak. Selain itu, menjaga higenitas sanitasi.

"Yang penting pencegahannya, baik dengan imunisasi, meningkatkan higiene sanitasi dan pemantauan bagi kelompok rawan paparan,"

Hepatitis pada anak-anak masih bisa diatasi dengan baik oleh pemerintah setempat sehingga tidak menyebar terlalu luas.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Kita sedang berusaha untuk memutus rantai penularannya, ini sudah ada dalam penanganan pemerintah kita," ujarnya.

Dikutip dari website Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), gejala umum yang muncul pada penderita hepatitis adalah mual dan muntah, demam, mudah lelah, feses berwarna pucat urine berwarna gelap, nyeri perut nyeri sendi, kehilangan nafsu makan, penyakit kuning dan penurunan berat badan.

Penderita hepatitis biasanya tidak merasakan gejala sampai beberapa minggu atau telah terjadi gangguan fungsi hati. Pada penderita hepatitis akibat infeksi virus, gejala akan muncul setelah masa inkubasi, yakni sekitar 2 minggu sampai 6 bulan. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.